
Ditaman bermain, Chu Xian sekarang sedang duduk menemani Xia bermain ayunan, tetapi dia tidak berbicara dan hanya memejamkan matanya, dan berbicara dengan Sistemnya.
[Selamat! Anak muda, kamu berhasil menyelesaikan misi membuat prestasi, dengan mengalahkan bisnis keluarga Hai..]
[Mendapakan 1000 titik point. Dan sekarang nama kamu sudah di kenal dan diperhatikan oleh orang-orang yang di atas!]
“Hah..” terkejut beserta bingung, “Bagaimana bisa tersebar secepat itu?" tanya Chu Xian kepada Sistem.
Padahal dia baru saja kembali dari menghajar pak tua itu, lalu menemani Xia bermain, dan yang jadi pertanyaan nya adalah siapa orang yang sudah menyebarkan berita tentang dirinya.
[Hei anak muda! Tidak penting kenapa dan siapa yang menyebarkan berita itu, tetapi sekarang kamu sudah membuat sebuah prestasi yang akan membuatmu mendapatkan hadiah bonus dari Sistem..]
"Ohh. Oke, baik dan sekarang tunjukan hadiah nya!" bersemangat menanti hadiah yang akan di dapat olehnya, dan tidak memikirkan tentang siapa yang menyebarkan berita tentang dirinya lagi.
[Baik, silahkan membuka ruang penyimpanan peti harta untuk melihatnya..]
"Baik.." kata Chu Xian membuka layar Sistem dan melihat ruang penyimpanan Sistemnya, lalu meng-klik tombol buka.
[Selamat! Anda mendapatkan peningkatan kekuatan tubuh, sekarang kamu sudah 2 kali lipat lebih kuat dari sebelumnya..]
Memejamkan matanya, Chu Xian merasakan arus yang hangat memasuki tubuhnya, terasa memperkuat kekuatannya, dan nyaman sekali, sampai-sampai Chu Xian ingin sekali tidur.
Setelah beberapa saat, kondisi Chu Xian pun kembali normal.
[Oke.. Anak muda, sekarang kamu memiliki 1000 titik poin, dan sekarang apakah kamu akan menyimpannya terlebih dahulu atau akan di gunakan untuk menukar sesuatu dari menu mall Sistem?]
“Hmm,” memikirkan nya sejenak, merasa dia masih belum butuh sesuatu yang diperlukannya, “Oke, disimpan aja dulu.” kata Chu Xian kepada Sistemnya, dan memutuskan untuk menggunakan point jika dia dalam keadaan terdesak.
[Baik.. Sesuai dengan permintaan tuan rumah, Sistem akan menyimpan titik point anda..]
Lalu Sistemnya tidak bersuara lagi, dan Chu Xian pun membuka matanya di dunia nyata. Yang pertama dilihatnya adalah Xia yang sedang menatapnya dari dekat dengan tatapan heran.
"Ada apa?"
"Saya sudah memanggil kamu dari tadi, akan tetapi kamu tidak mendengarkan, dan saya pun berpikir apakah kamu tertidur?"
"Yah, saya memang tertidur." tidak menjelaskan yang sebenarnya. Lalu ia tersenyum dan langsung menarik Xia ke pelukannya.
"Ahh!"
"Kenapa kamu.. Mmph.."
Tidak bisa melanjutkan perkataannya, Xia di cium Chu Xian dengan pinggangnya yang ditahan, dan dia pun langsung tidak bisa lepas dari Chu Xian, karena tenaga Chu Xian lebih besar dari dirinya.
Lima menit kemudian, akhirnya Chu Xian melepaskan ciumannya dan juga pelukannya terhadap Xia.
“Hah.. Hah..” terengah-engah mengambil nafas, “Kamu.. Kamu!” Xia pun tidak melanjutkan perkataannya, dan dia langsung melayang pergi dari sana, meninggalkan Chu Xian yang masih berada diatas ayunan.
"Xia! Hei, kamu mau kemana?" mencoba untuk mengejar Xia.
Tidak menghiraukan panggilan Chu Xian, dia terus terbang menuju hotel tempat mereka tinggal.
“Bu!” seorang anak kecil memegang tangan ibunya dan berkata, “Kenapa orang itu terus berbicara sendiri?" tanya dirinya sambil menunjuk Chu Xian yang sedang berlari mengejar Xia.
"Orang itu sedang berlatih akting," ucap sang ibu membohongi anaknya dan berkata lagi "Ayo pergi! Jangan ganggu dia!" membawa anaknya pergi dari sana dan berpikir Chu Xian adalah orang yang sakit jiwa.
Chu Xian, yang tidak mendengar perkataan anak dan ibu tersebut pun terus berlari mengejar Xia, dan untung saja berkat kekuatannya yang sudah di tingkatkan dua kali lipat, dia jadi bisa berlari dengan sangat cepat, hampir mendekati Xia yang sedang terbang.
Setelah lama berlari, Chu Xian pun hampir bisa menyusul Xia, tetapi Xia yang bisa menembus tembok pun sudah masuk duluan ke dalam hotel, sedangkan Chu Xian hanya bisa masuk dari depan, dan hanya karena dia tidak bisa menembus tembok.
Memasuki hotel, Chu Xian berjalan menuju kekamar hotel tempatnya menginap. Akan tetapi Chu Xian yang telah memasuki kamarnya pun dia masih tidak melihat Xia.
"??"
"Kemana dia, padahal tadi aku melihat nya masuk?"
Bingung, Chu Xian pun tidak memikirkannya lagi, lalu ia masuk ke kamar mandi, dan berniat untuk mandi membersihkan tubuhnya yang berkeringat karena berlari mengejar Xia tadi.
Setelah mandi, Chu Xian mengganti pakaiannya dengan piyama, akan tetapi diluar dia masih tidak melihat Xia, kemana pergi nya Xia pikirnya, dan dia pun berbaring di tempat tidurnya.
"Sistem! " memanggil Sistemnya ingin menanyakan sesuatu.
"Kamu memang mengerti saya!" mengatakan itu Chu Xian sebenarnya terkejut, berpikir bahwa Sistem ini memang tau akan segalanya tentang dirinya.
[Iya lah! Saya kan sebuah Sistem yang Maha Kuasa dan hebat, haha..]
'.......'
Chu Xian terdiam mendengar Sistem yang menyombongkan diri, dan berpikir Sistem ini sedang narsis.
[Apa! Kamu bilang saya narsis! Anak muda, bukankah saya sudah mengatakan jika saya bisa mendengar suara hatimu, dan karena kamu mengatakan saya narsis maka saya tidak akan mau menjawab pertanyaan kamu lagi..]
Wajah Chu Xian menghitam dan jelek, dia benar-benar lupa bahwa Sistemnya bisa mendengar perkataan hatinya dan memang Sistem yang Maha Tahu.
"Baik.. Jika begitu saya minta maaf!" mengatakan itu Chu Xian benar-benar enggan.
[Nah- Begitu baru benar.. Haha!]
[Oke, mari kita berbisnis..]
"Saya sebenarnya masih ragu apakah Xia itu benar-benar hantu, dan saya ingin tau yang sebenarnya tentang dia, bisakah kamu memberitahukannya?"
Mengingat dirinya yang selalu bersama Xia, walaupun ciri-cirinya memang seperti hantu, akan tetapi dia tidak berpikir seperti itu.
Jika memang Xia itu benar-benar hantu, kenapa dia bisa menyentuhnya, bahkan setiap dia memeluknya dia merasakan tubuh Xia itu hangat seperti manusia biasa, dan yang paling membingungkannya adalah Xia masih bernafas!
[1000 titik point! Saya akan menjawab pertanyaan kamu!]
"Oi oi, Sistem! Apakah kamu memeras ku!"
Chu Xian berteriak, mengingat bahwa dia baru saja mendapatkan point dari hasil prestasinya, dan sekarang Sistemnya ingin mengambil kembali point tersebut.
[Hei, anak muda! Memang seperti itulah kerja Sistem ini! Kamu mencari point, mendapatkan point, lalu menggunakan point, dan jika kamu menginginkan sesuatu, saya akan memberikannya dengan bayaran titik point yang sudah kamu dapatkan, jadi, sebenarnya kita berbisnis dengan adil!..]
'.......'
Chu Xian terdiam, merasa apa yang dikatakan oleh Sistem itu masuk akal, dan tak bisa berkata-kata lagi, tapi masih sedikit enggan jika harus menggunakan titik point-nya yang ingin dia kumpulkan.
"Baiklah! 1000 titik point, dan saya ingin jawabannya!" mengatakan dengan berat.
[Oke.. Titik point dikurangi!]
[Sebenarnya wanita yang kamu panggil Xia itu bukan seorang hantu yang benar-benar hantu, akan tetapi dia awalnya adalah seorang manusia dari seratus tahun yang lalu..]
[Dia juga merupakan seorang praktisi spiritual yang kuat, sampai suatu ketika di waktu itu, karena suatu hal, dia terpaksa untuk menyegel tubuhnya, dan memisahkan jiwanya, sehingga dia bisa menjadi hantu seperti sekarang ini..]
"Aku.."
Chu Xian tak bisa berkata-kata, dan berpikir apakah manusia bisa melakukan hal yang tidak masuk akal ini! Tapi setelah dia memikirkannya kembali, bukankah tentang jiwanya yang memasuki tubuh ini juga tidak masuk akal pada awalnya.
Menghela nafasnya, Chu Xian sekarang sepertinya berpikir jika semua hal bisa terjadi, dan sekarang yang terpenting dia sudah tau rahasia tentang Xia, jadi dia tidak menanyakan hal-hal yang lain kepada Sistemnya lagi.
[Oke, saya sudah menjawab pertanyaan kamu dan jika tidak ada pertanyaan lagi, maka saya akan pergi dulu..]
[Dan senang berbisnis denganmu..]
Suara Sistem berangsur-angsur menghilang dan benar-benar pergi.
'.......'
Chu Xian tidak memperdulikan perkataan Sistem, dia masih berpikir tentang Xia, dan berpikir apakah Xia masih bisa menjadi manusia kembali, jika dia membuka segel yang menyegel tubuh Xia.
Ingin bertanya kepada Sistem, tetapi Chu Xian ingat jika dia sudah tidak memiliki titik point lagi untuk bertransaksi dengan Sistemnya, dan karena pemikiran nya tidak membuahkan hasil, diapun berniat ingin pergi tidur.
Menenangkan pikirannya, Chu Xian menutup matanya, dan menanti hari yang baru.
----------
(Akhir bab ini)