
“Baik, sekarang kalian jangan ada yang bergerak, jika tidak...” Chu Xian memberi isyarat mati kepada keduanya.
Setelah berkata begitu, ia pun mengambil sebuah kursi dan duduk di sana sambil menghisap rokoknya dengan tenang.
Kedua tuan muda itu tidak ada yang berani membantah dan hanya bisa menurut. Sekarang mereka sangat takut, takut jika mereka tiba-tiba mati sebelum keluarga dari masing-masing mereka berdua datang dan menyelamatkan mereka.
Kedua Tie Lao dan Guru Sao juga tidak mengganggu Chu Xian dan mengambil tempat duduk masing-masing. Guru Sao yang malang hanya bisa menurut saja, karena dia tau Chu Xian tidak membunuh dirinya pasti karena ada alasannya, dan sekarang dia hanya bisa menunggu intruksi dari Chu Xian saja.
Chu Xian memejamkan matanya, dan memanggil sistem.
Sistem!
Layar ungu cerah dan transparan muncul di depan mata Chu Xian.
Ada apa?
Kenapa bukan suara sistem yang mucul?
“Sistem?” Chu Xian memanggil lagi.
Setelah agak lama, tapi tidak juga mendapat jawaban, Chu Xian pun hanya bisa menghela nafas dan mengklik ruang penyimpanan sistem.
Melihat kotak peti hadiah yang di carinya, Chu Xian tanpa ragu lagi untuk membukanya. Kata sistem, ada barang bagus di dalam tidak tau apakah sistem itu menipunya. Tapi Chu Xian bisa yakin, setidaknya itu bisa di gunakan.
Ting!
[Selamat, anda mendapatkan keterampilan sihir :]
Cakar Dewa Hidup dan Mati, peringkat ke-6 kekuatan supernatural tertinggi (penggunaan di tentukan berdasarkan energi, semakin kuat ranah maka akan semakin kuat) 】
Setelah menerima pesan pengingat, mata Chu Xian tiba-tiba berkilat, dan dalam ingatannya dia sudah bisa menggunakan keterampilan ini tanpa harus belajar lagi.
Sungguh keterampilan yang sombong!
Chu Xian sangat terkejut sekarang, dia pikir hanya akan mendapatkan sebuah benda atau senjata saja, tapi dia tak menyangka ini adalah sebuah kekuatan supernatural tingkat tinggi. Setelah menguasai keterampilan ini, dia juga merasakan energi yang meluap dari dalam dantian nya.
Apakah aku akan menerobos lagi!
Keterkejutan dan kegembiraan datang tanpa berkata-kata.
Haha, sistem memang hebat, mampu memberikan benda-benda bagus untuk dirinya!
Sekarang siapa lagi yang akan menjadi lawannya?
Huh, tak terkalahkan benar-benar kesepian!
Chu Xian sombong di dalam hatinya.
...━...
Rumah besar keluarga Gu.
“Semuanya, dengarkan perintah patrik, kumpulkan para master yang ada di keluarga ini, dan bersiaplah, karena mungkin kita akan segera berperang!” Teriakan bergema di seluruh ruangan.
Hal yang sama juga terjadi di rumah besar keluarga Hai, dan sekarang mereka sudah bersiap untuk menuju tempat di mana tuan muda mereka meminta bantuan.
...━...
Lain di tempat Chu Xian. Sekarang ini dia sedang tertawa sendiri dan tidak peduli dengan apa yang akan terjadi nanti.
✆ Ponsel Chu Xian berdering.
Dan sontak saja ia menghentikan tawanya, dan melihat penelpon: Mo Fu.
“Yo, ada apa?” Chu Xian mencibir di dalam hati, 𝘗𝘢𝘬 𝘵𝘶𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶.
“Ingatkan apa?” Chu Xian memutar matanya. 𝘗𝘢𝘬 𝘵𝘶𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘮𝘢𝘣𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴.
Suara Mo Fu: “Jangan membunuh siapapun!”
“Ha?” Apakah dia salah dengar?
Jelas-jelas orang tua ini sendiri yang berkata bahwa dia boleh membuat masalah di sini dan tidak akan ikut campur.
Suara Mo Fu menjelaskan: “Aku mendapatkan panggilan dari atas dan mengatakan kepada ku, agar tahun ini biarlah sedikit tenang, aku juga tidak tau apa maksudnya, yang pasti jangan membesarkan masalah ini... Chu Xian? Halo? Halo, kamu mendengar ku—”
Sambungan telpon tiba-tiba terputus.
Di sisi lain telpon.
Mo Fu dengan wajahnya yang menghitam: "..."
“Sial, Chu Xian pasti ingin melakukan hal yang besar, makanya dia memutuskan sambungan telepon ku tiba-tiba!” Mo Fu berkata dengan hatinya yang menyesal. Tapi apa yang bisa dia lakukan, menyesal pun tidak ada gunanya. Sekarang diperkirakan orang-orang dari dua keluarga sudah berangkat menuju ke tempat di mana Chu Xian berada.
Saat ini Chu Xian.
“Apa-apaan, aku tidak akan mendengarkan mu, sekarang situasinya sudah tanggung dan aku merasa jika aku membunuh mereka semua maka titik points yang ku miliki akan bertambah.” Cibir nya tak peduli.
Jika harus di salahkan, ya salahkan Mo Fu yang jelas-jelas tadi berkata ingin meminta bantuannya untuk membuat masalah di sini, dan sekarang ingin agar dia menghentikan nya.
Jawaban Chu Xian: Maaf, tidak bisa!
Walaupun karena hal ini Mo Fu tidak jadi untuk membantunya mencari orang yang ingin dia cari, tenang saja, dia masih bisa menemukannya dengan bantuan sistem.
Kurang dari 40 menit kemudian.
Berbagai macam kendaraan dan alat transportasi dengan jumlah ribuan tiba di tempat ini. Ada dua kubu yang datang, kubu sebelah kanan adalah anggota keluarga Hai, dan kubu sebelah kiri adalah anggota keluarga Gu.
Bagian Kota tempat di mana Chu Xian berada saat ini tiba-tiba di penuhi oleh orang-orang dari dua keluarga besar.
Setelah melihat itu, Para penduduk biasa pun segera panik dan bergegas untuk menjauh dari tempat ini sejauh-jauhnya.
Sekarang mereka saling berhadap-hadapan dengan di pimpin oleh patrik dua keluarga masing-masing.
Yang pertama keluar adalah seorang pria paruh baya dengan tingkat dominasi dan kesombongan yang cukup tinggi, dengan rambut panjang dan aura yang kuat, dia adalah patrik dari keluarga Gu dan juga ayah dari Gu Je yang saat ini masih di sandera oleh Chu Xian.
Yang terakhir adalah seorang pria yang kelihatannya masih muda, tapi memancarkan suasana yang misterius dari dalam dirinya, wajahnya mirip 7 poin dengan Hai Yi yang ada di dalam restoran.
“Di mana anakku?” Hai Long bertanya dengan nada yang kuat kepada Gu Lao. Matanya sangat tajam memandang pria itu.
“Aku juga bertanya, di mana anakku?” Gu Lao tidak mau kalah dan menunjukkan keagungan nya sebagai pemimpin keluarga besar Gu.
“Ha?”
“Ha?”
“Anakmu (ku) juga?!” Kata mereka berdua serempak.
“Hei, kalian jangan ribut-ribut, kedua anak kalian sekarang berada di tangan ku.”
...━...
“Tuan, gawat! Sekarang semua master dari dua keluarga besar sudah berkumpul dan kelihatannya mereka akan segera bertarung! Kami tidak tau dampak apa yang akan di timbulkan olehnya!” Seorang bawahan Mo Fu melapor dengan panik.
Mo Fu memegangi kepalanya yang sakit, dan bergumam, “Chu Xian, apa yang akan kamu lakukan...”
Mo Fu segera memberi perintah, “Cepat, tutup semua akses keluar masuk kota, dan segera lakukan evakuasi besar-besaran di tempat itu, Chu Xian mungkin akan menghancurkan separuh kota dengan tingkat kekuatannya saat ini!”
(Akhir bab ini)