Achievement System

Achievement System
Bab 103 : Su Yang dalam masalah?



Hari yang lain.


Setelah merenggangkan tubuhnya untuk berolahraga, Chu Xian pun mandi dan mengganti pakaian yang sudah di persiapkan oleh pelayan di paviliun ini, dan setelah sarapan pagi bersama Ri Xiang, dia tidak tinggal lama dan mengucapkan selamat tinggal.


Pagi ini dia berniat untuk pergi ke tempat Rukia untuk melihat Lingji terlebih dahulu. Tapi...


Di rumah keluarga Su.


“Lama tak bertemu...”sapa Chu Xian kepada Pak tua Su.


Pak tua Su mengangguk dan berkata:“Yah, memang sudah lama kita berdua tidak bertemu... Ada apa kamu ke sini, apakah ingin mencari Lingji kecil, tapi sekarang dia tidak berada di rumah. Tadi pagi Rukia mengantarkan nya ke sekolah, dan Rukia juga pergi ke kantor untuk mengurus perusahaan nya...”


Chu Xian mengangguk paham dan mengerti, lalu dia bertanya: “Maaf aku lupa hal itu, dan oh ya, Ngomong-ngomong kemana saja tuan selama ini?”


Pak tua Su menghela nafasnya, menjawab dan bertanya: “Saya secara alami sedang melakukan bisnis di luar negri... Apakah Rukia tidak mengatakan nya kepada mu?”


Chu Xian menggelengkan kepalanya, dia berkata: “Rukia tidak mengatakan apa-apa, dan juga aku tidak bertanya kepada nya tentang tuan...”


“...”(Pak tua Su terdiam)


Benar juga!


Kenapa juga Chu Xian bertanya tentang dirinya sendiri?


Tapi tunggu dulu, kenapa rasanya agak salah!


Pak tua Su tidak tau apa yang salah dan tidak memikirkan nya lagi. Dia lalu menghela nafasnya merasa tertekan.


Chu Xian melihatnya dan bertanya: “Kenapa tuan selalu menghela nafas? Apakah ada yang masalah?”


“Ya,”Pak tua Su mengangguk, dia menghela nafasnya lagi dan berkata, “Aku mengalami masalah sewaktu di luar negri dan itu adalah masalah pekerjaan...”


“Apa itu?”Tanya Chu Xian penasaran.


“Jadi begini...”Pak tua Su mulai berbicara.


Beberapa bulan yang lalu dia melakukan bisnis dengan seorang temannya dan berkata bahwa ini adalah bisnis yang menguntungkan, dan benar saja. Bisnis itu berjalan dengan sangat lancar dan menghasilkan untung yang besar. Dia juga mendapatkan proyek untuk pembuatan film yang mana akan di lakukan syuting di tempat itu.


Akan tetapi sewaktu syuting baru selesai setengah, Tiba-tiba ada kejadian tak terduga, yaitu artis utama yang mereka miliki tiba-tiba menghilang dan setelah di selidiki ternyata artis tersebut di culik oleh penguasa lokal di sana dan mereka mengancam mereka untuk menyerahkan proyek itu kepada mereka, jika tidak...


Jika tidak mereka akan terus menculik para artis dan pemain dari proyek ini untuk mengancam mereka. Pak tua Su tak Terima dan mulai melaporkan hal ini kepada polisi, tapi bahkan para polisi tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan orang-orang yang di culik.


Akhirnya setelah melalui proses yang rumit, pak tua Su menyerah dan memberikan proyek itu kepada mereka, dan membuat pihak Pak tua Su mengalami kerugian yang besar. Dan itu juga alasan kenapa Pak tua Su kembali karena sudah tidak ada yang bisa dia lakukan di sana lagi.


Chu Xian mengangguk mendengarkan cerita Pak tua Su yang sedih.


Yah, tidak semua orang seperti Chu Xian yang memiliki kekuasaan dan pendukung yang kuat!


“Saya bisa membantu tuan, tapi saya tidak tau apakah tuan akan menerimanya?”Chu Xian tidak terburu-buru untuk membantu masalah Pak tua Su dan yang pertama dia lakukan adalah bertanya terlebih dahulu.


“Benarkah?”Pak tua Su menatap Chu Xian dengan penuh harap.


Chu Xian mengangguk dan berkata: “Ya, walaupun saya tidak pandai dalam hal bisnis, tapi saya punya teman yang bisa di andalkan untuk itu...”


Chu Xian mengatakan nya dengan pasti!


“Baik,”Pak tua Su mengangguk dengan penuh semangat dan berkata, “Jika begitu tolong...”


Mengatakan itu sebenarnya Pak tua Su merasa malu, dia dulu mengaku sebagai mertua dari Chu Xian. Tapi setelah dia tau identitas Chu Xian yang sebenarnya yang mana adalah Raja Iblis Longnan. Dia pun jadi tidak berani untuk meminta macam-macam kepada Chu Xian walaupun Chu Xian adalah teman dari anaknya.


Dia tau hal itu sewaktu berada di luar negri dan temannya lah yang mengatakan kepada dirinya tentang itu. Sekarang dia merasakan jarak antara dirinya dengan Chu Xian. Dan Chu Xian juga memanggilnya dengan sebutan tuan dan itu sama sekali tidak akrab. Tapi dia juga memiliki kesan yang baik kepada Chu Xian karena pernah menolong dirinya sewaktu dia sakit di masa lalu.


Chu Xian tidak tau apa yang di pikirkan oleh Pak tua Su. Dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.


“Halo, Chu Xian, ada apa kamu memanggil ku?”Sebuah suara yang akrab terdengar dari telpon.


“Yo, Pak tua, aku butuh bantuan mu, aku...”


Sebelum Chu Xian menyelesaikan perkataan nya, dia tiba-tiba di sela, “Ha, apa aku tidak salah dengar, Raja Iblis kita ingin meminta bantuan kepada ku? Memangnya ada masalah apa?”


Chu Xian juga tidak marah karena di sela oleh orang itu, “Ini...”Chu Xian lalu menceritakan masalah yang di hadapi oleh Pak tua Su kepadanya.


“Owh, jadi seperti itu, apakah hanya itu saja, atau ada yang lainnya... Sekarang aku juga sedang sibuk, dan untuk masalah yang kamu katakan itu, itu hanya masalah sepele dan aku bisa menyelesaikan nya sekarang juga, dan oh ya Ngomong-ngomong mari kita minum besok di tempat Ri Xiang...”


“Oke, itu saja, dan ya aku pasti datang besok...”Kata Chu Xian mengakhiri pembicaraan nya di telpon. Yang dia telpon secara alami adalah Wang Zi yang mana Wang Zi juga terlibat dalam bisnis di dunia terang selain menjadi Raja Kerajaan Tersembunyi.


Setelah menyimpan ponselnya kembali, Chu Xian menatap Pak tua Su sambil tersenyum dan berkata: “Hal dan masalah yang tuan katakan akan segera di selesaikan, dan untuk itu tuan hanya menunggu saja kabar dari pihak lawan...”


Pak tua Su mengangguk. Dia juga mendengar percakapan antara Chu Xian dan Wang Zi dan permasalahannya secara alami akan di selesaikan, dan benar saja, tak lama kemudian telpon Pak tua Su berdering. Pak tua Su melihat yang menghubungi dirinya adalah temannya, dan temannya mengatakan dengan semangat bahwa penguasa lokal yang mengambil proyek itu ingin meminta maaf dan mereka juga akan memberikan kompensasi kepada perusahaan Pak tua Su dan juga berjanji tidak akan mengganggu lagi.


Pak tua Su mengerti dan menutup telpon nya, dia menatap Chu Xian dan mengucapkan Terima kasih atas bantuannya, dan dia lalu mengajak Chu Xian untuk makan bersama untuk merayakannya. Chu Xian juga tidak menolak dan mengatakan dia juga lapar.


Seperti itulah hari Chu Xian berlalu. Dia juga tidak melihat Lingji hari ini dan berkeliaran di kota sendirian. Malamnya Chu Xian kembali ke villa nya sendiri dan tinggal sendiri. Sungguh kasian hehe...


(Akhir bab ini)