Achievement System

Achievement System
Bab 93 : Perasaan kah?



“Ayo bicara di tempat lain...”kata Chu Xian berdiri dan berjalan menuju ke mobilnya.


Shi Yuan pun tak ingin bingung dan hanya mengikuti Chu Xian dari belakang. Lalu dia memasuki mobil bersama Chu Xian.


Sebenarnya Shi Yuan juga membawa mobil tapi dia memutuskan untuk meninggalkan nya di sini dan mengikuti Chu Xian.


Sudah berapa lama ini?


Chu Xian sudah tak terlihat selama beberapa bulan, dan Shi Yuan khawatir ada sesuatu yang besar telah terjadi.


Di dalam mobil.


“Kemana saja kamu selama ini?”


Pertanyaan inilah yang sudah lama di tahan oleh Shi Yuan dan sekarang lah saatnya dia bertanya.


Suatu hari Chu Xian menghilang sewaktu dia mengetahui bahwa Xia lenyap secara misterius. Dan Shi Yuan merasa ini pasti ada hubungannya dengan kejadian itu.


“Aku pergi keluar...”Jawab Chu Xian secara singkat dan tidak menjelaskan lebih banyak.


Dia tidak ingin Shi Yuan tau banyak tentang apa yang terjadi kepada Xia. itu saja.


Shi Yuan membuka mulutnya ingin bertanya lagi, tapi dia tidak tau harus mulai dari mana, karena banyak sekali yang ingin dia tanyakan.


Melihat Chu Xian yang sedang serius menyetir mobil, Shi Yuan pun menelan kembali perkataan nya dan memutuskan untuk bertanya nanti saja.


Chu Xian mengendarai mobilnya dengan serius. Eh bukan mobilnya tapi mobil dari hasil meminjam dari Xu Chang'an.


Yah, jangan peduli tentang itu. Sekarang Chu Xian MC kita terlihat sedang serius.


Setengah jam di perjalanan.


Chu Xian menghentikan mobilnya di depan sebuah cafe dan turun. Dia merasa lebih enak berbicara sambil di temani minum kopi.



Di tempat lain.


Rukia, Lingji dan Su Xiao baru saja keluar dari pusat perbelanjaan dan sekarang sedang menuju ke arah dimana Rukia meletakkan mobilnya.


Sampai di mobil mereka meletakkan barang bawaan nya ke belakang dan segera Rukia membawa mobilnya pergi dari sana.


“Bagaimana kabar kakak mu sekarang ini ya?”Rukia berbicara dengan Lingji sambil tersenyum.


“Hmph”Lingji menggembungkan pipinya dan itu terlihat imut. Sebenarnya dia sudah tidak marah dengan Chu Xian, tapi sebelum Chu Xian sendiri yang meminta maaf kepada dirinya maka dia tidak akan memaafkan Chu Xian.


Rukia hanya tertawa dengan tingkah imut Lingji dan sengaja menggoda nya dengan mencubit pipinya.


!


Ckit!


Rukia langsung menginjak rem karena tiba-tiba ada sebuah mobil yang menghalangi jalan mereka.


“Aduh!”Lingji memegangi kepalanya yang sakit akibat terbentur.


“Apa yang terjadi kak?”Su Xiao yang berada di belakang juga terkejut dan mau tak mau langsung ketakutan.


“Ada apa ini?!”Rukia juga sama shock nya, karena dia melihat ada beberapa orang yang turun dan menghentikan mereka.


Rukia juga ketakutan karena melihat mereka semuanya membawa senjata api di tangan.


“Turun!”Teriak salah satu dari mereka sambil mengarahkan pistol ke arah mobil Rukia.


Rukia sangat ketakutan dan sama sekali tidak ingin keluar dari mobilnya.


Dor!



“Hm”Chu Xian yang baru saja ingin duduk tiba-tiba berhenti, “Kenapa perasaan ku tidak enak ya?”


“Ada apa Chu?”Tanya Shi Yuan yang melihat Chu Xian terlihat sedikit aneh.


Mungkin itu hanya perasaan ku saja!


Ring!


Baru saja Chu Xian ingin memesan kopi, tiba-tiba saja ponsel yang ada di sakunya berdering. Lalu Chu Xian mengeluarkan ponselnya dan melihat bahwa nama Xiao kecil yang menelpon dirinya.


Chu Xian menjawab panggilannya: “Halo Xiao kecil, ada apa kamu memanggil kakak?”


Dia bertanya sambil mengerutkan keningnya, karena tak biasanya Su Xiao menghubungi nya di saat dia tak ada hubungannya.


“Kakak tampan, tolong kami!”teriak Su Xiao yang terdengar ketakutan.


“Ada apa? Apa yang terjadi?”Chu Xian langsung berdiri dan bertanya dua kali berturut-turut. Dan dia tak bisa menahan rasa khawatir nya.


“Kakak huhu...”


Merasa Su Xiao saat ini masih belum bisa berbicara, Chu Xian pun mengubah pertanyaan nya: “Di mana kamu sekarang?”


“Aku... Aku akan mengirimkan lokasi nya kepada kakak, dan tolong cepat datang ya kak! Huhu...”Kata Su Xiao yang terdengar masih menangis. Lalu sambungan telpon tiba-tiba langsung terputus.


“Ada apa Chu?”Shi Yuan mau tak mau bertanya. Karena dia tidak terlalu mendengar apa yang di katakan oleh Su Xiao di telpon tadi. Dia juga terkejut karena Chu Xian tiba-tiba memiliki reaksi yang besar.


Dan ekspresinya!


“Tidak ada waktu untuk menjelaskan, ayo ikuti aku!”Chu Xian berkata sambil menarik tangan Shi Yuan, dan segera keluar.


Setelah memasuki mobil bersama Shi Yuan, Chu Xian langsung saja tancap gas dan membawa mobilnya dengan kecepatan yang melebihi batas peraturan.


Di dalam mobil Chu Xian juga sangat cemas, karena dari tadi dia sama sekali tidak menerima lokasi yang katanya ingin di kirimkan oleh Su Xiao.


Apa yang sebenarnya terjadi?


Chu Xian menggertakkan giginya, dan kecemasan di hatinya semakin kuat.


“Chu Xian, pelan kan sedikit lajunya!”Teriak Shi Yuan sambil berpegang erat-erat pada kursi mobil.


Walaupun dia baru saja naik tingkat menjadi seorang master. Shi Yuan juga masih memiliki tubuh manusia yang jika terjadi kecelakaan maka mereka berdua mungkin saja akan mati!


Chu Xian sepertinya tidak mendengar teriakan Shi Yuan dan terus saja melaju kencang di jalanan yang ramai.


Bahkan ada beberapa mobil polisi yang mengejar di belakang, tapi Chu Xian sama sekali tidak memperdulikan nya. Sekarang yang ada di pikiran nya adalah untuk mencari di mana ketiga Rukia, Lingji dan juga Su Xiao saat ini dan apa yang terjadi kepada mereka?


“Sistem!”Chu Xian langsung memanggil sistem, karena dia merasa bahwa mungkin Su Xiao saat ini dalam keadaan yang tidak bisa mengirimi dia lokasinya.


[Aku tau apa yang kamu inginkan]


[Jika kamu mau, aku bisa meminjamkan kamu titik points 100.000]


[Artinya kamu akan berhutang kepada sistem lagi, apakah kamu ingin melanjutkan?]


Menerima!


Chu Xian tidak punya waktu untuk ragu, sekarang yang di pikirkan olehnya adalah untuk menyelamatkan mereka segera!


[Baik]


[Sistem sudah memprosesnya]


[Silahkan ikuti instruksi dari layar sistem]


Chu Xian melihat layar sistem di depan matanya, dan merasa lega karena jalurnya saat ini benar.


Lalu dia mengikuti jalur yang terlihat di layar sistem.


10 menit kemudian.


Dengan kecepatan mobil yang di bawa Chu Xian, hanya dalam beberapa menit mereka akhirnya sampai dan melihat mobil yang di kenali nya sebagai mobil Rukia, Chu Xian pun langsung terburu-buru turun dari mobil. Dan memeriksa kondisinya.


Apa?


(Akhir bab ini)