Achievement System

Achievement System
Bab 77 : Ada apa dengan Xia?



Saat ini di hotel.


Chu Xian di kelilingi oleh LingJi, Xia dan juga Rukia, diinterogasi dan ditanyai dari mana saja dia malam ini sehingga pulang larut malam, karena saat ini hari sudah hampir pagi.


“Dari mana saja kakak malam ini?” LingJi bertanya sambil memegang pinggang nya dengan ekspresi muka yang garang tapi imut.


“Ya-ya benar sekali, apakah kamu berbuat sesuatu yang buruk?”kata Rukia sama marahnya dengan LingJi. Dia curiga apakah Chu Xian menemui wanita lain, karena dia tau di hotel ini banyak para wanita yang datang untuk liburan dan berwisata.


“Apakah kamu bertemu wanita lain diam-diam!”dengan senyuman Xia datang untuk menambahkan api. Sebenarnya dia tau Chu Xian pergi kemana tadi, karena sewaktu dia ingin keluar untuk jalan-jalan malam, dia melihat Chu Xian yang secara diam-diam naik ke gunung melalui sebuah tebing.


karena pusing dengan pertanyaan yang di lemparkan berturut-turut oleh ketiga wanita ini.“Uhh! Aku tadi pergi ke puncak gunung untuk mengambil sesuatu...”jawab Chu Xian dengan jujur sambil menghela nafas tak berdaya.


“Apakah benar seperti itu?”Xia mendekatkan wajahnya kepada Chu Xian, dan bertanya dengan nada yang curiga, seperti tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Chu Xian sama sekali. Itu di lakukan olehnya untuk membuat Chu Xian semakin buruk dan itu membuatnya senang.


“...”(Wajah Chu Xian langsung menghitam dan terdiam)


“Nah, kan dia langsung diam...”


Ahh!


Xia langsung berteriak dan tidak sempat untuk lari karena dia sudah di tangkap oleh Chu Xian.


“Beraninya kamu mencurigai aku seperti itu, sini kamu biar aku hukum...”


Plak!


“Ahh! Kamu... kamu...”


“Kamu apa?”


Plak!


Chu Xian mengangkat tangannya untuk memukul bokong Xia sehingga membuat wajah Xia memerah malu, apalagi saat ini masih ada Rukia dan LingJi yang menatap mereka dengan tercengang.


Setelah merasa cukup, Chu Xian lalu melepaskan Xia dari dirinya, dan membuat Xia yang sudah di lepaskan pun memegangi bokongnya yang sakit sehingga membuatnya mengeluarkan air mata.


“Hu hu hu! Kamu mem-bully ku...”


Chu Xian tidak mempedulikan tangisan pura-pura dari Xia, karena dia tau dengan kekuatan Xia saat ini, hal itu bukan apa-apa terhadapnya. lalu dengan senyuman yang berbahaya Chu Xian menatap Rukia dan LingJi.


“Apakah kalian berdua ingin menanyakan lagi soal aku pergi kemana malam ini?”tanya Chu Xian dengan tenang.


“Ini...”Rukia tidak tau harus berkata apa.


“Tidak-tidak, hehehe, mungkin kakak benar keluar untuk mengambil sesuatu di puncak gunung...”LingJi berkata dengan cepat karena takut dia akan sama dengan kakak Xia yang terlihat sedang kesakitan di matanya.


“Baik...”Chu Xian mengangguk puas dengan jawaban LingJi, dan berkata, “Kali ini kalian selamat, tapi jika kalian menuduh ku melakukan hal yang tidak-tidak lagi maka...”


Chu Xian tidak perlu mengatakan hal yang selanjutnya lagi, karena Rukia dan LingJi yang sudah paham pun menganggukkan kepala dengan cepat.


Aku...


Pagi harinya.


Setelah sarapan pagi yang di siapkan oleh pihak hotel, Chu Xian dan yang lainnya pun segera keluar dari hotel dan kembali ke villa Chu Xian. Sama seperti yang sebelumnya, setiap kali LingJi dan Su Xiao melihat ada makanan atau minuman yang diminatinya, mereka berdua pasti meminta Chu Xian untuk berhenti untuk membelikan mereka.


Baik...


Aaaa!


“Apa? Apa yang terjadi?”


Baru saja Chu Xian bangun dari tempat tidurnya, Tiba-tiba dia di kejutkan oleh LingJi yang berteriak dan mengagetkan seisi rumah. Segera, Chu Xian langsung saja keluar dari kamarnya dan turun kebawah, lalu dia berlari menuju ke dapur, karena suara LingJi sepertinya berasal dari dapur.


Melihat LingJi yang terduduk di lantai, dengan menutupi matanya.“LingJi! Apa yang terjadi kepadamu?” tanya Chu Xian tergesa-gesa dan membantu LingJi untuk berdiri.


“Kakak Xia! Dia... dia... ”LingJi berbicara tidak jelas.


Xia? Memangnya ada apa dengan Xia?


“Coba kamu tenangkan diri kamu dulu, baru bicara yang jelas...”pinta Chu Xian kepada LingJi dengan lembut.


“Baik...”LingJi mengambil nafas beberapa kali untuk menenangkan dirinya, lalu setelah tenang dia pun berkata: “Jadi begini kak...”


Lingji menjelaskan bahwa sewaktu dirinya memasak di dapur, Tiba-tiba aja Xia datang untuk membantu nya. Lingji pun berpikir tumben-tumbenan kak Xia datang untuk membantu, kan biasanya kakak Xia sangat jarang keluar dari kamarnya, apalagi kalo kakak Chu tidak ada.


Tapi, setelah lama Lingji pun menjadi terbiasa dengan keberadaan Xia di samping dirinya untuk membantu. Awalnya memang baik-baik saja dan tidak ada sesuatu yang aneh, tapi setelah beberapa saat kemudian tiba-tiba saja kakak Xia menjerit kesakitan, dan Lingji yang panik pun tidak tau harus berbuat apa, sampai tiba-tiba kakak Xia menghilang dari udara tipis.


“Seperti itulah kejadian nya kak!” Lingji mengakhiri perkataan nya dengan air mata yang masih mengalir di pipinya, karena dia merasa menghilang nya Xia ada hubungannya dengan dirinya sendiri.


Apa? Xia menghilang!


Mendengar cerita Lingji, Chu Xian dia merasa sangat terkejut, tapi dia juga tidak marah, karena dia tau bahwa ini sama sekali bukan salah Lingji, dia menganggap Lingji hanya karena terlalu shock aja dengan menghilang nya Xia yang tiba-tiba. Tapi yang paling membingungkan dirinya adalah, Xia yang kesakitan! Apa yang sebenarnya terjadi?


Sistem!


Chu Xian ingin langsung bertanya kepada sistem, tapi melihat Lingji yang masih sedih pun Chu Xian tidak jadi bertanya sekarang, karena yang terpenting saat ini adalah menenangkan Lingji serta menghibur nya.


“Baik...”Chu Xian mengangguk, “Lingji, sebaiknya kamu jangan menyalahkan dirimu sendiri, karena hal ini sama sekali bukan kesalahan mu, dan kamu tenang saja, kakak akan menyelidiki hal ini secara perlahan, karena itulah kamu jangan bersedih lagi...”katanya dengan lembut.


“Benarkah kak?”Lingji mengangkat kepalanya dan menatap Chu Xian dengan mata besar, mendengar perkataan Chu Xian dengan lembut, membuat hatinya menghangat. Tapi, dia masih sedikit sedih karena tidak ada yang tau apa yang terjadi kepada kakak Xia.


“Yah, kamu tenang saja, kakak pasti akan mencari kakak mu Xia...”kata Chu Xian sambil mengangguk percaya diri. Dia percaya bahwa sistem pasti akan mengetahui hal ini.


“Begitulah...”Lingji langsung memeluk Chu Xian dengan erat, dan sepertinya tidak ingin melepaskan nya.


Setelah beberapa saat.


Lingji pun tertidur di pelukan Chu Xian, dan kelihatannya dia sangat shock dengan kejadian tadi.


Hah!


Chu Xian menghela nafas panjang, lalu dia membawa Lingji ke kamar, dan meletakkan nya dengan hati-hati. Setelah keluar dari kamar Lingji, Chu Xian yang duduk di sofa pun segera bertanya kepada sistem.


“Sistem! Jelaskan kepada ku apa yang terjadi kepada Xia?”


Tapi, bukannya menjawab langsung, tiba-tiba wanita sistem keluar dari domainnya dan duduk di samping Chu Xian dengan elegan. Lalu wanita sistem membuka mulutnya untuk memulai pembicaraan.


[Sayang, apakah kamu benar-benar ingin tau tentang hal ini?]


(Akhir bab ini)