
Baru saja beberapa menit Chu Xian beristirahat.
Tiba-tiba muncul seekor ular raksasa yang tidak di ketahui dari mana datangnya.
“Manusia! Apa yang kamu lakukan di hutan ini?”
Ular itu berbicara bahasa manusia.
Chu Xian kaget.
Sial! Saat ini aku belum pulih sama sekali!
Kenapa harus saat ini Iblis ini datang!
Yang paling penting adalah, Chu Xian sama sekali tidak bisa melihat kedalaman dari ular ini. Apa artinya ini?
Hanya satu yang pasti, ular ini sangat kuat, sampai-sampai Chu Xian tidak berani memiliki sedikitpun pikiran untuk melawan.
Pemikiran macam apa itu?
Chu Xian menghilangkan perasaan yang tidak-tidak dihatinya.
Melihat manusia ini tidak menjawab pertanyaan darinya, ular itu semakin mendekati Chu Xian dengan matanya yang seperti mengamati.
Chu Xian saat ini sudah bersiap untuk menyerang, tapi ular itu berhenti sepuluh meter di depannya. Ular itu menatap mata Chu Xian dari dekat, dan Chu Xian juga hanya diam terpaku menatap mata ular besar itu.
“Bos, aku tidak terlambat kan!”
Teriakan Cheng Hai yang tiba-tiba muncul secara langsung menyadarkan Chu Xian.
Apa-apaan!
Seketika aku di buat tidak sadar oleh ular ini! Tapi, sepertinya ular ini tidak bermaksud untuk menyerang ku!
Chu Xian berpikir begitu.
Walaupun ular ini memiliki niat buruk pun, seperti, memakan dirinya, sistem pasti akan memperingatkan dirinya. Tapi, seperti yang di lihat, ular ini hanya menatapnya saja. Sepertinya ada yang dia lihat dari diri Chu Xian.
“Bos, kamu tidak apa-apa?” Cheng Hai dengan khawatir mendekati Chu Xian. Yah, walaupun dia memiliki rasa takut dengan makhluk yang ada di depan Chu Xian, tapi dirinya tetap memberanikan diri untuk mendekat.
Dengarkan kata bosnya. Biasakan saja dengan apa yang akan kamu lihat di masa depan. Artinya hari ini ia telah melihat berbagai macam monster dan makhluk mengerikan seperti itu, tapi di masa depan mungkin saja makhluk yang lebih mengerikan akan terlihat, jadi kuatkan mental dan dibiasakan saja.
“Stst!” Chu Xian mengisyaratkan Cheng Hai untuk tidak mendekat.
Mata ular itu menoleh kepada Cheng Hai.
!
Dengan sekali dengusan dari ular tersebut, tiba-tiba mata Cheng Hai menjadi gelap, seolah-olah kehilangan kesadarannya.
Chu Xian tentu saja kaget dan marah seketika itu juga, “Apa yang sudah kamu lakukan terhadapnya!?”
Sekarang dia sudah siap untuk menyerang iblis ini, dalam benaknya berkata kepada sistem, “Sistem, naikkan ranah ku sekarang juga!”
Ular itu hanya diam saja menatap Chu Xian tanpa berkedip, seakan-akan sedang memikirkan sesuatu.
Tak lama, suara sistem pun berdering.
[Baik, titik points telah dikurangi]
[Ranah mu sedang ditingkatkan...]
Chu Xian merasakan arus hangat melewati seluruh tubuhnya, dan merasakan energi besar yang meluap-luap untuk pertama kalinya.
Detik berikutnya terdengar suara pecah yang berasal dari tubuh dalam tubuh Chu Xian, energi yang besar secara langsung mengangkat ranah kultivasi nya.
Chu Xian menerobos.
[Selamat, kamu telah memasuki ranah Dewa yang nyata...]
Chu Xian merasakan Kekuatannya berlipat ganda. Tapi itu tidak membuatnya merasa aman di hadapan ular ini.
“Hahaha, menarik! Baru kali ini aku melihat manusia yang bisa menerobos dua kali berturut-turut dalam satu hari. Ini tidak bisa digambarkan dengan kata jenius lagi, anak muda. Apa rahasia mu!”
Ular itu tiba-tiba berbicara.
Chu Xian tetap diam dan semakin waspada, tapi tindakan ular besar itu selanjutnya benar-benar mengejutkan dirinya.
Ular itu melingkar, dan dengan matanya dia melihat ular itu berubah bentuk menjadi pria cantik.
Benar-benar menjadi manusia. Tak ada yang aneh. Tapi memiliki sepasang pupil mata ular.
Makhluk apa yang sudah kutemui ini!
“Siapa namamu anak muda?” Ular yang berubah bentuk tadi bertanya kepada Chu Xian dengan sikap yang elegan.
“Jawab dulu pertanyaan ku! Kamu apakah saudara ku!?” Chu Xian masih tidak menghilangkan kewaspadaan dirinya. Sekarang yang terpenting adalah apa yang terjadi kepada Cheng Hai.
Pria itu tidak marah, lalu dengan tersenyum dia berkata, “Tidak apa-apa, aku hanya membuatnya tertidur untuk sementara waktu.”
Mendengar perkataannya, Chu Xian sedikit lega, tapi itu tidak menghilangkan rasa kewaspadaan dirinya terhadap pria ular ini.
“Jangan takut, semua yang telah kamu lakukan di pulau ini sudah terlihat olehku sejak kamu memasuki pulau ini.”
Wajah Chu Xian tidak terlalu bagus, dia paling tidak suka ada yang memata-matai dirinya.“Apa yang kamu inginkan dariku?”
Pasti ada yang diinginkan oleh orang ini, tidak-tidak, tapi makhluk Iblis ini. Hanya saja, Chu Xian tidak tau apa yang diinginkan olehnya.
“Hahaha, menarik! Di masa lalu, orang yang berbicara seperti itu padaku pasti akan ku bunuh, tapi melihat mu aku tidak tau kenapa merasakan keakraban yang tak bisa di jelaskan, dan itu... Berasal dari tubuhmu!”
Sikap pria ini begitu aneh. Dia hanya berdiri di sana, tapi itu membuat Chu Xian merasakan tekanan yang tak terbatas, sekarang untuk bergerak pun dia tidak berani.
Apa artinya ini? Kalian tau kan, sekarang ranah kultivasi nya sudah mencapai tahap yang mengerikan, bahkan dia merasa dengan lambaian tangannya maka sebuah kota pasti akan di ratakan. Tapi kekuatan itu seolah-olah tidak berarti di hadapan ular yang sudah berubah menjadi manusia didepannya ini.
“Sistem, sistem!” Chu Xian memanggil sistem beberapa kali.
[Ada apa anak muda...]
“Tolong berikan aku informasi tentang makhluk di depanku ini?” Chu Xian sedikit panik.
[Tenang anak muda, jangan menunjukkan sesuatu yang salah dihadapan Iblis ini... Yah, kamu benar, makhluk yang ada di hadapan mu ini telah menembus batas dunia ini, dan dia jugalah yang merupakan kengerian yang ada di hutan ini...]
“Apa!?” Chu Xian kaget dengan apa yang dijelaskan sistem, dan dengan wajah muram dia bertanya, “Bukankah kamu sudah mengatakan makhluk itu tak akan muncul!”
[Hei, ini tidak bisa disalahkan kepadaku...]
Lalu mau disalahkan kepada siapa kalau bukan kamu sistem sialan?
Chu Xian tak bisa menahan muntah dan mengutuk sistem di dalam hatinya.
[Hei...]
Sistem hanya berkata hei, dan tak bersuara lagi.
Chu Xian terdiam, selanjutnya apa yang harus dia lakukan. Jika ia melawan sudah pasti itu hal yang mustahil. Dia yakin perkataan sistem tentang menembus batas dunia adalah kekuatan yang sudah melanggar hukum, dan itu merupakan teror yang nyata.
Chu Xian tidak tau di mana puncak kekuatan yang bisa di capai di dunia ini, tapi yang pasti itu sangat jauh dari kekuatannya saat ini.
Dia tak ingin mati di sini. Jadi dia memberanikan diri untuk berbicara, “Tuan, saya tidak tau apa yang tuan inginkan, tapi saya hanya praktisi biasa yang tidak tau apa-apa.”
Iblis itu hanya tersenyum mendengar perkataan Chu Xian, lalu dia berkata dengan tenang. “Berikan darahmu.”
(Akhir bab ini)