
Wanita itu mengatakan bahwa sebenarnya dokumen itu tidak ada bersamanya, tapi masih dipegang oleh Xu Chang'an dan wanita itu disini karena kebetulan saja ingin melihat situasi bar ini, jadi jangan salahkan dia kalau tidak tahu apa yang harus dia lakukan,~
"..."
Chu Xian terdiam setelah mendengarnya. Jadi, apakah dia sudah diprank oleh Xu Chang'an?
“...”
Han Ling juga terdiam mendengar penjelasan nenek mudanya. Berarti sia-sia dong dia yang capek-capek sudah membuat janji dengan Chu Xian jika hasilnya ternyata seperti ini!
Chu Xian dan Han Ling saling memandang. Mereka berdua sudah ditipu oleh Xu Chang'an, dan yang menipu mereka sedang tidak ada di sini, jadi apa yang harus mereka lakukan?
“Hah...” Chu Xian menghela nafas, berkata dengan tidak berdaya, “Kalau begitu lebih baik aku pulang aja deh...”
“Aku juga sama! Nek, Han Ling pamit pulang dulu ya..." Han Ling berkata kepada nenek mudanya itu sambil bangkit dan berdiri dari sofa tempatnya duduk.
"Ya, kalian hati-hati dijalan ya!"
Mendengar wanita itu atau nenek Han berkata begitu, Chu Xian dan Han Ling hanya mengangguk lemah saja, karena mereka masih kesal dengan Xu Chang'an yang menipu mereka berdua.
"Nyona! Kita akan kemana?" tanya asisten Han Ling yang sudah berada di dalam mobil.
"Mari kita antar dulu Tuan Chu pulang!" kata Han Ling yang duduk dibelakang bersama Chu Xian.
"..."
Chu Xian hanya diam dan tidak berkata apapun sejak tadi,~
Setelah Chu Xian diantarkan pulang ke rumahnya, Han Ling segera pergi bersama asistennya, katanya sih dia mau langsung pulang juga.
Memasuki rumahnya, Chu Xian segera mencari LingJi ataupun Xia, akan tetapi Chu Xian melihat LingJi sudah tidur di kamarnya, dan sedangkan Xia dia sama sekali tidak terlihat berada di manapun.
Karena tidak ada yang bisa diperbuatnya, Chu Xian lalu memasuki kamarnya sendiri dan berniat untuk beristirahat. Karena sekarang hari yang sudah tengah malam dan juga, dia merasa sangat lelah mengingat dari siang tadi dia sudah bolak-balik sana-sini.
Chu Xian membuka pakaian yang dipakai olehnya dan melemparkan nya ke samping tempat tidur, lalu dia langsung berbaring. Baru saja dia ingin memejamkan mata!
[Anak muda! Hei bangun-bangun!~]
[Jangan tidur dulu! Saya ingin mengatakan sesuatu kepadamu!]
“Mmm...” Chu Xian sedikit mengerang, lalu ia berkata dengan pelan, “Besok saja dibicarakan nya! Sekarang saya mau tidur dan jangan ganggu saya!”
Sebenarnya Chu Xian sedang malas untuk berbicara dengan Sistemnya. Dia hanya ingin beristirahat dengan tenang saja dan tak ingin diganggu!
Lalu Chu memejamkan matanya dan tertidur dengan lelap.
[......]
Melihat Chu Xian yang sudah tertidur. Sistem pun terdiam. Lalu tanpa berkata apa-apa lagi Sistem pun juga menghilang.
.....
Keesokan harinya,~
“Agh...” Chu Xian menggerakkan tubuhnya, “Hari yang baru lagi. Apa yang akan kita lakukan hari ini ya?”
Ah, nanti saja pikiran tentang itu, sekarang dia hanya ingin mandi dan makan masakan LingJi yang enak.
Setelah mandi dan mengenakan pakaian, Chu Xian keluar dari kamarnya dan turun ke bawah menuju ke arah dapur, yang pastinya dia ingin melihat apa yang dimasak oleh LingJi hari ini untuk dirinya. Eh, salah maksudnya untuk mereka sarapan pagi.
Berjalan dengan diam-diam, Chu Xian mendekati LingJi yang sedang menggoreng sesuatu? Setelah melihatnya lebih dekat, ternyata yang digoreng oleh LingJi adalah daging ayam.
Chu Xian yang melihat itupun langsung ngiler, karena ayam goreng adalah salah satu makanan favoritnya. Lalu dia diam-diam ingin mencuri sepotong ayam goreng yang sudah matang,~
"Kenapa kakak disini? Dan apa yang sedang kakak lakukan?" tanya LingJi membalikkan badan dan melihat Chu Xian yang sedang memegang paha ayam goreng di tangannya
“Ini...”
"??"
“Hehe,” Chu Xian terkekeh dan meletakan ayam goreng itu kembali sambil berkata, “Kakak hanya melihat ayam goreng ini dan kok bisa ya dagingnya besar-besar?”
Besar? LingJi heran. Bukankah yang digoreng olehnya itu adalah ayam kecil! Mana mungkin ada yang besar. Pasti ada masalah dengan kakak ini. Pikir LingJi didalam hati.
“Kalo kakak nggak mau bantu, setidaknya kakak jangan gangguin dong!”
“Uhh, baiklah...”
Mendengar LingJi yang berkata sedikit tidak puas dengan nya, Chu Xian pun keluar dengan rencananya yang gagal. Lalu ia duduk di bangku, menunggu LingJi selesai memasak.
Ring...
"Hallo, Chu Xian! Ini aku Ri Xiang!"
"Apakah kamu ada kerjaan?"
"Tidak ada! Memangnya ada apa kamu nanya begitu?"
"Jika begitu, aku ingin kamu datang menemuiku!"
"Dimana?"
"Hotel Grand Rivers, ruangan 2758 nanti siang!"
"Hei, apakah kamu memerintahku!"
"Tidak, tapi aku butuh bantuanmu!"
"Baiklah, nanti aku kesana!"
Mematikan telponnya, Chu Xian menghubungi Xu Chang'an,~
"Hallo, Chu Xian! Ada apa?"
"Apakah kamu tau kalau Ri Xiang baru saja menghubungi ku dan meminta bantuan kepadaku?"
"Ya. Nanti kamu bantu saja dia..."
"Tunggu! Apakah kamu mau nge-prank aku lagi? Aku belum selesai denganmu tentang masalah kemarin!"
"Haha... Maaf tentang yang kemarin itu! Soalnya dokumen yang kamu minta terbawa olehku, dan sekarang aku masih di luar negeri, jadi nggak bisa mengantarkan nya sekarang!"
“...”
Chu Xian terdiam dan berpikir apakah perkataan Xu Chang'an bisa dipercaya.
"Baik... Soal itu kita bicarakan setelah aku kembali! Dan soal Ri Xiang yang meminta bantuan dari kamu, tolong bantu dia ya!"
Setelah Xu Chang'an berkata begitu, Chu Xian pun mematikan telponnya. Kenapa Xu Chang'an menyuruhnya untuk membantu Ri Xiang? Ada apa sebenarnya ini. Chu Xian benar-benar bingung.
Tak lama setelah itu,~
LingJi yang sudah selesai memasak, mengantarkan masakannya ke meja makan. Lalu Chu Xian dan LingJi pun mulai memakannya bersama,~
Dan setelah selesai makan, Chu Xian membantu LingJi membereskan meja makan.
.....
Siangnya,~
Setelah Chu Xian bersiap, dia pun pergi ke tempat yang sudah di sebutkan Ri Xiang. Dengan membawa mobil nya sendiri, Chu Xian melaju di jalan raya,~
"??"
Apaan tuh? Chu Xian melihat di depan ada kerumunan massa yang tidak tahu kenapa ramai sekali yang berkumpul di depan hotel Grand Rivers.
Buruk! Apakah Ri Xiang meminta bantuan untuk ini? Dia sendiri tidak pandai mengurus tentang ini!
Ring...
"Hallo! Dimana kamu?"
"Di depan hotel!"
"Masuk ke dalam! Sekarang aku berada di atas!"
"Baik..."
Lalu Chu Xian memasuki hotel dengan melewati kerumunan, dan langsung menuju ke atas dengan menaiki lift.
Ruangan 2758,~
"Ri Xiang! Sebenarnya apa yang terjadi di sini?" tanya Chu Xian yang baru masuk.
Melihat Ri Xiang yang sedang duduk di sofa bersama para anggotanya yang merupakan para polisi.
"Hehe... Chu Xian duduk dulu mari kita bicara!" kata Ri Xiang tersenyum kepada Chu Xian.
Dengan memakai seragam mentrinya, Ri Xiang menyuruh kepada orangnya untuk membuatkan Chu Xian teh.
“Jadi...” Chu duduk dengan santai dan bertanya, “Ada apa kamu memanggilku?”
"Jadi begini..."
(Akhir bab ini)