
Setelah keluar dari restoran.
Karena melihat hari yang masih siang, Chu Xian meminta Cheng Hai untuk membawa nya ke perusahaan yang sudah lama tidak di lihatnya. Dan dia juga ingin melihat Shi Yuan, dan melihat apa yang sedang di lakukan nya.
“Berhenti Cheng! Lihat itu bukannya Su Xiao, dan kenapa dia bisa berada di jalan!”Chu Xian menghentikan Cheng Hai dan menunjuk ke pinggir jalan. “Ayo kita ke sana...”katanya.
Lalu Cheng Hai menepikan mobilnya ke pinggir jalan, dan Chu Xian pun segera turun menghampiri Su Xiao yang sedang duduk di pinggir jalan.
“Kakak tampan!”Su Xiao yang melihat Chu Xian datang pun terkejut.
“Hei Xiao kecil, apa yang sedang kamu lakukan di sini?”tanya Chu Xian langsung.
“Ini... Aku-aku kabur dari rumah!”kata Su Xiao menundukkan kepalanya.
“Huh...”Chu Xian menghela nafas pelan, karena dia tau Su Xiao sering kabur dari rumah hanya untuk jalan-jalan, tapi tetap saja itu sangat berbahaya bagi anak-anak untuk jalan-jalan sendirian, apalagi di jalanan ramai seperti ini.
“Hah... Baiklah, kalau begitu kamu ikut kakak saja pergi ke perusahaan, dan nanti kakak akan membawamu pulang ke rumah kakak, kamu ingin bertemu dengan LingJi kan?”Chu Xian berkata sabar.
“LingJi! Oke-oke, kalau begitu aku akan ikut dengan kakak tampan!”kata Su Xiao dengan senang mendengar nama LingJi.
Lalu Su Xiao mengikuti Chu Xian masuk ke dalam mobil, dan Chu Xian juga duduk di belakang menemani Su Xiao bicara dan bercanda dengan santai, sehingga membuat Su Xiao terus tertawa bahagia, dan melupakan kalau ia sudah kabur dari rumahnya.
Di tengah jalan, Chu Xian meminta kepada Cheng Hai untuk menghentikan mobilnya untuk membelikan Su Xiao kecil ini Es-krim. Lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju ke perusahaan Abadi.
Tak lama kemudian.
Akhirnya mereka pun sampai di depan gedung perusahaan, lalu mereka segera turun dari mobil dan memasuki gedung dengan di sambut oleh penjaga di sana.
“Selamat siang tuan Cheng...”sapa penjaga itu sambil menundukkan kepalanya dengan hormat.
Cheng Hai hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan ramah. Sedangkan Chu Xian hanya diam saja, karena dia tau bahwa penjaga ini pasti tidak akan tau dengan indentitas sebenarnya dari dirinya.
Dan benar saja, penjaga ini memang sama sekali tidak mengenali Chu Xian, dan hanya menganggap Chu Xian adalah teman dari Cheng Hai.
Karena sebenarnya penjaga ini baru bekerja di sini, sehingga membuatnya hanya kenal dengan orang yang sering mengunjungi perusahaan ini. Sedangkan Chu Xian dia baru kali ini melihatnya datang ke perusahaan.
Tersenyum tidak peduli, Chu Xian dan juga Su Xiao mengikuti Cheng Hai yang sudah masuk duluan. Mereka memasuki sebuah ruangan yang digunakan untuk rapat.
Membuka pintunya.
Cheng Hai masuk duluan, dan di ikuti oleh Chu Xian dan Su Xiao di belakangnya. Di dalam ruangan ini ternyata ada banyak orang yang sedang berdiskusi bersama. Melihat siapa yang datang semua orang yang ada di dalam ruangan itu pun berdiri untuk menyambut.
“Selamat datang bos!” kata Shi Yuan yang berdiri menyambut Chu Xian duluan.
“Bos!”
“Wah, tumben bos kemari!”
Orang-orang itu mengikuti Shi Yuan untuk menyambut Chu Xian dengan tersenyum ramah.
“Baik, apakah perusahaan berjalan dengan lancar?” tanya Chu Xian sambil mempersilahkan mereka semua untuk duduk kembali. Lalu dia duduk di samping Shi Yuan dan diikuti oleh Su Xiao yang duduk di pangkuan nya.
“Semuanya memang berjalan dengan lancar bos!” kata Shi Yuan menjawab pertanyaan Chu Xian dengan tenang.
“Oke,”Chu Xian mengangguk puas, “Jika ada yang kalian butuhkan, katakan saja sekarang, agar perluasan perusahaan ini semakin cepat...” katanya.
“Baik bos, tapi kami memang masih belum punya apa-apa untuk meminta bantuan dari bos.” kata Shi Yuan berkata lagi.
“...”(Chu Xian terdiam)
Dia tidak bisa tak bertanya-tanya kenapa hanya Shi Yuan saja yang terus menjawab pertanyaan darinya, dan yang hanya diam saja.
Baik...
Lalu Chu Xian hanya diam saja mendengar orang-orang ini berdiskusi bersama.
Dan tak lama kemudian.
Rapat pun akhirnya selesai, dan mereka segera izin untuk mundur dan kembali ke kantornya masing-masing. Sekarang hanya tinggal Shi Yuan, dan juga Chu Xian yang berada di ruangan ini. Sedangkan Cheng Hai keluar dengan membawa Su Xiao yang katanya untuk membelikan Su Xiao beberapa makanan ringan.
“Apa yang kamu lakukan?”kata Shi Yuan membuka pembicaraan.
“Maksudku apa yang kamu lakukan di negara J sampai membuat mu pulang ke sini dengan sangat lama!”Shi Yuan menjelaskan apa yang dimaksud olehnya dengan perkataan nya tadi.
“Owh,”Chu Xian yang sudah mengerti pun berkata, “Aku di sana untuk menjalankan tugas dari pemerintah...”
“Tugas apa?”Shi Yuan menatap Chu Xian dengan penasaran.
“Perang!”kata Chu Xian langsung menjelaskan intinya.
Shi Yuan yang mendengar itu pun menganggukkan kepalanya dan mengerti dengan apa yang di katakan oleh Chu Xian. Lalu mereka melanjutkan pembicaraan dengan tenang dan bercanda, dan tidak seserius di awal.
Setelah merasa cukup untuk bicaranya, Chu Xian dengan mengucapkan selamat tinggal kepada Shi Yuan pun keluar dari ruangan itu, dan kembali ke mobil. Dan ketika memasuki mobil, Chu Xian melihat Cheng Hai dan juga Su Xiao juga sudah menunggu dirinya di dalam mobil.
“Kembali ke villa!”pinta Chu Xian kepada Cheng Hai.
“Baik bos!”Cheng Hai mengangguk dan segera menjalankan mobilnya untuk kembali ke rumah Chu Xian.
“Yeay, akhirnya kita akan ke rumah kakak tampan!”seru Su Xiao sangat senang.
Melihat Su Xiao yang kegirangan, Chu Xian pun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
“Sekarang aku pasti bisa masuk ke dalam rumah, hehe...”batin Chu Xian senang, karena sekarang dia juga membawa Su Xiao bersamanya dan dia yakin LingJi akan membukakan pintu untuk nya.
Tak berselang lama.
Mereka pun sampai di depan rumah. Lalu Chu Xian dan juga Su Xiao turun, sedangkan Cheng Hai pamit untuk pulang. Sekarang saat sudah di depan pintu, Chu Xian dengan pelan menekan tombol bel.
Ting-tong!
Di dalam rumah.
LingJi dan juga Xia yang mendengar suara bel yang di pencet oleh Chu Xian pun segera pergi ke depan dan melihat nya dari jendela.
“Su Xiao?”LingJi yang hanya melihat Su Xiao yang sedang berdiri sendirian di depan pintu, tak bisa menahan bingung.
Kenapa Su Xiao bisa berada di sini?
Apakah dia kabur lagi dari rumah!
LingJi merasa bahwa asumsinya sangat masuk akal, karena dia juga sangat mengenal Su Xiao yang sering kabur dari rumah, dan kadang-kadang dia pergi ke sini untuk menemuinya sendirian mengajaknya bermain.
Lalu LingJi membukakan pintu untuk Su Xiao.
“Dengan siapa kamu kemari?”LingJi bertanya kepada Su Xiao.
“Dengan kakak tampan!”jawab Su Xiao jujur.
“Kakak tampan...”LingJi mengulangi nya, dan dia mengingat sesuatu.
Kakak tampan?
Bukankah itu kakak Chu!
“Dimana dia?”tanya LingJi lagi.
“Apakah kamu mencari ku?”Chu Xian yang muncul dari belakang Su Xiao berkata sampai mengejutkan LingJi.
Tadi Chu Xian pergi ke belakang sebentar untuk mencoba masuk dari pintu belakang, tapi pintu untuk masuk dari belakang ternyata juga di kunci, sehingga membuatnya kembali lagi ke depan.
“Kakak...”LingJi tercengang melihat Chu Xian yang masuk sambil bersiul dengan santainya seperti tidak terjadi apa-apa.
“...”(LingJi terdiam)
Dia tak bisa tidak bertanya-tanya apakah Chu Xian tau dengan kesalahan kakak sendiri yang membuat dirinya marah kepada kakak ini.
Aku...
(Akhir bab ini)