
Chu Xian menghembuskan nafas perlahan. Dia mengangkat sudut bibirnya dan tersenyum.
Akhirnya tujuan kecilnya untuk menerobos dua kali berturut-turut telah tercapai.
Sekarang dia hanya satu langkah lagi dari ranah Kaisar sejati.
Melihat Chu Xian yang diam dan linglung seperti orang bodoh, semua orang pun merasa bahwa ini adalah akibat dari serangan mereka dan mengira Chu Xian kehabisan energi sehingga mereka semua senang. Lalu tanpa menunda waktu lagi mereka segera menyiapkan serangan terakhir terhadap Chu Xian.
Serangan besar dan kecil mengarah pada Chu Xian dan membombardir nya.
“Bodoh...” Gumam Chu Xian tersenyum diam-diam.
Chu Xian meledakkan energinya dan menghalau semua serangan.
“Apa!?”
“Apa lagi ini!?”
“Energi ini! Dia menembus puncak!”
Lagi-lagi mereka dikejutkan oleh Chu Xian. Pertanyaannya bagaimana mungkin orang ini bisa menembus puncak sedangkan awalnya adalah tahap awal dari Raja, kenapa sekarang bisa ke puncak!
Apakah dia menyembunyikan kekuatannya? Tidak, tidak, jika seperti kenapa tidak diperlihatkan di awal. Itu artinya dia menerobos dengan pertarungan, semakin orang ini bertarung maka akan semakin kuat.
Orang-orang itu memiliki asumsi yang seperti terhadap Chu Xian.
Orang-orang semakin waspada kepada Chu Xian.
Tak bisa dibiarkan!
Apakah orang ini akan menembus ranah Kaisar jika bertarung lagi?
Ranah yang sama dengan Kaisar Agung Yi.
Orang seperti ini tidak bisa dibiarkan hidup.
“Aktifkan formasi!”
Dengan teriakan dari pangeran Yi, semua orang langsung mundur untuk mengatur formasi.
Tiba-tiba dibawah kaki Chu Xian sebuah lingkaran formasi yang sangat luas bersinar.
“Apa ini!?” Kaget Chu Xian.
Pijakan kakinya stagnan dan goyah, lalu dia merasakan ada sesuatu yang menekan kekuatannya secara langsung. Dan bukan hanya itu, dia juga merasakan ruang disekitarnya juga diblokir sehingga dia tidak bisa bergerak.
Chu Xian menggertakkan giginya dan berusaha untuk keluar dari situasi ini, tapi hasilnya nihil. Seakan-akan formasi ini disiapkan memang untuknya.
[Anak muda, apakah kamu ingin di Teleportasikan? Situasi mu saat ini sangat berbahaya...]
“Tunggu dulu.” Chu Xian menggigit giginya dan mencoba untuk bertahan. Dia belum ingin pergi, alasannya karena dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh orang-orang ini selanjutnya.
“Huh, Bagus!” Dengusan dingin terdengar, lalu ruang di atas gua terkoyak dan keluarlah seorang pria berjubah emas.
“Kaisar!” Orang-orang menunduk dan memberikan hormat sambil menahan formasi.
“Bagus, akhirnya kita bertemu... Chu Xian.”
“Jadi semua ini adalah rencana mu?” Chu Xian tersenyum pahit dan akhirnya mengerti kenapa.
Pantas saja semua ini berjalan terlalu lancar, ternyata Kaisar sendirilah yang membuat jebakan ini untuk dirinya. Untunglah dia sudah menyuruh lelaki tua Chu Yong untuk pulang duluan, jika tidak hal ini akan membuatnya semakin repot.
“Lama tak bertemu, aku tak menyangka kamu masih hidup, orang-orang keluarga Chu benar-benar berhasil menghidupkan mu kembali, huh...” Kaisar mendengus tidak senang.
“Ya.” Chu Xian tersenyum pahit. Sebenarnya dia bukan Chu Xian yang asli tapi karena saat ini dia hidup sebagai Chu Xian, mau tak mau dia harus menghadapi semua ini.
“Aku tidak akan berbicara basa-basi kepadamu, dan kamu juga tidak ingin berbicara tentang kenangan lama bukan, jadi... Matilah!”
Kaisar mengangkat jarinya, energi teror segera menyelimuti Chu Xian.
Uhh! Apakah ini ranah Kaisar?
Perbedaan yang sangat besar!
Detik berikutnya energi pedang yang tak terbayangkan keluar dari jari Kaisar dan menembak Chu Xian.
Bukannya takut, Chu Xian malah tersenyum dan berkata, “Heh, Kaisar... Jika aku naik ke ranah Kaisar, maka saat itulah kematian mu akan datang...”
“Sistem!”
Dan Chu Xian menghilang secara tiba-tiba.
???
Tak ada yang menyangka bahwa ini akan terjadi, mereka kira dengan adanya Kaisar maka Chu Xian akan dipastikan tewas, bahkan Kaisar sendiri juga tercengang dan tak bereaksi.
Kaisar: "..."
Membuka mulutnya beberapa kali, tapi tidak tau harus berkata apa.
Bagaimana bisa?
Apa ini. Dikatakan menghilang memang benar-benar menghilang. Hal ini... Dia tak pernah mendengarnya. Bahkan ranah Dewa sekalipun tidak bisa melakukan yang seperti ini.
“Ini... Aku tak bisa berkata-kata...”
Ratusan meter dari tempat kejadian.
“Uhh, dimana ini?” Chu Xian melihat disekelilingnya dengan pandangan bertanya.
[Ini di dalam gua anak muda...]
Suara sistem terdengar dalam benaknya.
Melanjutkan, [Gua ini, tepatnya adalah gua dimana peluang yang mereka cari ada di sini... Mereka tidak akan menyangka bahwa kamu tidak pergi jauh dan tepat dibawah mereka hehe...]
[Sebenarnya gua ini hanya bisa dimasuki oleh satu orang saja, jadi setelah kamu masuk ke dalam, maka pintu masuknya akan menghilang, bahkan Kaisar sekalipun tidak akan bisa masuk secara paksa...]
Jadi begitu...
Chu Xian mengangguk dan mengatakan bahwa dia mengerti.
Apakah di sini benar-benar ada peluang?
[Peluang... Sebenarnya tidak ada peluang sama sekali di tempat ini, tapi di sini menyimpan sebuah pintu gerbang menuju Dunia bawah yang tidak di ketahui oleh siapapun.]
“Jadi kenapa kamu membawaku ke tempat ini?” Chu Xian tak bisa tak bertanya.
[Aku ingin kamu memasuki Dunia bawah dan melakukan tugas di sana...]
“Ha, bukankah di tempat ini aku masih memiliki satu tugas yang belum terselesaikan?”
[Hal ini bisa di tunda. Lagipula dengan kekuatanmu saat ini melawan Kaisar adalah hal yang mustahil, kamu harus memiliki kekuatan yang setara terlebih dahulu baru bisa bersaing. Memang hanya satu tingkat, akan tetapi perbedaan antara ranah Raja dengan Kaisar itu bagaikan langit dan bumi, dan jika kamu maju hanya akan mengantarkan nyawamu sendiri saja.]
“Tapi...”
[Kamu tenang saja, dengan kamu memasuki Dunia bawah, mungkin kamu memiliki peluang untuk menerobos dan kembali ke sini sebagai Kaisar dan membunuh Kaisar itu...]
Bukan itu masalahnya, memasuki dunia tengah saja sudah membuatnya khawatir waktu di dunia asal akan berlalu sangat lama, apalagi harus memasuki dunia bawah yang dia sama sekali tidak tau apakah akan baik untuknya atau tidak.
Peluang menembus ranah Kaisar. Ya, memang dengan titik points yang dia miliki sekarang tidak akan cukup untuk menerobos, maka dari itu dia membutuhkan peluang agar dia bisa menerobos secepatnya.
Sepertinya sistem telah mempersiapkan ini semua, seakan-akan semuanya telah dirancang.
Apakah ini ulah sistem atau penulis?
Dia tidak tau...
Penulis: hehe, sebenarnya aku yang merancang nya. (≧∇≦)/
“Apakah berbahaya?” Tanya Chu Xian.
[Dimana ada bahaya di situ ada peluang.]
Jawaban sistem membuat Chu Xian terdiam.
Yah, lagipula dia tidak bisa keluar untuk saat ini. Ada Kaisar di luar yang pastinya akan memburunya.
Jadi tak ada salahnya mencoba karena ini adalah tugas dari sistem, dan pastinya dia akan mendapatkan hadiah.
Tak menunggu lama untuk berpikir, Chu Xian akhirnya berkata.
“Baiklah, ayo pergi ke Dunia bawah...”
(Akhir bab ini)