Achievement System

Achievement System
Bab 36 : Wanita Ini?



"Dimana aku?" melihat tangannya sendiri tidak tau kenapa dia sekarang berada di sini,~


Melihat ke sekeliling. Dia tau dia berada di dalam sebuah kamar tidur.


Cklek...


Melihat ke arah pintu. Dia melihat seseorang yang memasuki kamar ini dan dia sama sekali tidak mengenalnya.


"Kamu sudah bangun?" Chu Xian yang baru memasuki kamar melihat wanita yang pingsan tadi sudah bangun dan terlihat sedang linglung.


"Siapa kamu? Dan kenapa aku berada di sini?" tanya wanita itu waspada terhadap Chu Xian.


"..."


Bukankah kamu sendiri yang memasuki rumahku. Dan sekarang lihat... Malah wanita ini yang bertanya siapa dia.


"Maaf nona... Kamu sendirilah yang telah memasuki rumah ku dan saya membawa kamu dalam keadaan yang sudah tidak sadarkan diri kesini!" kata Chu Xian menjelaskan.


"Ah, apakah ini rumahmu?" wanita itu terkejut.


Ya, Chu Xian mengangguk,~


“Sekarang!” katanya, “Sebutkan siapa kamu dan apa tujuan kamu memasuki rumah saya seperti seorang pencuri?”


Chu Xian menatap wanita ini dengan tajam, dan berpikir jika wanita ini ada yang salah maka!


"Aku... Aku tidak sengaja memasuki rumah ini!" wanita itu tergagap. Ketakutan oleh tatapan tajam Chu Xian.


"Berikan alasan yang tepat!"


“Aku! Huhuhu...” wanita itu malah menangis.


“Aku...” melihat wanita ini tiba-tiba menangis Chu Xian langsung tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


"..."


Sekarang dia sendiri yang terlihat seperti penjahat! Wajah Chu Xian menghitam.


"Kakak! Apa yang kamu lakukan kepadanya?" LingJi yang baru masuk melihat Chu Xian yang sepertinya menggertak wanita itu, dan langsung bertanya dengan marah.


“Ini...” Chu Xian semakin terdiam. Tidak bisa menjelaskan.


LingJi lalu mendekati wanita itu, “Kakak cantik, jangan menangis lagi ya. Kakaku ini orang baik kok!” katanya membujuk wanita itu.


"Apakah benar?" wanita itu mendongak dan menghentikan tangisnya.


"..."


Chu Xian semakin terdiam. Apakah aku dijebak oleh wanita ini! Dia tak bisa menahan muntah di dalam hati.


"Sudah! Sudah! Sekarang jelaskan kenapa kamu bisa masuk ke dalam rumahku?" Chu Xian bertanya dengan lembut.


“Lihat! Apakah kakakmu ini benar orang baik? Dia membentak ku! Hiks...” wanita itu menunjuk Chu Xian dan ingin menangis lagi.


"Kakak!" LingJi memelototi Chu Xian.


“......”


Membentak? Kapan dia membentak wanita ini dan kenapa juga LingJi sangat membelanya! Tak bisa berkata-kata-tak bisa berkata-kata,~


"Uhh. Baiklah, aku keluar aja deh kalo begitu!" Chu Xian keluar dan membiarkan LingJi saja yang mengurus wanita ini. Karena dia benar-benar tidak pandai berurusan dengan wanita.


“Xia...” Chu Xian yang sudah keluar dari kamar berkata kepada Xia yang berada didepan pintu kamar, “Tolong kamu awasi wanita ini, jika dia membuat masalah langsung aja kamu beritahukan dengan ku!”


Setelah mengatakan itu Chu Xian lalu pergi ke belakang mengambil minum untuk dirinya sendiri.


.....


Didalam kamar,~


"Kakak! Jujur dengan ku, apa yang yang membuatmu bisa masuk ke sini?" LingJi yang sudah melihat kepergian Chu Xian langsung mengubah sikapnya 180 derajat dan bertanya dengan nada yang tidak senang.


"Aku..."


"..."


Sia-sia dong, dia yang sudah capek-capek berakting kalau hasil akhirnya sama saja dengan dia yang dibentak. Wanita itu langsung terdiam.


"Huh. Aku sama sekali tidak takut! Kamu tidak tahu bahwa kakak ku itu adalah seorang Dewa dan dia bisa melakukan apa saja! Apakah menurutmu ancaman itu bisa berhasil!" LingJi tak mau kalah dan balas mengancam wanita itu.


“Sekarang katakan tujuanmu memasuki rumah kakakku ini!” katanya lagi.


"..."


Wanita itu lalu terdiam. Melihat ancamannya tidak berhasil menakut-nakuti LingJi.


“Baik...” wanita itu mau tak mau harus mengatakan yang sebenarnya kepada LingJi. Karena dia merasakan hawa pembunuh yang mengancam keselamatan jika dia berani berbuat macam-macam dengan LingJi.


.....


Di ruangan tengah, Chu Xian yang baru saja mengambil minuman duduk di atas sofa. Lalu mengeluarkan ponselnya.


"Hallo! Chu Xian ada apa?"


"Hallo Pak tua Ri! Tolong periksa seseorang untukku! Dia tiba-tiba masuk ke dalam rumahku tanpa diketahui tujuan dan maksudnya!"


"Baik! Kirimkan aku fotonya! Biar orang-orangku yang memeriksanya untukmu!"


"Okey!"


"Oke? Kamu berhutang satu kepadaku!"


Dengan sekali klik. Chu Xian langsung mematikan telponnya. Dan soal berhutang? Dia tidak merasa dia sudah membuat hutang!


"Mari kita lihat apa yang sedang dilakukan wanita itu sekarang!" Chu Xian beranjak dari sofa dan pergi kedalam kamar tempat wanita itu sedang bersama LingJi.


Dia tidak khawatir akan terjadi apa-apa kepada LingJi. Karena sejak tadi Xia tidak menemukan dirinya. Jadi sudah pasti tidak terjadi sesuatu yang menimpa LingJi.


Dan juga, wanita ini sekarang berada di rumahnya. Chu Xian sudah memeriksa bahwa wanita ini hanya membawa sebuah pisau dan dia sudah mengamankan pisau itu di suatu tempat sebagai barang bukti.


"LingJi apakah kamu tidak apa-apa?" Chu Xian membuka pintunya pertama kali.


"Hai kakak!" LingJi menyapanya sambil tersenyum. Dan wanita itu hanya mengangguk pelan menyapa dirinya.


“Uhh...” Chu Xian langsung heran melihat LingJi dan wanita itu begitu akrab seperti teman yang sudah lama tidak berjumpa.


"Ada apa ini?" Chu Xian tak bisa menahan rasa penasaran nya. Melihat LingJi dan wanita ini sepertinya ada yang salah.


"Ini rahasia antara kami!" kata LingJi tidak ingin memberitahukan nya kepada Chu Xian.


"..."


Terdiam sejenak, Chu Xian menghela nafasnya, lalu berkata, “Ya sudahlah. Yang penting kamu baik-baik aja...”


Sebenarnya setelah Chu Xian pergi kebelakang tadi...


.....


Didalam kamar,~


"Siapa nama kakak?" LingJi bertanya seperti seorang polisi yang menginterogasi seorang tahanan.


"Nama kakak Gu Qingchen!"


"Apa yang membuatmu bisa sampai kesini dan memasuki rumah ini seperti pencuri?"


"Aku... Sebenarnya kakak adalah seorang Assassin di sebuah organisasi milik pemerintah! Akan tetapi setelah kakak melihat mereka melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan melakukan pelanggaran moral!"~


Wanita itu mengambil nafas sebentar. Lalu berkata lagi, “Maka nya kakak kabur dan meminta perlindungan di sini! Karena kakak pernah mendengar rumah ini adalah rumah dari Raja Iblis Chu! Yang katanya adalah seorang yang taat aturan dan hukum, tapi...”


"Tapi apa kak?" tanya LingJi semakin penasaran dengan ceritanya.


"Tapi setelah kakak memasuki rumah ini! Itu... Itu. Kakak merasa tiba-tiba sepertinya ada yang memukul kepala kakak dengan keras dan membuat kakak pingsan!" mengatakan itu Gu Qingchen menggigil dan merasa bahwa rumah ini berhantu!


Apakah perkataannya kredibel dan bisa dipercaya? LingJi bertanya-tanya kepada dirinya sendiri. Tapi bagaimana jika yang dikatakannya adalah benar? LingJi bingung harus berbuat apa.


Disatu sisi dia masih tidak percaya apa yang dikatakan oleh Gu Qingchen. Tapi disisi lain dia merasa simpati terhadapnya.


Mari kita percaya percaya dengannya terlebih dahulu dan jika wanita ini berbohong kepadanya, maka dia bisa memberitahukan nya kepada kakak Chu. Biar kakak Chu saja yang membereskan nya!


Lalu datanglah Chu Xian yang baru memasuki kamar itu dan begitulah terjadinya awal cerita itu.


(Akhir bab ini)