
Didepan pintu kamar Rukia, Chu Xian yang tidak mendengar suara apapun dari dalam atau Rukia yang tidak menyahuti dirinya pun membuka pintunya yang ternyata tidak dikunci.
"Rukia,"
Masuk kedalam dengan pelan, tetapi Chu Xian tidak melihat keberadaan Rukia sama sekali.
Chu Xian bingung karena Rukia tidak ada, apakah dia tidak berada dirumah, sedangkan Xiao berkata bahwa Rukia ada didalam kamarnya.
Kemana dia pergi?
Lalu dia memeriksa ruangan kamar Rukia dan melihat sebuah ponsel yang tergeletak di lantai, kita tau jika itu pastinya ponsel Rukia yang tertinggal.
"!!!"
Chu Xian terkejut setelah melihat, sebuah catatan yang menuliskan kata SOS di ponsel Rukia tersebut.
"Sistem!"
Memanggil Sistem karena dia merasa ada yang aneh disini, curiga jika terjadi apa-apa kepada Rukia, mengingat Rukia bukanlah seseorang yang bisa bertarung dan sangat lemah.
[Ada apa bocah, apakah kamu tidak tahu jika sekarang kamu sedang menggangguku bermain slot Higgs Domino Island dan hampir jackpot!]
'.......'
Dia terdiam mendengar Sistem yang berkata seperti itu, tak bisa menahan muntah didalam hatinya.
"Oke, kembali ke bisnis!" teriak Chu Xian setelah lama hening.
"Saya ingin bertanya, apakah kamu bisa mencari keberadaan Rukia yang tidak tau sekarang entah berada dimana?"
[Yah, ternyata kamu ingin menanyakan soal itu heh~]
Yah, Chu Xian mengangguk,
[Baik, saya akan Men-searchingnya terlebih dahulu~]
Chu Xian segera menantikan perkataan Sistem selanjutnya, dan berharap jika kekhawatiran dirinya tidak terjadi.
[Oke, ternyata kekasih kecilmu sekarang berada didalam kamar mandinya dan tertidur didalam bak mandi air panas~]
Chu Xian yang mendengar itupun terjungkal kebelakang, tidak berharap ternyata seperti itu kejadian yang sebenarnya,
[Baik, apakah ada yang ingin kamu tanyakan lagi?]
Tidak ada, tidak ada, menggelengkan kepalanya,
[Oke, jika begitu saya akan pergi dulu dan melanjutkan permainan saya~]
Sistem ingin menghilang,
[Ohh, saya lupa memberitahukan mu sesuatu yang penting~]
Apa itu? Chu Xian yang sedang ingin keluar dari kamar Rukia pun tak bisa menahan tanya.
[Kamu sekarang memiliki titik point sistem sebanyak 2000 point~]
"Dari mana datangnya point itu?"
[Dengan kamu memiliki prestasi, berteman dengan Xu Chang'an dan memiliki relasi serta hubungan dengan orang-orang tingkat atas, maka kamu akan mendapatkan titik point,~]
[Setiap orang akan dihadiahi 2000 titik point dan itu tergantung dengan kemampuan orang tersebut...]
Ah, Chu Xian menepuk tangannya, ternyata seperti itu, haha...sekarang aku kaya...
Lalu membuka pintu kamar dan segera keluar dengan perasaan senang, melupakan Rukia yang tertidur di dalam bak mandi.
.....
Di suatu tempat yang tertutup dan rahasia.
"Tuan, saya sudah memiliki informasi yang tuan pinta," seseorang berkata sambil menyerahkan sebuah catatan file tentang seseorang.
“Baik,” mengambil catatan itu dari tangan orang itu, orang yang dipanggil tuan tersebut berkata, “Apakah hanya segini saja informasi tentang dia?”
Mengerutkan keningnya, karena catatan file tentang seseorang yang ingin dia ketahui begitu sedikit.
"Iya tuan, memang hanya segitu saja yang kami ketahui dan informasi tentang dia yang sebelumnya memang benar-benar kosong, seperti..."
"Seperti apa?" tanya tuan tersebut mengerutkan kening, melihat orang itu ragu-ragu ingin berkata.
"Sepertinya dia tidak berasal dari dunia ini!"
"Apakah maksudmu, dia itu berasal dari tempat itu!"
"Ya!"
"Baik..."
Suasananya menjadi hening,
“Oke, mari begini saja,” tuan itu akhirnya berbicara setelah lama diam, “Kamu cari saja seorang pembunuh bayaran yang terbaik dalam melakukan misinya, dan mengujinya terlebih dahulu, jika memang dia berasal dari tempat itu maka dia pasti bisa mengatasinya dengan mudah!”
Mengatakan itu, orang yang dipanggil tuan tersebut memutuskan untuk menguji apakah dia yang dia selidiki benar-benar berasal dari tempat yang misterius itu.
Setelah orang tersebut mengatakan itu, diapun mundur dan mulai menghubungi sebuah organisasi pembunuh bayaran seperti yang diperintahkan tuannya.
.....
Kota Longnan,
Di dalam kantor perusahaan Chu Xian.
Ting...
Shi Yuan yang ingin pulang setelah mengemas peralatannya, segera berhenti setelah melihat sebuah pesan di ponselnya.
"Shion dengan kode 038 diminta oleh organisasi untuk melakukan sebuah misi terakhir, dan kami akan mengirimkan informasi file dari target setelah anda menyetujui misi ini"
Melihat pesan tersebut, Shi Yuan merasa jika ini adalah sebuah kesempatan bagi dirinya untuk benar-benar keluar dari organisasi tersebut.
"Baik, saya menerima misi ini!"
Tulisnya membalas pesan dari mereka, lalu ia segera pergi keluar dari kantornya dan berniat untuk melihat informasi targetnya dirumah.
.....
Sesampainya dirumah, Shi Yuan segera membuka file yang sudah dikirimkan oleh pihak organisasi,
Tapi setelah melihat informasi yang tertera didalam file itu, dia benar-benar terkejut karena target yang dimaksudkan oleh organisasi untuknya adalah Chu Xian yang merupakan bosnya.
“Ini! Ini harus segera memberitahukannya kepada Chu Xian,”
Lalu ia mencoba untuk menghubungi Chu Xian, dengan menelponnya dengan nomor telponnya yang lain, khawatir jika nomor yang biasanya dia pakai sudah di pantau oleh mereka.
"Hallo, ini siapa ya?"
"Ya hallo, ini saya Shi Yuan!"
"Ada apa?"
"Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu, tetapi tidak nyaman berbicara ditelpon, sebaiknya kita bertemu di suatu tempat,"
"Baik, dimana kita akan ketemuan?"
"Saya akan mengirimkan lokasinya kepadamu,"
"Oke..."
Setelah mengatakan itu, diapun menutup telponnya, dan menyimpan kembali ponselnya kedalam tas.
Lalu ia segera mandi dan bersiap-siap akan berangkat ketempat yang sudah di dijanjikan.
.....
Ditempat lain,
sekarang Chu Xian berada di sebuah restoran hotel seperti yang diberitahukan oleh Shi Yuan.
Sebenarnya dia sedang bermain-main bersama Su kecil dan LingJi, tetapi setelah mendengar Shi Yuan yang terburu-buru ingin bertemu dengan dirinya, ia pun segera pergi dan meninggalkan LingJi dirumah keluarga Su.
“Dimana dia?” melihat sekeliling tidak melihat keberadaan dari Shi Yuan, “Apakah dia jadi datang atau tidak!”
Berkata kepada dirinya sendiri, karena dia sudah lama menunggu disini, akan tetapi sama sekali tidak melihat batang hidungnya Shi Yuan.
"Chu!"
"Ya?"
Mendengar suara seseorang yang memanggilnya dari belakang, dia segera membalikkan tubuhnya dan melihat seseorang yang terlihat aneh dimatanya.
Dalam pandangannya, orang itu memakai jaket hitam berkerudung, dan memakai masker di mulutnya, ditambah dengan kacamata hitam yang dipakainya.
"Siapa?" menanyakan itu karena dia memang sama sekali tidak mengenalinya, sempat berpikir apakah dia Shi Yuan!
Dan sama seperti yang dipikirkan olehnya, orang ini memang Shi Yuan yang menyamar agar tindakannya tidak diketahui oleh orang-orang dari organisasi.
"Saya Shi Yuan bos!" membuka maskernya sedikit agar Chu Xian bisa melihatnya dan yakin jika ini memang benar-benar dia.
“Oke,” memandangi Shi Yuan dari atas kebawah, “Kenapa kamu berpakaian seperti ini?”
Chu Xian benar-benar bingung, apakah Shi Yuan sedang dikejar-kejar oleh orang lain.
“Ini...” Shi Yuan duduk didepan Chu Xian, “Jadi begini...”
Lalu Shi Yuan mengatakan kepada Chu Xian tentang organisasi yang ingin dia melakukan misi dan orang yang ditargetkan adalah Chu Xian sendiri.
“Apa!” Chu Xian terkejut setelah mendengarkan perkataan Shi Yuan, “Apakah mereka tidak ingin hidup lagi dengan menargetkan diriku!”
Dengan suara yang dalam, sekarang dia benar-benar marah dan ingin sekali menghancurkan organisasi itu sekarang juga, beraninya mereka menargetkan dirinya.
Lalu...
...----------------...
(Akhir bab ini)