
Baik, ke-empat orang itu mulai membicarakan tentang apa yang akan mereka lakukan untuk keberangkatan Chu Xian.
"Oke, jadi sekarang aku hanya ingin tau, apa yang akan menjadi tugasku, dan siapa yang akan ikut dengan ku ke negara J yang kamu bilang?" Chu Xian bertanya kepada Mo Fu. Karena Mo Fu lah yang meminta bantuan dari dirinya.
"Tenang saja, kami sudah menyiapkan segalanya untukmu. Pertama-tama tugasmu adalah mengambil kembali benda yang hilang dari negara kita yang berupa kotak, dan targetnya kali ini adalah seorang mutan peringkat SSS yang melarikan diri dari kejaran kami ke negara itu, dan kali ini misimu hanya seorang diri." Mo Fu menjelaskan dengan tenang.
Kotak?
Chu Xian berpikir keras. Yang menjadi pertanyaan nya adalah apa isi kotak itu, tapi sepertinya orang ini tidak akan memberitahu kan nya kepada dirinya, dan dia bisa mencari tahu nya sendiri ketika dia mendapatkan kotak itu.
"Hei Mo Fu! Apakah tidak terlalu keterlaluan untuk membiarkan Chu Xian pergi sendiri, kita tau misi ini agak..."
"Tenang saja, kami akan melakukan tindakan balasan jika memang Chu Xian gagal dalam tugas ini."
Mo Fu memotong perkataan Ri Xiang yang sedikit menentang tentang keberangkatan Chu Xian yang sendirian.
Chu Xian menyipitkan matanya dan bertanya: "Apa yang kalian sembunyikan dari ku?"
Dulu sewaktu Mo Fu menghubungi dirinya. Dia merasa ada yang salah dengan kedua orang ini, tapi hanya karena dia tidak tau saja, makanya dia tidak terlalu memperdulikan tentang itu. Tapi sekarang sepertinya itu tidak sesederhana itu, setelah melihat gerak-gerik yang mencurigakan dari kedua orang tua ini.
"He he! Tidak ada apa-apa, hanya ingin mengingatkan bahwa misi ini tidak sederhana dan ini menyangkut tentang negara!" kata Wang Zi tersenyum kepada Chu Xian.
Baik...
"Jika begitu kapan aku akan berangkat?" tanya Chu Xian tidak mempersalahkan tentang itu lagi. Sekarang dia tidak peduli apakah misi ini berbahaya apa tidak, karena sekarang dia sudah begitu percaya diri dengan kemampuan dirinya sendiri.
"Nanti Malam. Dan kami sudah menyiapkan pesawat untuk mu. Sampai di sana, kamu hanya di minta untuk menunjukkan identitas, maka dari itu kami juga sudah menyiapkan identitas lain untuk mu."
Mengatakan itu Mo Fu mendorong dokumen kepada Chu Xian, dan berkata, "Di sana juga menjelaskan di mana kamu akan menjalani misi ini."
Baik...
Chu Xian mengambil dokumen di atas meja dan membacanya dengan teliti agar tidak di tipu oleh mereka.
"Oke, sekarang aku sudah mengerti, jadi aku akan pulang dengan Xu Chang'an terlebih dahulu." Chu Xian berdiri dan hendak melangkah.
"Tunggu!"
Wang Zi menghentikan Chu Xian!
Chu Xian menghentikan langkahnya, dan bertanya dengan bingung, "ada apa lagi?"
"Hei Mo Fu! Bagaimana jika dalam misi ini aku ingin ikut dengan Chu Xian?" Wang Zi pertama bertanya dulu dengan Mo Fu.
Wajah Mo Fu menghitam, merasa Wang Zi hanya ingin membuat masalah, tapi dia tidak bisa langsung menolaknya, lalu ia berkata dengan tenang, "Chu Xian bisa menyelesaikan misi ini sendiri, lalu buat apa kamu ikut ke sana?"
“He he he...” Wang Zi menggosok hidungnya dengan tertawa berkata, “Aku bosan dan ingin pergi ikut! Memangnya apa yang akan kamu lakukan denganku hah! Apakah kamu ingin kita berperang melawan ku!”
Dalam senyuman Wang Zi terdapat pandangan dingin terhadap Mo Fu, jika saja Mo Fu menolak nya untuk ikut dengan Chu Xian, maka mungkin saja yang dikatakan olehnya akan terjadi.
"..."
Mo Fu sangat terdiam dan wajahnya menghitam.
Ini ancaman!
Ancaman langsung terhadap dirinya, tapi dia juga tidak ingin berurusan dengan Wang Zi yang sangat merepotkan ini.
Menghela nafasnya dengan panjang, Mo Fu akhirnya berkata, "Baik... Terserah kamu saja."
Mo Fu menyerah berurusan dengan Wang Zi, karena mengingat ada hal yang sangat penting di sini, yaitu Chu Xian. Dia tidak ingin menimbulkan masalah yang membuat Chu Xian marah.
“Oke... Kalau begitu aku sekarang akan ikut dengan Chu Xian ke tempat Xu Chang'an.” Wang Zi tersenyum puas, dan berkata dengan penuh kepuasan terhadap Mo Fu.
Lalu mereka bertiga pulang dengan mengucapkan selamat tinggal, dan hanya meninggalkan Ri Xiang dan juga Mo Fu di sini.
Setelah melihat kepergian Chu Xian dan mereka, Ri Xiang menatap Mo Fu dengan tajam dan berkata, "Kenapa kamu tidak menjelaskan semuanya kepada Chu Xian?"
"He he! Kamu tau kan, Chu Xian masih belum siap untuk mendengarkan yang sebenarnya. Tapi yah, mungkin saja dia akan tau dengan sendirinya, mengingat kekuatan nya meningkat dengan sangat cepat dan misterius!"
“Hah...” Ri Xiang menghela nafas panjang dan berkata dengan penuh peringatan, “Baiklah, tapi kamu jangan sekali-kali membuatnya marah! Jika tidak, aku tidak akan bertanggung jawab!”
.....
Di sisi lain.
Chu Xian, dua Xu Chang'an dan Wang Zi sudah sampai ke paviliun Chang'an, dan mereka langsung menuju ruang tengah.
Chu Xian melihat hari yang masih siang, dia pun bertanya kepada dua orang itu, "Apakah kalian tidak merasa lapar?"
Wajah Wang Zi dan Xu Chang'an langsung berubah menjadi hitam.
Bukankah kamu yang sudah menghabiskan makanan sewaktu di tempat Mo Fu dan tidak menawarkan kami.
Sekarang kamu bertanya apakah kami lapar!
Xu Chang'an dan Wang Zi muntah di dalam hati.
"Oke, kurasa kalian hanya lapar, tapi malu untuk mengatakan nya hehe..." Chu Xian tersenyum lebar
Lalu Chu Xian berdiri dan pergi kebelakang, tanpa mengatakan apa-apa.
"Apa yang akan di lakukan oleh anak itu?" Xu Chang'an bertanya menatap Wang Zi.
"Tidak tau." Wang Zi menggelengkan kepalanya tidak tau apa yang akan di perbuat oleh Chu Xian.
Oke...
Di belakang sekarang Chu Xian terlihat sedang memasak sesuatu di dapur.
“Yah, walaupun sekarang aku tidak perlu memasak lagi, tapi aku masih ingat sewaktu aku masih berada di dunia sebelumnya aku biasanya memasak sendiri untuk ku.” pikir Chu Xian tersenyum di dalam hati.
Dia pertama-tama meracik bumbu-bumbu nya dengan hati-hati, lalu menyiapkan api kompor dan memasukkan minyak ke dalam wajan.
Tak lama, Chu Xian mulai memasukkan semua bahannya kedalam wajan yang berisi minyak tersebut dan mulai menggoreng ayam mentah yang ada didalam lemari pendingin.
"Huh, untung saja di sini masih ada bahan-bahan untuk memasak, jika tidak aku bisa mati kelaparan di sini." Chu Xian menghela nafasnya dengan lega.
Lalu dia dengan tersenyum melihat ayam gorengnya sudah mulai matang, dan hanya dalam beberapa menit akhirnya masakannya selesai juga.
"Orang tua! Kalian berdua segera kemari!"
Teriak Chu Xian dari dapur.
"Hei-hei, apa yang terjadi dengan anak itu?" Wang Zi yang penasaran pun pergi kebelakang dan meninggalkan Xu Chang'an.
Tapi tak lama hanya sepuluh menit, Xu Chang'an pun juga mengikutinya.
Baru saja Xu Chang'an memasuki dapur, dia pun melihat Wang Zi yang sedang makan dengan lahap bersama Chu Xian.
"Hei saudara Xu, ayo makan bersama." Chu Xian melambaikan tangannya kepada Xu Chang'an dengan tersenyum.
Baik, Xu Chang'an ikut duduk bersama mereka berdua dan mengambil bagiannya sendiri.
"Hei Xu Chang'an, kamu mungkin tidak akan menyangka ternyata Chu Xian bisa memasak dengan sangat enak!" Wang Zi berseru sambil terus makan dengan lapar.
Oke...
Xu Chang'an, mulai memakannya dan merasakannya dengan hati-hati.
Enak!
Xu Chang'an membuka matanya dengan terkejut, lalu dia pun sama dengan Wang Zi dan makan dengan tidak hati-hati.
Chu Xian yang melihat itupun hanya tersenyum hehe. Merasa hasil kerja kerasnya tidak sia-sia.
(Akhir bab ini)