
Kota Gansu pada siang harinya,~
Karena tidak ada kerjaan, Chu Xian sekarang pergi ke sebuah taman kota yang berada didekat rumahnya dan berniat untuk piknik diwaktu luangnya ini,~
Dengan membawa LingJi bersamanya, Chu Xian hanya memakai pakaian kasual, dan Chu Xian sebelumnya juga sudah mengajak Xia akan tetapi Xia menolak untuk ikut dengannya.
Di taman, Chu Xian memegang tangan LingJi dan berjalan menyusuri taman itu. Melihat banyak orang saat ini yang juga sedang piknik dengan membentangkan alas tempat untuk duduk di rerumputan,~
“Kak!” LingJi menggoyangkan tangan Chu Xian dan melihat ke suatu arah, sambil berkata, “Beliin LingJi eskrim dong! Lihat anak kecil itu! Dia dibelikan eskrim oleh ibunya sedangkan LingJi ...”
LingJi menundukkan kepalanya dengan sedih dan menggenggam tangan Chu Xian dengan erat. Dia ingat sewaktu Chu Xian membawa dirinya, dia sudah tau bahwa dia adalah anak adopsi yang dibawa dari panti asuhan,~
Melihat LingJi yang sedih, Chu Xian juga iba melihatnya. Dulu dia juga seperti itu di kehidupannya yang sebelumnya, bahkan dia hanya anak jalanan yang tidak punya orang tua dan rumah!
“Ayo!” Chu Xian membawa LingJi, “Kakak bawa kamu kesana ...”
Chu Xian membelikan LingJi sekantong eskrim dan membawanya lagi untuk membeli sekantong snack,~
Lalu mereka berdua duduk disalah satu bangku taman yang masih kosong, dengan ditemani musik yang diputar oleh penjaga taman untuk menghibur para pengunjung, suasana hati LingJi pun semakin membaik dan kembali ceria lagi,~
Setelah lama mereka berdua berada disini, Chu Xian dan LingJi pun pulang setelah melihat hari yang sudah mulai malam.
.....
Malamnya Chu Xian pergi ke suatu tempat dan diantarkan oleh Richard. Katanya sih ingin menemui seseorang,~
Di hotel Chang yang dikelola oleh Bai Suchen di pusat kota ini. Mereka membuat janji untuk bertemu di sini.
"Tuan Chu kan? Nyonya saya sudah menunggu di dalam!" kata seorang wanita yang merupakan asisten dari yang dipanggil Nyonya tersebut.
"Ya, saya Chu Xian," Chu Xian mengangguk.
"Mari ..."
Lalu Chu Xian mengikuti wanita ini memasuki sebuah ruang yang telah dipersiapkan untuk bertemu dengan Nyonya tersebut.
Setelah Chu Xian masuk ke dalam ruangan, dia melihat seorang perempuan yang masih tergolong muda mungkin seusia dengan dirinya, dan wanita inilah yang dipanggil Nyonya oleh asistennya.
"Tuan Chu! Perkenalkan, saya Han Ling dan saya juga merupakan Cucu dari kakek saya. Jendral Han!" Nyonya itu berdiri dan memperkenalkan diri.
Jendral Han! Bukankah itu adalah Ayah dari Xu Chang'an, apakah ini Keponakannya? Chu Xian melihat Han Ling. Oke, dia masih muda!
"Ehm! Baik, karena kamu adalah saudara dari Xu Chang'an. Bagaimana saya akan memanggilmu? Apakah saya boleh memanggil kamu dengan sebutan Anak atau apa?"
Mengatakan itu Chu Xian sambil duduk di kursi di samping Han Ling.
“...”
Anak! Siapa yang anakmu! Han Ling terdiam dan muntah didalam hati.
“Oke,” kata Chu Xian, “Yang tadi saya cuma bercanda ...”
"Jadi apa yang membawamu kesini dan meminta untuk bertemu dengan saya?" kata Chu Xian lagi dan bertanya dengan serius.
“Ini ...” wajah Han Ling kembali normal lalu dia berkata, “Atas permintaan dari paman Xu. Saya disini untuk menyerahkan informasi yang ingin kamu ketahui!”
"... Baik, memangnya kemana dia pergi dan kenapa dia tidak bertemu saya secara langsung?" tanya Chu Xian dengan heran.
“Paman ...” Han Ling berkata lagi, “Katanya sih dia sedang berada diluar negeri! Jadi dia meminta saya untuk menemukan kamu! Dan kemarin kita gagal bertemu karena waktu itu setelah saya datang ke tempatmu, kamunya yang sudah pulang duluan!”
Ah, ternyata waktu itu bukan berarti Han Ling yang tidak datang untuk menemui dirinya setelah membuat janji, tapi dia sendiri yang tidak terlalu sabar untuk menunggu,~
"Oke, saya minta maaf atas kejadian itu dan sekarang mana dokumennya?" kata Chu Xian meminta maaf sambil meminta dokumen informasinya.
"Jadi?"
"Saya akan membawamu ke suatu tempat!"
"??"
Chu Xian mengikuti Han Ling ke sebuah bar kecil yang berada di pinggir kota. Bar ini mungkin pertama kalinya Chu Xian melihat bar yang cukup tersembunyi,~
Bahkan untuk masuk saja mereka perlu menggunakan kartu VIP keanggotaan dan Han Ling merupakan bagian dari keanggotaan tersebut.
"Apakah kamu sering kesini?" tanya Chu Xian melihat Han Ling yang sepertinya begitu mengenal tempat ini.
"Yah, bar ini merupakan bagian dari bisnis paman Xu," Han Ling mengangguk pelan.
"Owh, ternyata ..." Chu Xian mengerti.
"Memangnya apa yang kamu pikirkan?" Han Ling menatap Chu Xian.
"Tidak ada-tidak ada ..."
Chu Xian sebenarnya berpikir, tidak baik bagi seorang anak gadis apalagi yang masih muda memasuki sebuah bar.
“Baik,” Han Ling mengerti, “Mari ikuti aku ...”
Lalu Chu Xian mengikuti Han Ling memasuki sebuah ruangan yang berada di belakang bar,~
Di dalam ruangan, Chu Xian melihat seorang wanita dewasa yang sedang duduk di sofa dan dia adalah seorang wanita yang cantik,~
Melihatnya, mungkin dia seumuran dengan Xu Chang'an. Sampai-sampai Chu Xian mengira bahwa wanita ini adalah istri dari Xu Chang'an.
"Nenek! Kenapa kamu bisa berada di sini?" Han Ling yang melihat wanita itu langsung mendekati wanita yang dia panggil nenek tersebut dan saling berpelukan.
"??"
Nenek! Chu Xian tercengang mendengarnya! Apakah wanita ini adalah istri Jendral Han, berapa umur dari Jendral ini hingga sudah memiliki cucu? Atau apakah wanita ini istri mudanya? Chu Xian benar-benar tidak mengerti.
Wanita itu lalu melirik Chu Xian dan langsung mengerti jika Chu Xian sudah salah paham terhadap dirinya sendiri,~
"Kamu Chu Xian?" wanita itu bertanya dengan tenang kepada Chu Xian.
"Umm ... Ya,” Chu Xian mengangguk, “Saya tidak tau ... Maaf, apakah saya boleh memanggil anda dengan sebutan ibu?”
“Hehe ... Kamu jangan terlalu kaku, dan panggil saja saya dengan sebutan kakak atau saudari," kata wanita itu tertawa, karena melihat Chu Xian yang kaku.
"Maaf ... Apa?"
Chu Xian semakin tidak mengerti, kenapa dia harus memanggil wanita ini dengan sebutan saudari sedangkan wanita ini mungkin saja merupakan istri dari Jendral Han yang merupakan ayah dari Xu Chang'an.
"Kamu mungkin salah paham terhadap sesuatu ... Oke biar saya jelaskan dulu ..."
Setelah mendengar penjelasan wanita itu, sekarang Chu Xian mengerti. Ternyata wanita ini adalah adik bungsu dari Jendral Han dan Xu Chang'an juga sebenarnya adalah anak angkat dari Jendral Han. Pantas aja Han Ling memanggil nya nenek.
“Baik ...” Chu Xian yang sudah mengerti pun bertanya lagi, “Kenapa saya dibawa kemari oleh Han Ling?”
Ini yang paling membingungkan dirinya, kenapa juga dia dibawa kemari oleh Han Ling dan bertemu dengan wanita ini? Apakah wanita ini yang memegang dokumennya?
"Ehm ... Jadi begini ..."
(Akhir bab ini)