Achievement System

Achievement System
Bab 65 : Kapan berakhirnya?



Tak lama kemudian.


Perang benar-benar terjadi di sekitar ini, dan itu di mulai dengan peperangan yang dilakukan oleh orang biasa, sedangkan yang memiliki kekuatan super ataupun para praktisi, mereka sedang bersembunyi di sekitar ini.


Sama dengan Chu Xian dan juga Wang Zi, para praktisi ini juga sedang menunggu berakhir nya peperangan orang-orang biasa ini, dan mereka berniat memulai pertempuran jika para praktisi sudah keluar semua.


Boom!


Dor!


Dang! Dang! Dang!


Selama beberapa jam, peperangan ini seperti tidak ada akhirnya, dan tak terhitung sudah jumlah manusia yang di korbankan, tapi yang membuat mereka semakin lama adalah karena tidak adanya pihak yang mau menyerah.


"Tch. Sialan ini tidak ada akhirnya!" Chu Xian yang kesal pun segera ingin mengambil tindakan.


"Yang sabar bro, nanti juga akan ada kesempatan kita untuk tampil, dan sekarang mari kita cari makan dulu, hehe..." kata Wang Zi tersenyum kepada Chu Xian di samping.


"..." (Chu Xian terdiam melirik Wang Zi)


Makan?


Dimana mereka akan mencari makan di saat-saat seperti ini?


Dan juga, gara-gara Wang Zi yang menyebutkan tentang makanan, sekarang Chu Xian merasakan perutnya jadi lapar rasanya.


Tak ingin meladeni Wang Zi berbicara, Chu Xian yang sedang kesal pun segera pergi dari sana, dan masuk kedalam ruangan di sebuah gedung.


Sekarang dia hanya ingin tidur, dan menunggu kapan waktunya dia untuk ber-aksi.


.....


Di tempat lain.


Pak tua Lie dan yang lainnya sekarang terlihat sedang bersiap-siap untuk segera meninggalkan tempat ini.


"Kemana Chu Xian dan juga Wang Zi pergi? Apakah mereka tidak tau, situasi di tempat ini sangat berbahaya!" Lie Yang bertanya kepada Meng Di dengan terburu-buru.


"Tuan Chu dan Tuan Wang katanya mereka ingin tinggal, dan melihat suasana di tempat ini!" jawab Meng Di dengan enteng, seperti tidak terjadi apa-apa.


"..." (Lie Yang tercengang)


Melihat suasana?


Siapa yang akan senang dengan suasana di sini, di tempat yang di penuhi perang, dan suatu kejadian misterius yang menyebabkan banyak korban ini!


Lie Yang benar-benar tidak mengerti dengan pikiran Chu Xian dan juga Wang Zi.


Tapi, yang membuatnya menjadi lebih buruk adalah, Chu Xian dan juga Wang Zi merupakan perwakilan negara untuk membantu perencanaan mereka, dan tidak boleh terjadi apa-apa kepada mereka berdua.


"Bagaimana ayah? Apakah kita akan kembali dan menjemput mereka?" tanya Lie Niu membuat saran.


"..." (Lie Yang langsung terdiam)


Kembali?


Siapa yang mau kembali ke tempat hantu itu!


Tidak! Sama sekali tidak, Lie Yang tidak akan mau kembali untuk menjemput Chu Xian dan juga Wang Zi. Tapi, dia bisa menunggu di tempat ini, dan itupun jika memang Chu Xian dan juga Wang Zi kembali dengan selamat, jika tidak dia sudah memutuskan untuk segera pulang.


"Baik, mari kita menunggu di sini selama satu jam, dan jika dalam satu hari mereka berdua tak kunjung kembali, maka sebaiknya kita akan segera pergi dari sini!" kata Lie Yang setelah lama memikirkan nya.


Sekarang dia memutuskan bahwa jika memang mereka tidak kembali dari sini dengan selamat, maka dia akan membuat alasan yang cukup kejam kepada atasannya, yaitu.


Chu Xian dan juga Wang Zi, dengan tidak mematuhi perintah, dan membuat tindakan sendiri, sehingga membuat mereka berdua tewas di tangan musuh!


"Ayah!" Lie Niu langsung tidak menyangka bahwa ayahnya akan membuat keputusan seperti itu, dan membuatnya menjadi kecewa.


Ayah yang dia kenal adalah seorang pejuang sejati, dan tidak akan pernah meninggalkan rekan-rekannya sendiri untuk kepentingan egois, dan itupun hanya karena takut mati!


"Ini sudah merupakan keputusan yang tidak bisa di ganggu gugat lagi! Dan kamu juga tidak boleh kembali ke sana, karena itu sangat berbahaya!" Lie Yang berkata dengan tegas, dan memperingatkan Lie Niu agar tidak macam-macam.


"Ini..." Lie Niu tidak tau harus berkata apa-apa lagi, lalu dia segera berlari pergi dari sana dengan sedih.


"Apakah kamu melakukan hal yang benar bos?" Bai Long yang melihat itu mau tak mau bertanya kepada Lie Yang dengan heran.


“Ya,” Lie Yang menganggukkan kepalanya dengan serius, “Sebenarnya aku juga tidak berdaya, mengingat ada hal yang sangat aneh di tempat itu...” katanya dengan menghela nafas lelah dan tak berdaya.


“Baik,” Meng Di mengangguk sedikit, dan berkata dengan tenang, “Sebenarnya kalian tidak perlu khawatir dengan Tuan Chu dan juga Tuan Wang, dan jika memang kalian ingin pulang, maka pulanglah sekarang juga tidak apa-apa kok...”


???


Semua orang yang berada di sini menatap Meng Di dengan kebingungan.


Hei, bro apakah kamu ingin membunuh bos mu sendiri?


Orang-orang itupun mau tak mau memikirkan bahwa Meng Di hanya tak ingin bosnya kembali.


"Uhuk! Uhuk! Sebaiknya kita terapkan rencana semula, yaitu menunggu mereka selama satu jam, dan jikalau mereka memang tidak kembali maka kita akan segera pergi." Lie Yang terbatuk-batuk sedikit, dan berkata dengan tenang.


Orang-orang di sana mengangguk dan merasa bahwa rencana ini adalah yang paling tepat.


Lalu orang-orang itu segera bubar dan masing-masing dari mereka memasuki ruangan pribadinya, mereka hanya ingin beristirahat sebentar, karena dalam satu jam berikutnya mereka akan segera pergi dari sini.


"Orang-orang ini!" Meng Di menggelengkan kepalanya dengan tersenyum.


Siapa tuanya?


Seorang Raja yang hebat di matanya!


Dan siapa pula idolanya?


Seorang tiran penguasa yang sangat hebat!


Dan jika mereka berdua bergabung, siapa yang akan mampu untuk menghentikan mereka?


Tidak ada?


Meng Di memiliki keyakinan yang sangat kuat, bahwa tidak akan ada yang bisa menghentikan kedua orang itu.


.....


Kembali ke lokasi perang.


Sudah beberapa jam telah berlalu. Perang semakin berlanjut hingga saat ini, dan sepertinya tidak akan berhenti sebelum hanya satu orang saja yang akan berdiri dengan kemenangan.


“Hoams,” menutupi mulutnya yang menguap, Chu Xian yang baru bangun tidur pun melihat sekeliling, “Kapan ini akan berhenti...” katanya sambil bangkit dari sana, karena mendengar suara-suara ledakan yang masih tidak berhenti di luar.


Keluar dari sana, Chu Xian melihat ruangan yang sudah kosong. "Dan di mana Pak tua itu?" Chu Xian bertanya dengan bingung kepada dirinya sendiri.


Perasaan dia sendiri hanya tidur sebentar, dan Wang Zi sudah menghilang?


Kemana dia?


“Ya sudahlah,” Chu Xian melambaikan tangannya tidak peduli, “Mungkin Pak tua itu sedang jalan-jalan di luar...” katanya.


"Lebih baik sekarang aku pergi..."


Boom!


Sebelum sempat Chu Xian menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba gedung bangunan ini bergetar dengan hebat!


"Apa? Apa yang terjadi?" Chu Xian menundukkan kepalanya dengan tertekan, karena sepertinya situasi di tempat ini semakin tidak benar.


(Akhir bab ini)