
Satu tahun kemudian.
Chu Xian telah hidup dengan stabil di tempat ini. Dengan di terimanya dan diakuinya dia sebagai Penatua Agung dia dihormati oleh sesama anggota keluarga Chu.
Selama ini Chu Xian juga bukan hanya sekedar berdiam diri saja, dia berlatih dengan keras untuk meningkatkan kekuatan tempurnya, dan terkadang dia juga keluar dari Dunia untuk mencari titik points. Dia juga sering melatih para anak muda untuk ber kultivasi ataupun melatih teknik bela diri.
Saat ini misinya untuk menemukan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk melepaskan segel yang menahan Jun Qing telah selesai, jadi tinggal satu tugas lagi, yaitu memimpin keluarga Chu untuk menjadi yang pertama di Kekaisaran.
Jelas ini bukanlah tugas yang mudah, bahkan misinya saja tidak memiliki batas waktu untuk menyelesaikannya. Ada beberapa faktor yang membuat tugas satu ini begitu sulit. Pertama keluarga Chu sendiri merupakan musuh utama yang diwaspadai oleh pihak Kekaisaran sehingga untuk keluar saja mereka harus begitu berhati-hati. Kedua, keluarga Chu sendiri tidak memiliki eksistensi kuat yang bisa bersaing dengan keluarga Kaisar, tingkat Raja saja tentu tidak cukup untuk benar-benar bisa bersaing. Dan bukan hanya itu, ada juga banyak faktor lainnya yang membuat.
Jadi, untuk membuat keluarga Chu bangkit kembali Chu Xian jelas harus memusnahkan keluarga Kaisar terlebih dahulu. Dan untuk itu dia harus meningkatkan kekuatannya secepat mungkin.
Bicaranya mudah, tapi melakukannya itu dia tidak tau sebanyak apa waktu yang dihabiskan.
Dalam satu tahun ini, kekuatan tempurnya memang meningkat banyak, tapi tingkat kultivasi nya terjebak di tingkat awal Raja, bukannya tidak bisa meningkat, akan tetapi dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk kultivasi mandiri, beda dengan bantuan sistem yang bisa meningkatkan kekuatannya seketika, dan oleh karena itulah selama ini dia terus menabung titik points sebanyak-banyaknya dan itu hanya untuk meningkatkan ranah nya.
Saat ini dia memiliki 90 juta titik points, dan itu didapatkannya dari memburu para praktisi yang memantau dari luar gerbang Dunia keluarga Chu, itu pasti kiriman dari keluarga Kaisar, karena setiap harinya pasti ada saja yang dikirim untuk memata-matai tempat ini. Dan bukan hanya itu saja, terkadang Chu Xian juga keluar dari Dunia ini untuk memburu para praktisi dari Kekaisaran lainnya juga, yang benar dia menggunakan teleportasi untuk pergi ke sana dan menghancurkan sekte-sekte kecil yang bisa dia hancurkan.
Hal ini mengakibatkan dirinya terkenal di Dunia ini, dia sangat ditakuti karena ranah kultivasi nya yang tinggi, Orang-orang mengenalnya sebagai orang yang kejam sehingga dia di sebut sebagai Iblis Gelap. Karena Chu Xian memang membunuh tanpa berkedip dan tak pandang bulu, asalkan orang itu adalah kultivator maka dia akan menjadi mangsanya.
Titik points yang dibutuhkan untuk naik ke tingkat menengah yaitu 75 juta titik points dan untuk naik ke puncak dia membutuhkan 100 juta titik points, saat ini dia sudah memiliki 90 juta jadi kurang 85 juta lagi untuknya naik ke tingkat puncak, karena niatnya memang naik tingkat dua kali berturut-turut.
Hari ini Chu Xian sedang berbincang-bincang dan minum teh dengan Chu Yong di halaman pelatihan sambil memantau para anak-anak Keluarga Chu yang sedang berlatih teknik bela diri, rata-rata anak-anak itu baru berusia 10—15 tahun, dan merekalah yang bakatnya telah diakui sebagai jenius, saat ini mereka sedang mempraktikkan teknik bela diri keluarga Chu yang bernama "Tubuh Langit" yang diciptakan oleh leluhur keluarga Chu.
Jadi dia hanya berkomentar, “Teknik ini sangat kuat.” Dengan nada datar.
“Uhuk, ya tak sebaik teknik tuan muda.” Chu Yong terbatuk malu. Memang dia sendiri juga heran dengan teknik bela diri yang dipraktikkan oleh Chu Xian, bahkan dia yang sudah mencapai tahap puncak Raja pun tak bisa bersaing secara fisik. Chu Yong hanya tidak tau saja sebenarnya Chu Xian yang memiliki kekuatan super kekebalan tubuh.
Bahkan kekuatan super Chu Xian saat ini telah mencapai tahap 4 yang membuat dirinya kebal terhadap segala sesuatu yang membahayakan, yang paling utama setelah naik tingkat adalah kemampuannya yang tidak bisa dilukai oleh racun apapun, dan racun apapun yang mengenai dirinya akan secara otomatis dinetralkan. Hal ini tentu saja sangat efektif ketika bertarung dengan lawan yang ahli racun.
Setelah menghabiskan teh di gelasnya, Chu Xian berdiri dan berkata, “Hari ini apa tidak ada yang ingin kamu lakukan? Atau maukah kamu mengikuti ku untuk keluar?”
Chu Xian bertanya seperti itu karena memang dia sama sekali tidak pernah melihat lelaki tua ini pergi keluar kecuali untuk melihat gerbang pertama keluarga Chu, yah tidak bisa dibilang keluar juga sih karena itu masih di wilayah keluarga Chu.
Hari ini dia memang berniat untuk memata-matai keluarga Kaisar. Ya, sekalian untuk mencari titik points. Mana tau hasilnya hari ini akan sangat banyak. Dalam satu tahun ini memang lawannya tidak ada yang sulit, tapi entah kenapa hari ini dia memiliki firasat bahwa dia akan menemui lawan yang cukup merepotkan, dan oleh karena itu dia berniat mengajak lelaki tua Chu Yong untuk mengantisipasi firasat buruk yang akan terjadi.
Chu Yong diam sejenak memikirkan proposal dari Chu Xian, dan setelah agak ragu sebentar akhirnya dia mengangguk dan berkata, “Baiklah, hari ini saya juga tidak melakukan apa-apa. Jadi, ada baiknya mengikuti tuan muda untuk keluar.”
Selama ini dia tidak tau apa yang dilakukan oleh Chu Xian selama di luar, dia hanya mengira tuan mudanya ini mempersiapkan sesuatu yang besar dan lebih tepatnya dia juga tidak tau apa itu. Kalau dia tau bahwa selama ini Chu Xian tidak berniat untuk melakukan apa-apa kecuali hanya membunuh, mungkin reaksinya tidak akan sesantai ini.
Chu Xian sendiri juga tidak berniat untuk mengatakan apa-apa. Karena tujuannya hanya satu yaitu mencapai ranah Kaisar secepat mungkin, lalu bunuh Kaisar saat ini. Setelah itu tentu saja keluarga Chu akan bebas dan memiliki kesempatan untuk menaikkan kembali keluarga ini menjadi yang pertama di Kekaisaran. Selanjutnya, tentu saja keluar dari Dunia ini dan kembali ke Dunia asal.
Entah sudah berapa lama sejak dia menghilang terakhir kali. Dia hanya berharap orang-orang terdekatnya akan aman-aman saja ketika dia tidak ada di sana. Walaupun dia tau para pak tua pasti akan melindungi orang-orang nya, tapi tetap saja dia merasa khawatir. Dia sendiri tidak tau kapan dia bisa keluar dari Dunia ini.
Chu Xian tidak tau bahwa di Dunia asal saat ini sedang mengalami situasi yang menghancurkan bumi!