
Kenapa sistem bertanya seperti itu kepadanya?
Tentu saja dia sangat ingin tau apa yang sudah terjadi kepada Xia, dan sekarang saja di dalam hatinya dia merasa sangat khawatir akan terjadi apa-apa kepada Xia. Tapi dia berusaha untuk tenang karena dia tau sistem pasti memiliki jalan keluar dari situasi ini.
[Baik, tapi kamu harus mempersiapkan hati setelah mendengar tentang apa yang terjadi kepada kekasih kecil mu itu]
Baik...
Apa maksudnya?
Mendengar suara sistem yang berkata seperti itu, malah membuat Chu Xian semakin bingung di buatnya.
“Jangan bertele-tele!”tekan Chu Xian semakin tidak sabar.
[Baik, kalau begitu kamu sudah siap ya]
Ya-ya!
Chu Xian mendengar kan sistem dengan serius.
[1.000.000 titik points, maka sistem akan menjawab pertanyaan mu]
Fff...
“Uhuk-uhuk, apa... apa katamu tadi?” Chu Xian batuk dua kali setelah mendengar perkataan sistem, dan bertanya dengan menggigil.
[Sayang, kamu tidak salah dengar, biaya dari transaksi ini adalah 1.000.000 titik points, karena hal yang ingin kamu ketahui itu adalah sesuatu yang sangat rahasia dan itu pun jika kamu ingin tau]
Aku...
Chu Xian yang sudah mendengar dengan jelas pun memikirkan hal ini dengan dalam.
Saat ini titik points yang dia miliki memang sejumlah 1.000.000.
Tapi sebenarnya dia ingin menggunakan titik points ini untuk memperkuat kultivasi nya, atau menyembuhkan Xu Chang'an, tapi sekarang sepertinya kedua hal itu harus di tinggalkan nya, karena Xia merupakan salah satu dari orang yang paling terpenting dalam hidup nya, dan dia harus tau apa yang sebenarnya terjadi kepada Xia.
“Baik, gunakan 1.000.000 titik points dan aku ingin tau semuanya.”kata Chu Xian tanpa pikir panjang lagi.
[Oke]
Ting!
[Titik points sudah di kurangi]
[Xia kekasih kecil mu itu, saat ini sudah tiada]
Apa?!
Tidak mungkin!
Chu Xian yang terkejut pun langsung memotong perkataan sistem dengan pertanyaan nya.
[Dengarkan aku dulu anak muda]
Baik!
Chu Xian berusaha sebisa mungkin untuk tenang dan mendengarkan perkataan sistem selanjutnya.
[Xia yang kamu tau sekarang sudah tiada dan kehabisan masa jiwanya. Sekarang Xia telah kembali kepada yang sebenarnya]
?
Chu Xian semakin tidak mengerti, dan apalagi kita.
[Kamu tau, aku pernah mengatakan kepada mu Xia merupakan salah satu bagian dari jiwa yang terpecah, dan sekarang aku ingin mengatakan kepada mu bahwa jiwa yang ada pada Xia sudah kembali ke asalnya yaitu dari tubuh seorang yang hebat]
Ini!
“Apakah ini benar?!”Chu Xian sangat terkejut serta tidak percaya dengan apa yang di dengarkan oleh telinganya.
[Ya]
“Aku...”Chu Xian tidak tau harus berkata apa, sekarang dia sangat menyesal karena tidak bersama Xia hari ini, dan berpikir, “Kenapa kamu tidak berpamitan terlebih dahulu sebelum pergi...”memikirkan Xia dengan sedih.
Andai saja hari ini dia bersama dengan Xia, paling tidak mereka bisa saling mengucapkan selamat tinggal. Tapi sayangnya tidak ada kata andai, karena waktu tidak bisa berputar kembali ke masa lalu.
[Anak ini...]
Sistem diam-diam terkejut dengan kasih sayang antara Chu Xian dan Xia. Sebenarnya sistem bisa saja mengembalikan waktu, tapi biaya yang di butuh kan sangat besar sehingga sistem tidak ingin mengatakan kepada Chu Xian saat ini.
Chu Xian yang saat ini masih dalam suasana hati yang terpuruk pun segera melangkah kan kakinya menuju ke luar rumah. Saat ini dia hanya ingin mencari sesuatu yang bisa menenangkan hatinya.
Aku...
—Kota Chuang
Di sebuah bar yang dipenuhi oleh orang-orang, Chu Xian duduk di bangku kosong di depan meja bartender, dan terlihat ada beberapa botol minuman keras yang ada di atas mejanya.
“Xia...”katanya dengan lirih sambil meminum anggur yang langsung dia teguk dari botolnya.
Dia masih tidak percaya hari ini dirinya sudah berpisah dengan Xia, mengingat awal pertama kali mereka bertemu, Xia yang duluan datang dan bertanya apakah dia ingin menikah dengan dirinya. Mengingat hal tersebut membuat Chu Xian tersenyum kecut.
Brag!
Tiba-tiba meja tempat Chu Xian duduk di tabrak oleh seseorang.
“Siapa! siapa yang sudah menganggu ku?”Chu Xian mengangkat kepalanya dengan marah, dan melihat seorang wanita yang cantik dengan baju merah terduduk di lantai.
“Aduh... maaf, aku sedang buru-buru...”kata wanita itu sambil berdiri dan meminta maaf kepada Chu Xian.
“...”(Chu Xian jadi terdiam)
“Baik...”Chu Xian mengangguk paham dan tidak marah lagi, lalu dia berkata: “Lain kali hati-hati ya mbak”
“Iya-iya, aku minta maaf banget karena sekarang aku sedang di kejar oleh orang jahat!”kata wanita itu dengan cepat, sambil melihat ke sekeliling dengan waspada.
“Orang jahat?!”tanya Chu Xian.
“Iya, mereka ingin menangkap ku!” wanita itu mengangguk berat. “Ahh! itu mereka...”katanya sambil menunjuk ke belakang, lalu tanpa ragu wanita itu tiba-tiba bersembunyi di bawah meja Chu Xian.
“Ini...”Chu Xian ingin mengatakan sesuatu tapi tiba-tiba dia merasa bahunya di tepuk dari belakang.
“Hei bro, apakah kamu melihat seorang perempuan yang berbaju merah? karena tadi kami melihat dia berlari ke arah sini!”tanya seorang pria dengan tubuh yang besar dengan di ikuti oleh beberapa orang di belakang nya.
"Stts!”
Chu Xian melihat ke bawah, dan melihat wanita itu memohon agar Chu Xian tidak mengatakan kepada orang ini bahwa dia berada di sini, dan Chu Xian pun hanya mengangguk paham.
“Memang nya, ada urusan apa kalian dengan wanita ini?”tanya Chu Xian dengan penuh dengan penasaran.
“Untuk ini kamu tidak perlu tau, yang terpenting sekarang adalah apakah kamu melihat nya?”tanya orang itu balik. Melihat Chu Xian yang bertele-tele, pria itu pun merasa curiga bahwa Chu Xian sedang menyembunyikan wanita itu.
Dan yah, memang Chu Xian tau di mana wanita itu, tapi dia tidak menyembunyikan nya, karena wanita itu sendiri lah yang bersembunyi di bawah mejanya.
“Yah...”Chu Xian mengangguk pelan dan berkata: “Aku memang tau di mana wanita itu berada, dan jika kuberi tau kan kepada kalian di mana wanita itu berada, memangnya aku dapat apa?”
!
Mendengar perkataan Chu Xian, wanita yang berada di bawah meja merasa sangat terkejut, dan merasa dirinya tidak akan lepas dari orang-orang itu. Dan dia juga berpikir Chu Xian merupakan laki-laki yang pengecut, dan menganggap Chu Xian hanya takut kepada para preman-preman ini sehingga ingin mengatakan dimana dia berada kepada orang-orang itu.
Dengan senyuman yang lebar, Chu Xian sedikit bersemangat, dan merasa orang-orang ini bisa menghibur dirinya sedikit.
“Apa! di mana dia sekarang?”tanya pria itu dengan tergesa-gesa.
“Sabar dulu bro, katakan dulu apa yang akan kudapatkan jika aku memberitahu nya kepada kalian?”
“Apa! kamu jangan keterlaluan! di sini bos kami adalah seorang yang paling di takuti, dan apakah menurut mu orang biasa seperti kamu bisa meminta sesuatu kepada bos kami?”tiba-tiba seorang dari belakang marah.
“Hehe, apakah begitu?”Chu Xian dengan senyum main-main bertanya dengan santai.
Pria yang bertubuh kekar mengerutkan keningnya, melihat Chu Xian yang sepertinya tidak tau harus bodoh atau apa, sehingga membuatnya tidak takut sama sekali terhadap dirinya.
“Bos, langsung kita hajar aja dia, dan memaksa nya untuk mengatakan di mana wanita itu berada!”
“Ya-ya benar bos, kita hajar aja dia langsung!”
Beberapa anak buah dari pria itu langsung mendesaknya.
“Baik...”pria itu mengangkat tangannya dan menghentikan anak buahnya.
“Apakah kamu ingin mengatakan nya sekarang?”tanya pria itu menatap Chu Xian.
“Tidak!”jawab Chu Xian dengan senyum yang main-main.
“Baik, jika seperti itu jangan salahkan aku karena kejam! hajar dia dan buat dia mengatakan di mana wanita itu berada sekarang ini!”pria itu berkata sambil meninggalkan tempat itu dan duduk menonton di sebuah kursi.
“Matilah!”
Seorang anak buah dari pria itu langsung menyerang Chu Xian.
(Akhir bab ini)