
Negara F,~
Dikarenakan ini adalah misi rahasia. Jadi setelah sampai ke ke negara F. Chu Xian, Ri Xiang dan Wang Zi, mereka bertiga berpencar dan sekarang Chu Xian berada di sebuah hotel bintang lima di kota Pale sedang menikmati pelayanan yang di berikan oleh pihak hotel.
Sedangkan Ri Xiang dan Wang Zi. Chu Xian sendiri tidak tahu dimana mereka berdua berada,~
"Wow, ternyata makanan di sini lumayan enak juga, haha... Aku tak tau kemana kedua pak tua itu berada sekarang," pikir Chu Xian sambil memakan makanan yang ada di restoran hotel ini.
"Hallo Tuan, apakah saya boleh duduk di sini? Karena meja di restoran ini sudah penuh dan saya tidak mendapatkan meja, bolehkan?"
Seorang wanita tiba-tiba bertanya kepada Chu Xian yang sedang makan.
Chu Xian melirik nya sedikit lalu berkata:
"Oh, boleh saja silahkan, saya tidak masalah, saya juga hampir selesai makan..."
Melihat wanita ini lumayan cantik untuk seorang pekerja kantoran, mungkin umur wanita ini sedikit lebih tinggi dari dirinya, Chu Xian pun mempersilahkan wanita ini untuk duduk di meja yang sama dengan dirinya, lalu dia sendiri melanjutkan makan nya.
"Wow, tuan saya tidak menyangka bahasa Inggris tuan begitu lancar, apakah tuan dari luar negri?" tanya wanita itu sedikit terkejut, lalu dia duduk di depan Chu Xian yang sedang makan dengan lahap sepertinya tidak memperdulikan perkataannya.
Tak lama Chu Xian pun selesai menghabis kan makanan nya, lalu dia duduk bersandar. Melihat wanita ini masih belum memesan makanan Chu Xian pun merasa heran dan dia bertanya: “Apakah Anda tidak memesan makanan?”
Wanita itu hanya menggelengkan kepalanya dan berkata: “Saya sedang mencari seseorang, dan katanya orang itu sedang berada di hotel ini...”
“Oh,” Chu Xian tidak peduli, lalu dia berkata: “Jika begitu saya akan pergi dulu...” Bangkit dari kursinya, tiba-tiba Chu Xian dihentikan oleh wanita itu.
"Tunggu dulu tuan!"
Chu Xian berhenti dan menoleh, “Ada apa?”
Perasaan, dia tidak ada hubungannya dengan wanita ini, kenapa wanita ini terus menganggu nya, Chu Xian benar-benar tidak paham.
"Tidak, saya merasa jika tuan mirip dengan orang yang saya cari, makanya saya duduk bersama tuan tadi." kata wanita itu sambil bangkit juga dari kursinya dan mengikuti Chu Xian.
Chu Xian mengerutkan keningnya, lalu bertanya: “Apakah kamu mengatakan orang yang sedang kamu cari adalah saya?” menunjuk dirinya sendiri.
“Ya,” wanita itu mengangguk dan berkata lagi, “Saya tidak tahu siapa nama tuan?”
"Katakan dulu siapa nama orang yang sedang kamu cari?" Chu Xian balik bertanya.
"Namanya tuan Chu!" kata wanita itu.
"Ada urusan apa kamu dengannya?" Chu Xian bertanya dengan suara yang dalam.
Apakah keberadaan dirinya sudah di ketahui?
Tapi tidak mungkin, sedangkan dia saja tidak pernah berbuat sesuatu yang membuat indentitas dirinya diketahui oleh orang lain?
Menatap wanita ini, bertanya-tanya apakah wanita ini adalah intel?
"Jangan salah paham tuan, saya di perintahkan oleh seseorang untuk mencari orang ini!" wanita itu mencoba untuk menjelaskan.
"Siapa?" tanya Chu Xian meredakan emosi nya.
"Namanya tuan Ri dan tuan Wang..." kata wanita itu menyebutkan nama orang yang memerintahkan dirinya untuk mencari Chu Xian.
Wajah Chu Xian langsung menghitam, ternyata orang berdua ini, lalu dia bertanya, "Dimana mereka sekarang?"
"Mereka sedang dalam bahaya tuan! Dan mereka meminta saya agar mencari keberadaan tuan Chu untuk menyelamatkan mereka!" ujar wanita itu menjelaskan.
!
Sekarang Chu Xian benar-benar khawatir dengan keselamatan kedua orang ini bodoh ini. Baru sampai sehari saja sudah membuat masalah!
"Saya sebenarnya sudah tau bahwa Anda adalah tuan Chu, nama saya adalah MinAh dan saya sebenarnya adalah intel dari tuan Ri untuk memata-matai Jendral Gala. Tapi beberapa jam yang lalu saya di hubungi oleh tuan Ri agar saya mencari keberadaan Anda untuk meminta bantuan!"
"Kenapa kamu tidak mengatakan nya dari tadi?"
Sudah beberapa jam, berarti mereka sekarang berada dalam kondisi yang mendesak.
“Tadi saya hanya sedikit ragu saja...” MinAh berkata lagi, “Ayo tuan, biar saya bawa Anda ke sana!” wanita itu segera membawa Chu Xian untuk pergi ke tempat dimana Ri Xiang dan Wang Zi berada sekarang ini.
.....
Di markas Jendral Gala,~
"Haha... Aku tidak menyangka bahwa kedua orang yang penting ini sekarang bisa di tangkap oleh ku..." Jendral Gala tertawa dengan penuh kepuasan.
"Tuan, walaupun kita berhasil menangkap mereka berdua, tapi kita mengalami banyak kerugian, termasuk 1000 anggota kita yang terbunuh dan terluka, dan kami mendengar ada juga satu orang lagi teman mereka yang juga berada di sini!" kata bawahannya.
"Hah. Itu cuma anggota biasa dan aku tidak terlalu perduli, sekarang yang harus kita lakukan adalah untuk menangkap temannya ini, baru kita bunuh mereka bertiga sekaligus!" Jendral Gala mendengus dingin.
.....
Di penjara Jendral Gala,~
"Bro! Apakah kita akan mati di sini?" Wang Zi yang sedang di ikat bertanya kepada Ri Xiang yang berada di sampingnya dan dalam keadaan yang sama dengan dirinya.
"Ini semua gara-gara kamu! Jika saja kamu tidak membuat masalah dengan Jendral Gala sebelum kita beraksi bersama Chu Xian, hal ini pasti tidak akan terjadi!" Ri Xiang marah dan menyalahkan Wang Zi.
"Hei. Itu karena mereka menantangku duluan dan juga, karena kita berdua di racuni sewaktu makan di hotel itu yang membuat kekuatan kita berkurang dan akhirnya kalah! Ini semua pasti rencananya Jendral Gala Anj*** itu!" Wang Zi yang tidak ingin di salahkan pun menyalahkan Jendral Gala.
"Hah. Sekarang kita hanya berharap kepada Chu Xian agar menyelamatkan kita berdua!" Ri Xiang menghela nafas berat, sekarang ini hidup mereka hanya bergantung pada Chu Xian saja.
.....
"Apakah di sini?" Chu Xian bertanya kepada MinAh di samping.
Sekarang mereka berada di atas bukit, karena markas Jendral Gala ini berada di sebuah lembah di pegunungan.
"Ya tuan!" MinAh mengangguk.
"Baik... Kamu tunggu di sini, biar saya saja yang pergi untuk menyelamatkan mereka berdua!"
Setelah mengatakan itu, Chu Xian lalu turun dan menyusup ke markas itu dengan hati-hati.
"Semoga kalian baik-baik aja!" pikir Chu Xian memikirkan kedua orang tua itu.
Di sepanjang perjalanan, Chu Xian masuk dengan lancar, dan sampai ke penjara tempat Jendral Gala untuk menahan Ri Xiang dan Wang Zi.
"Huft. Sukurlah kalian masih baik-baik saja!" Chu Xian menghela nafas lega, yang melihat Ri Xiang dan Wang Zi sekarang dalam kondisi yang buruk tapi tetap hidup.
Chu Xian tidak terburu-buru untuk segera melepaskan mereka berdua, karena dia merasa ada yang janggal di sini. Sejak tadi sewaktu dia memasuki markas ini, dia benar-benar masuk dengan lancar tanpa ada hambatan.
Apakah ada jebakan?
Chu Xian melompat ke atas atap penjara dan melihat banyak pasukan yang sudah mengepung dirinya.
Hah. Ternyata dari tadi dia sudah ketahuan!
(Akhir bab ini)