Achievement System

Achievement System
Bab 104 : Rumahku!



Masih di hari yang sama.


Sekarang hari sudah larut malam, dan Chu Xian yang sedang tidur tiba-tiba terjaga karena dia mendengar ada seseorang yang menerobos rumahnya.


Siapa itu? Yang mengganggu tidur dari tuan muda ini!


Chu Xian marah dan langsung mendeteksi seluruh rumahnya. Dan tak lama dia menemukan anomali nya. Yaitu seorang yang tidak di ketahui apakah dia laki-laki atau perempuan, karena orang itu memakai topeng di wajahnya.


“Siapa kamu, dan apa yang kamu lakukan di rumah ku?”Chu Xian bertanya dengan nada yang kesal. Dia masih memakai baju tidurnya. Dia menemukan orang ini di bawah dan ingin naik ke atas. Sepertinya orang ini ingin menerobos masuk ke kamarnya.


“Bagaimana kamu bisa menyadarinya?”Tanya orang itu dengan nada yang cukup terkejut.


“Jawab dulu pertanyaan ku!”Kata Chu Xian semakin kesal dengan orang ini. Dan mendengar nada dari pihak lain, Chu Xian tau orang ini adalah seorang wanita.


Ya, itu wanita!


Dan Chu Xian merasa bahwa wanita ini tidak baik dan ingin melakukan hal yang tidak baik juga.


“Yah, karena sudah ketahuan maka aku juga tidak akan menyembunyikan nya, aku sebenarnya datang untuk membunuh mu secara diam-diam, dan sekarang kamu bisa mati!”


Ha!


Orang atau wanita itu langsung menyerang Chu Xian setelah mengatakan itu dan itu masih menggunakan pisau yang terlihat cukup aneh.


Chu Xian menyipitkan matanya, dan secara naluri dia merasakan bahwa pisau yang ada di tangan orang ini tidak baik, dan benar saja...


Apa!


Setelah pisau itu mengenai kulitnya, Chu Xian merasakan sakit yang sudah lama tidak di rasakan olehnya dan tangannya mulai berdarah dengan luka yang cukup panjang.


Pisau apa itu?


Chu Xian kaget di dalam hatinya, dia terluka hanya karena kecepatan wanita itu sangat cepat dan itu hampir bisa menandingi Langkah Petir nya sendiri. Hingga membuatnya lengah dan terluka. Dan dia juga berhasil mengelak karena instingnya lebih tajam dari pada wanita ini dan berhasil mengelak tepat waktu dan hanya mengenai lengannya saja.


Untung saja! Untung saja dia merasakan orang ini masuk ke rumahnya pada awalnya, jika tidak... Kalau wanita ini menusuknya sewaktu dia sedang tidur!


Chu Xian bergidik memikirkan nya.


Wanita itu mengerutkan keningnya di dalam topeng dan berkata:“Kamu cukup hebat, dan berhasil mengelak dari serangan ku, di masa lalu tidak ada yang bisa menghindari serangan ku dan akan tewas dalam sekali serang, sekarang aku cukup yakin bahwa rumor tentang Raja Iblis itu memang benar... Tapi, itu saja untuk kali ini, dan tidak ada lain kalinya!”


Dia menyerang Chu Xian lagi, dan sekarang dia menambah kecepatan nya dengan ekstrim.


“Baik,”Chu Xian berkata dengan dalam, “Kamu memaksa ku!”


Kamu kejam! Aku juga kejam!


Sekarang Chu Xian tidak peduli apakah orang di depannya adalah seorang perempuan, karena orang ingin membunuh nya dia pun tidak mungkin untuk membiarkan.


Pedang!


Klang!


Chu Xian mengeluarkan Pedang Naga Petir nya, dan melapisi nya dengan energinya sendiri, sehingga membuat permukaan bilah dari pedang di tangannya mengeluarkan Petir biru yang seperti ular melilit. Lalu dia langsung menangkis serangan wanita itu sehingga membuat wanita bertopeng itu terdorong mundur.


Pedang apa itu?


Wanita itu mengerutkan keningnya di dalam topeng. Dia merasakan bahaya yang sangat kuat dari pedang yang ada di tangan Chu Xian. Tapi dia juga tidak menyerah karena dia yakin pisaunya lebih unggul daripada pedang itu.


“Mari kita lihat siapa kamu sebenarnya!”Kata Chu Xian dengan nada yang cukup sombong.


Sekarang dia percaya diri dengan kekuatannya sendiri!


Walaupun Chu Xian merasa wanita ini memiliki tingkat kultivasi yang masih berada di atasnya satu tingkat, yaitu Prajurit menengah, tapi dia juga meremehkan nya karena dia percaya dengan teknik nya dia bisa menang dengan mudah.


Sekarang Chu Xian yang menyerang duluan!


Tebas!


Chu Xian menebas dengan kekuatan yang cukup besar.


Klang!


Bum!


Wanita itu menangkis serangan Chu Xian dengan mudah. Tapi dampak dari serangan itu mulai menyebar dan membuat percikan api dari serangan itu menjalar kemana-mana sehingga rumah Chu Xian terbakar secara perlahan.


Sialan!


Rumahku!


Chu Xian berteriak di dalam hatinya. Dan hanya bisa melihat api membakar rumahnya, tapi dia sekarang tidak bisa berbuat apa-apa untuk memadamkan nya, karena dia sekarang sedang terjerat pertarungan antara dia dan wanita bertopeng ini.


Mereka bertarung dengan sengit dan untuk sementara tidak bisa di bedakan siapa yang menang. Sebenarnya kekuatan Chu Xian sangat kuat, tapi karena ranah sang wanita bertopeng itu lebih tinggi dari Chu Xian makanya terlihat seimbang dan tidak dapat di tentukan siapa yang lebih kuat.


Orang ini sangat kuat!


Habislah rumahku!


Dua orang dengan pikiran yang berbeda terus bertarung dengan sengit. Wanita itu bertekad untuk membunuh Chu Xian karena dia merasa bakat Chu Xian sangat menakutkan, jika saja ranah Chu Xian sama dengan dirinya, maka mungkin saja dia yang akan kalah. Sedangkan Chu Xian sebenarnya tidak ingin bertarung lagi, karena dia sekarang sedang menangis di dalam hatinya melihat rumahnya yang terbakar dan hampir roboh di depan matanya ini.


Setengah jam kemudian.


Chu Xian dan wanita bertopeng itu sekarang masing-masing sudah kelelahan dan memiliki sedikit energi. Chu Xian di penuhi dengan luka di sekujur tubuhnya, dan begitu pula wanita bertopeng itu, kondisinya kurang lebih sama dengan Chu Xian dan topengnya juga terpotong setengah sehingga menampakkan kulit putih yang mulus di balik topengnya itu.


“Berhenti!”Teriak Chu Xian tiba-tiba.


“Ada apa, akankah kamu ingin menyerah dan pasrah untuk di bunuh oleh ku?”Wanita bertopeng itu sedikit tertawa.


“Bukan begitu,”Chu Xian menggelengkan kepalanya.


“Jadi apa?”Wanita bertopeng itu mengerutkan keningnya dan bertanya dengan tidak sabar.


“Lihatlah kondisi kita!”Kata Chu Xian dengan tenang.


Wanita bertopeng itu melihat dan juga menyadari bahwa situasinya dirinya sendiri juga tidak baik! Semakin lama mungkin yang akan kalah adalah dirinya sendiri, tapi dia sangat enggan untuk berhenti di sini. Ini sama saja dengan dia menyerah setelah sampai setengah.


Memang benar kalau hasil dari pertarungan ini sangat tidak pasti. Tidak ada yang mengetahui apakah yang akan kalah dirinya ataupun orang di seberang nya. Wanita itu menjadi dilema untuk sementara waktu.


Chu Xian juga menunggu dengan sabar. Dia menunggu keputusan wanita ini, dia sendiri sebenarnya tidak ingin bertarung lagi untuk saat ini, karena energinya hampir terkuras habis.


Meminta bantuan?


Sekarang sudah terlambat untuk meminta bantuan, bahkan dia tidak mau untuk meminta bantuan dari sistem, mengingat dia memiliki banyak hutang dan dia tidak ingin menambahkannya lagi.


“Baik, itu saja untuk hari ini, lain kali aku datang itu adalah kematian mu!”Wanita itu segera pergi dan menghilang setelah meninggalkan kalimat itu.


Chu Xian terduduk dan akhirnya menghela nafas lega. Dia mengeluarkan ponselnya dari ruang sistem dan menghubungi Cheng Hai secara langsung.


“Halo bos, ada apa kamu memanggil ku malam-malam?”tanya Cheng Hai langsung.


“Jemput aku!”Chu Xian menutup telpon nya setelah mengatakan itu.


(Akhir bab ini)