Achievement System

Achievement System
Bab 49 : Tak Bisa Dipercaya



Tak lama, dengan kecepatan mobil polisi yang sudah mendapatkan prioritas di jalanan, akhirnya mereka tiba di tempat Rukia,...


Berhenti di depan rumah Rukia, Chu Xian segera bergegas keluar dari mobil dan berlari memasuki rumah dengan cepat.


“Rukia!” teriak Chu Xian yang sudah berada di ruang tamu, tapi tidak melihat keberadaan Rukia sama sekali.


"Kakak!"


Chu Xian menoleh dan melihat dari atas Su Xiao memanggil dirinya, lalu Su Xiao turun ke bawah dengan berlari dan langsung memeluk Chu Xian.


“Xiao kecil, ada apa sebenarnya ini? Dimana kakakmu? Dan apa yang sudah terjadi dengan ayah mu?” Chu Xian langsung melontarkan pertanyaan berturut-turut kepada Su Xiao.


“Kakak... Dia sekarang sedang mencoba untuk menyelamatkan ayah dari penjahat itu!” Su Xiao berkata dengan mata yang berair, “Kakak tampan harus menyelamatkan kakak dan juga ayah ya...”


"Baik, kakak pasti akan menyelamatkan mereka, tapi kamu harus mengatakan dulu dimana mereka berada sekarang ini, atau apakah kamu tau atau tidak?" Chu Xian bertanya dengan cepat.


Su Xiao menggelengkan kepalanya dan berkata dengan menatap Chu Xian dengan sedih, “Aku... Aku tidak tau dimana kakak pergi untuk menyelamatkan ayah seorang diri, karena setelah kakak di hubungi oleh orang jahat itu, kakak segera pergi dengan terburu-buru...”


Baik!


Ini buruk, oke tapi dia masih punya Sistem dan memutuskan untuk bertanya.


[Oke, sayang, aku tau dimana mereka berada sekarang ini, tapi...]


Chu Xian yang mengerti pun segera bertanya, “Berapa titik point?”


[Baik, biaya transaksi ini tidaklah mahal, hanya 5000 point dan saya akan memberikan kamu lokasi detailnya, apakah kamu setuju?]


“Oke, aku setuju!” Chu Xian tidak peduli seberapa besar biaya yang di katakan Sistemnya, karena yang terpenting sekarang adalah untuk menemukan keberadaan Rukia, dan sisanya biar dia yang urus sendiri.


[Baik, titik point sudah di kurangi, dan kamu akan di bimbing oleh layar Sistem]


Di depan Chu Xian, layar Sistemnya menyala dan terlihat sebuah peta dengan gaya sci-fi menunjukkan arah kepadanya.


Dan tanpa basa-basi lagi, Chu Xian langsung melepaskan pelukan Su Xiao dan bergegas keluar dari rumah.


“Hei kalian!” Chu Xian memanggil para polisi yang sekarang bersusun di depan rumah ini.


Ada sebanyak dua puluh orang polisi yang mengikuti dirinya kemari dengan membawa membawa 5 mobil di belakang mereka tadi, dan sekarang mereka sudah siap untuk membantu Chu Xian.


"Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda tuan?" seorang polisi bertanya dengan sopan kepada Chu Xian.


“Kalian, lima orang tinggal di sini untuk menjaga anak kecil yang ada di dalam,” Chu Xian menunjuk Su Xiao yang ada di belakang, lalu dia berkata lagi, “Sedangkan sisanya, ikuti aku sekarang...”


Setelah mengatakan itu, Chu Xian langsung pergi ke salah satu mobil polisi yang ada di depan, dan dia membawa mobil itu sendiri.


Para polisi melakukan sesuai dengan keinginan Chu Xian, sekarang ada lima belas orang yang mengikuti di belakang Chu Xian.


Dengan bimbingan dari Sistemnya, Chu Xian mengikuti jalur yang sudah di berikan dengan kecepatan yang cukup tinggi.


Melaju di jalanan dengan mobil polisi membuat Chu Xian merasa sedikit keren, karena sebenarnya dia punya pangkat agen rahasia sewaktu dia melakukan tugas di negara F waktu itu, dan dia belum menikmati pelayanan khusus buat dirinya.


Sekarang akhirnya dia bisa menikmati melaju di jalanan tanpa hambatan, bahkan orang-orang semua pergi ke pinggir dan membiarkan dirinya lewat.


Tak lama Chu Xian tiba di pinggir kota, di tempat yang kumuh, dan Sistemnya mengatakan bahwa di tempat inilah Rukia dan ayahnya berada.


Di depan sebuah gedung tua, terlihat sebuah mobil yang dia tau adalah milik Rukia sedang terparkir, dan tanpa basa-basi lagi Chu Xian segera turun dari mobil dan bergegas memasuki gedung tersebut dengan cepat.


Dan para polisi yang mengikuti Chu Xian pun ikut turun dan memasuki gedung itu juga dengan mempersiapkan sebuah pistol di tangan masing-masing dari mereka.


"Rukia!" Chu Xian yang sudah masuk pun segera memanggil Rukia yang sekarang terlihat sedang berusaha untuk melepaskan tali yang mengikat dirinya.


"Saudara Chu!" Rukia menoleh dan melihat Chu Xian yang baru masuk dengan ke-lima belas orang polisi di belakang Chu Xian.


"Aku tidak apa-apa! Tapi... Ayah!" Rukia berdiri dan segera memeluk Chu Xian.


Mengelus punggung Rukia, Chu Xian pun bertanya dengan nada yang lembut, “Kamu tenang dulu, sekarang coba kamu jelaskan secara perlahan kronologi dari kejadian ini?”


Baik, Rukia melepaskan pelukan nya terhadap Chu Xian lalu berkata, “Jadi seperti ini...”


Rukia menjelaskan kepada nya, sewaktu dia sedang makan malam bersama Su Xiao di rumah nya, tiba-tiba dia mendapat panggilan telpon yang mengatakan ayahnya sekarang ada bersama mereka, dan mereka menyuruhnya agar meminta Chu Xian datang untuk menyelamatkan ayahnya kalau bisa.


Tapi, karena Rukia yang sangat khawatir akan terjadi apa-apa kepada ayahnya, Rukia pun hanya menghubungi Chu Xian sebentar dan dia sendiri segera pergi untuk menyelamatkan ayahnya.


Sewaktu dia baru sampai di sini, tiba-tiba dia merasa sangat pusing dan akhirnya dia pun pingsan tanpa mengetahui apa yang telah terjadi, dan sewaktu dia bangun dia melihat dirinya sendiri sudah dalam kondisi yang terikat.


Dan tak lama setelah itu lah Chu Xian baru sampai ke mari dan membantunya untuk melepaskan diri.


Tapi sekarang dia masih sangat khawatir dengan apa yang terjadi kepada ayahnya sekarang ini, jadi dia langsung meminta Chu Xian untuk membantu nya mencari ayahnya, “Tolong cari ayahku ya...” pintanya dengan tulus.


Baik!


Chu Xian segera berpikir, bagaimana caranya agar dia bisa dengan cepat menemukan orang tua itu.


Melihat para polisi yang ada di belakang dirinya, Chu Xian langsung berkata, “Kalian, segera cari di seluruh gedung ini, dan temukan segera ayah dari Rukia...” katanya dengan tegas.


"Baik tuan Chu, kami akan melaksanakan nya!"


Mereka dengan lima belas orang, dengan senjata di tangan masing-masing dari mereka, segera pergi untuk melakukan sesuai dengan keinginan Chu Xian.


Tapi baru saja mereka akan bergerak, sebuah suara dari tingkat atas gedung ini menghentikan mereka semua!


"Kalian tidak perlu mencari orang yang ingin kalian temukan, karena dia ada di sini bersamaku!"


Terlihat seorang pria tua dengan jenggot putihnya, sedang menatap ke bawah ke arah Chu Xian dan yang lainnya.


"Siapa kamu?"


"Jangan bergerak! Jika tidak akan kami tembak!"


"Hati-hati! Sepertinya orang ini terlihat tidak normal!"


Para polisi itu mengarahkan pistol kepada orang itu, tapi bukannya takut, orang itu malah tersenyum sinis dan menatap mereka semua dengan tatapan seperti mengatakan mereka bodoh.


"Apakah kalian ingin orang ini?" tanya orang itu sambil mengangkat Su Yang di tangannya, “Maka ambil ini!” katanya melemparkan Pak tua Su ke bawah.


"Ayah!" teriak Rukia menjerit sambil menutupi matanya, dan tidak ingin melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.


Apa yang akan terjadi jika orang di lemparkan dari lantai empat sebuah gedung?


Ya pasti hancur lah!


Tapi di sini kan kita masih ada Sang Mc jadi jangan khawatir akan terjadi apa-apa kepada Pak tua Su yang malang.


Langkah Petir~


Chu Xian dengan cepat menangkap Pak tua Su yang hampir menyentuh lantai gedung ini, dengan sigap dia meletakkan Pak tua Su ke lantai di dekat Rukia.


Rukia yang sudah membuka matanya pun terkejut setelah melihat ayahnya sudah berada di depannya dan dalam kondisi yang baik, “Ayah!” Rukia segera memeriksa nya dan menghela nafas lega setelah mengetahui ayahnya baik-baik saja, lalu dia melihat Chu Xian dengan tatapan penuh terimakasih, karena dia yakin bahwa Chu Xian lah yang menyelamatkan ayahnya.


Chu Xian menatap ke atas ke arah pria tersebut dan dia bertanya, “Siapa kamu?”


(Akhir bab ini)