
“Chu Xian, bagaimana kamu melakukan nya?”Tanya Xu Chang'an yang duduk penasaran di samping Chu Xian.
“Guruku tidak membolehkan ku untuk mengatakan apapun!”Jawab Chu Xian langsung.
Guru!
Xu Chang'an cukup terkejut tapi tidak terkejut. Dia tau asal-usul Chu Xian tidak sederhana dan itu mungkin terkait dengan dunia tersembunyi.
Chu Xian yang melihat Xu Chang'an sepertinya sangat percaya dengan apa yang dia katakan pun mau tak mau juga bingung.
Apakah kamu tidak bertanya siapa guruku dan dari mana guruku berasal?
Chu Xian ingin menyombongkan diri tapi dia juga tau sebenarnya dia tidak memiliki yang namanya guru ataupun pendukung di belakang nya, karena selama ini dia hanya mengandalkan sistem untuk kehidupan yang lebih baik.
“...”(Xu Chang'an terdiam)
“Hm?”Melihat Xu Chang'an yang terdiam Chu Xian pun mau tak mau menjadi malu dan tidak berbicara lagi.
Xu Chang'an diam bukan karena tidak ingin bertanya tapi dia sangat terkejut hingga tak bisa berkata-kata, karena dengan mengobati dirinya sudah merupakan suatu hal yang mustahil kecuali.
Kecuali kalau guru Chu Xian merupakan seorang Dewa!
“Baik...”Xu Chang'an membuka mulutnya dan berkata: “Terima kasih atas bantuan mu dan aku sama sekali tidak bisa membalas kebaikan ini...”
Xu Chang'an mengatakannya dengan tulus dari hatinya.
Bukan sekali ini saja Chu Xian menolongnya, dia yakin Chu Xian sudah membuat pengorbanan yang cukup besar agar bisa menyembuhkan dirinya.
Dan itu memang benar, Chu Xian memang berhutang banyak kepada sistem, dan Chu Xian sendiri juga masih belum tau bagaimana harus membayarnya.
Kali ini Xu Chang'an Dia bertekad jika Chu Xian mengalami masalah di masa depan maka dia yang pertama kali akan membantu dengan sekuat tenaganya!
“Yah tidak apa-apa”Chu Xian melambaikan tangannya dengan santai dia tersenyum dan berkata: “Kita ini saudara kan makanya harus saling membantu...”
Setelah mengatakan itu Chu Xian lalu dengan santainya berbaring di sofa dan tertidur pulas.
“Yah kita ini saudara...”Kata Xu Chang'an tersenyum diam-diam.
—
Pagi harinya.
Chu Xian bangun dan mendapati dirinya masih tertidur di sofa dan melihat bahwa hanya dia sendiri yang ada di kamar ini. Lalu Setelah mencuci mukanya di kamar mandi ruangan Xu Chang'an ini, dia pun keluar dan langsung menuju ke ruang makan.
Di ruang makan dia melihat Xu Chang'an sudah menunggu nya dengan berbagai macam jenis makanan yang ada di atas meja.
“Hari yang baik...”Kata Xu Chang'an tersenyum dan mengacungkan jempolnya.
“Yah, hari yang cukup baik...”Jawab Chu Xian mengangguk pelan. Lalu dia duduk bersama Xu Chang'an dan langsung makan tanpa basa-basi.
Aku cukup lapar!
Chu Xian menangis di dalam hatinya, karena pagi ini tidak tau kenapa dia merasa sangat lapar, dan ia yakin ini ada hubungannya dengan semalam.
“Di mana Bai?”Tanya Chu Xian di sela-sela dia sedang makan dengan lahap.
“Bai pergi keluar untuk mengambil beberapa barang, dan dia saat ini masih shock dengan apa yang terjadi tadi malam. Kamu ingat?”
Chu Xian berhenti sejenak. Lalu dia kembali makan setelah mengatakan dia tau. Tadi malam itu Bai Suchen karena energi tekanan misterius yang mungkin dari sistem sehingga membuat Bai Suchen tak sadarkan diri di depan pintu. Chu Xian juga lupa untuk membangun kan nya.
Chu Xian hanya tersenyum mengingat itu.
Setelah menghabiskan makanannya, Chu Xian lalu mengeluarkan rokoknya.
“Apakah kamu mau?”Tanya Chu Xian menawarkan nya kepada Xu Chang'an di samping.
“Baik...”Xu Chang'an juga tidak menolak dan mengambil sebatang rokok dari Chu Xian.
Setelah beberapa kali hembusan asap, Xu Chang'an menatap Chu Xian dan bertanya:“Apa yang akan kamu lakukan hari ini?”
“Hari ini...”Chu Xian memikirkan nya sebentar, “Aku tidak tau...”Katanya sambil mengangkat bahunya dan merentangkan kedua tangan.
Tunggu dulu?
Chu Xian baru mengingat sesuatu!
Aku harus pergi melihat Lingji hari ini, karena dia tidak tau apakah Lingji masih marah kepadanya apa tidak.
Tapi kita harus mencobanya!
“Chang'an, hari ini aku ingin pergi ke tempat Rukia, aku ingin pergi menemui Lingji!”kata Chu Xian sedikit terburu-buru.
“Baik...”Xu Chang'an mengangguk paham, dan membiarkan Chu Xian pergi dengan menggunakan mobilnya.
Setelah mengucapkan selamat tinggal. Chu Xian pun pergi dengan menggunakan mobil yang di berikan Xu Chang'an kepadanya. Dan melaju dengan kecepatan sedang di jalanan.
Satu jam kemudian.
Rumah keluarga Su—
Setelah sampai melewati gerbang dan memarkirkan mobil di depan rumah, Chu Xian pun mulai turun dan melihat pintu rumah masih tertutup.
“Hei kamu, ayo sini!”Kata Chu Xian memanggil penjaga pintu gerbang.
Orang itu mengangguk dan mendekati Chu Xian dan berkata: “Iya tuan ada apa?”
“Di mana orang-orang?”Tanya Chu Xian langsung sambil menunjuk ke pintu rumah yang tertutup rapat. Sepertinya terkunci!
Orang itu menggelengkan kepalanya dan menjawab:“Nona-nona dan tuan kecil sepertinya keluar satu jam yang lalu dan saya juga tidak tau kemana mereka pergi...”
Nona-nona yang dia katakan tentu saja adalah Rukia dan juga Lingji, sedangkan tuan kecil yang orang itu sebut ialah Su Xiao.
Sepertinya Chu Xian tidak beruntung, sehingga dia sampai-sampai tidak bisa menemui mereka hari ini. Padahal sesuai dengan yang di katakan orang ini kepadanya bahwa mereka pergi satu jam yang lalu dan itu adalah saat keberangkatan Chu Xian kemari.
“Huh baiklah...”Chu Xian mendengus dan sedikit tidak puas, “Aku akan pergi sekarang...”Katanya meninggalkan tempat ini dan kembali ke mobilnya.
Melihat kepergian Chu Xian yang sepertinya tidak puas, orang itu hanya menghela nafas dengan tak berdaya.
Dia hanya orang kecil, dan juga tidak bisa berbuat apa-apa. Orang itu menggelengkan kepalanya dan kembali ke pos tempat dia menjaga rumah keluarga ini.
Di dalam mobil.
Chu Xian yang belum berangkat dan tak terburu-buru pun menghubungi sistem.
“Sistem?”
[Ya ada apa?]
Sistem menjawab dengan dingin dan bertanya.
Chu Xian tidak peduli dan terus bertanya:“Kamu bisa menyelamatkan Xu Chang'an...”
[Lalu?]
“Apakah kamu bisa mengembalikan Xia kepadaku?”Tanya Chu Xian dengan penuh harap.
[Untuk ini sistem tidak bisa melakukan nya...]
“Kenapa?”Chu Xian tak percaya.
[Ini rahasia Surga]
Sistem hanya menjawab dengan singkat dan tidak bersuara lagi.
Chu Xian juga terdiam: “...”
Dia tidak bertanya lebih banyak lagi, karena dia tau itu tidak akan berhasil dan sistem mungkin tidak akan mengatakan alasannya.
Tidak ingin berpikir banyak lagi, Chu Xian segera membawa mobilnya dengan tenang dan melaju dengan kecepatan sedang.
(Akhir bab ini)