
Hari yang baru, Chu Xian bangun dan membuka mata nya, melihat ke samping, Xia sedang menatap dirinya, dan diapun tersenyum senang, dia pikir Xia tidak akan pulang lagi ke sini.
"Selamat pagi!" Chu Xian bangun dari tempat tidur dan merenggangkan tubuh nya berolahraga sebentar.
"Se.. Selamat pagi juga!" balas Xia agak gugup, mengingat Chu Xian berbuat hal seperti itu kepada dirinya kemarin malam, dan mengingat hal itupun wajahnya memanas.
"Dari mana kamu semalam?" tanya Chu Xian berbalik menatap Xia yang sedang melayang-layang diatas tempat tidur.
"Aku.. Aku sekarang sudah bisa menghilangkan diri, jadi tidak akan terlihat bahkan oleh kamu." kata Xia dengan senang karena mendapat kemampuan baru.
'.......'
Kemampuan hantu pikir Chu Xian terdiam melihat Xia, ternyata hanya dia saja yang terlalu khawatir. Tak bisa berkata-kata lagi, dan diapun bertanya-tanya apakah kemampuan Xia akan terus bertambah atau berkembang kepada atau sesuatu yang bahkan dia tidak mengerti.
“Baik..” tidak memikirkannya lagi, dia sudah menganggap Xia merupakan seseorang yang sangat istimewa, dan berkata, “Ayo memulai hari ini dengan makan.”
Mengambil telpon hotel, Chu Xian menghubungi pihak hotel dan meminta mereka untuk mengantarkan makanan.
Tak lama, makanan pesannya di antarkan didepan pintu kamarnya. Mengambil makanannya, Chu Xian makan dengan lahap, dan menghabiskan nya sendiri.
Setelah selesai makan, Chu Xian masuk ke dalam kamar mandi, dan keluar setelah mengganti pakaiannya.
Tok.. Tok..
"Siapa itu?"
Mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya, Chu Xian berpikir siapa yang mengetuk pintunya dan seingatnya hari ini dia tidak memanggil seseorang kecuali hanya memesan makanan tadi.
Membuka pintu, Chu Xian melihat orang yang dikenali nya.
"Bos!"
"Cheng! Kenapa kamu bisa sampai ke sini?"
Chu Xian bingung, seingatnya dia tidak ada memanggil Cheng Hai kemari, dan bukan hanya tidak memanggil, tetapi dia sudah tidak menghubungi nya sejak dia bersiap untuk berperang dengan Hai Zhang.
“Hehe..” sedikit terkekeh, dan tersenyum misterius, Cheng Hai pun berkata, “Bos, saya juga di undang ke sini oleh seorang yang sangat berpengaruh di negara ini.”
"??"
Chu Xian semakin bingung dengan sikap Cheng Hai yang aneh, dan berpikir apa yang membuatnya harus bangga dengan di undang oleh seseorang, sedangkan dia hanya merasa biasa-biasa saja mendengarnya.
"Iya bos! Dan mereka juga meminta saya untuk membawa bos juga! Karena saya hanya menjadi penghubung saja."
“Saya..” menunjuk dirinya dan berkata “Ada urusan apa orang yang kamu katakan ini ingin mengundang saya?”
Dia bertanya dengan heran, merasa tidak penting, dan rencananya besok dia ingin pulang ke kota Longnan, setelah dia menyelesaikan urusannya dengan Hai Zhang.
"Apakah kamu tidak bisa pergi sendiri?"
"Hmm.. Bos! Pihak mereka itu sangat ingin bertemu bos, dan jika bos tidak mau pergi maka saya tidak akan pergi juga."
Cheng Hai bepikir dia hanya menuruti perintah dari Chu Xian dan bukanlah orang lain.
"Oke.. Baik, saya akan pergi denganmu." kata Chu Xian lagi setelah memikirkannya lagi sebenarnya dia juga penasaran dengan orang yang bisa membuat Cheng Hai terlihat hormat.
“Baik..” Cheng Hai tersenyum senang, dan berkata “Malam ini di hotel macau kita diundang untuk datang ke sana.”
"Oke.. Mari kita bicarakan saja itu nanti, dan sekarang bawa saya dulu untuk mencari makan." memegang perutnya yang mulai lapar lagi, Chu Xian merasa makanan hotel ini tidak memuaskan dirinya.
"Baik bos! Mobil saya ada di bawah, dan biarkan saya yang membawa bos ketempat makan yang paling bagus."
Mengatakan itu, Cheng Hai segera turun duluan dan bermaksud menunggu Chu Xian di mobil.
"Ya-ya.." menganggukkan kepalanya, Xia berkata dengan senang mendengar Chu Xian yang ingin membawa dirinya.
Lalu mereka pun turun dari hotel, menuju ke mobilnya, dan melihat Cheng Hai yang sudah melambaikan tangannya kepada Chu Xian.
Memasuki mobil, Chu Xian duduk dibelakang bersama Xia, dan Cheng Hai tidak merasakan bahwa ada satu orang lagi yang memasuki mobilnya.
Cheng Hai membawa Chu Xian ke sebuah restoran, lalu mereka turun dan memesan makanan, dan setelah selesai makan, mereka pergi ke suatu tempat untuk main-main menghabiskan waktu.
Di malam hari, setelah Chu Xian mengganti pakaiannya di hotel, Cheng Hai pun membawa Chu Xian ke hotel Macau tempat mereka di undang, dan kali ini Chu Xian tidak membawa Xia bersamanya.
Sesampainya di depan hotel, mereka berdua turun dari mobil, melihat seseorang sudah menunggu mereka.
“Tuan Chu kan,” bertanya dengan sikap yang hormat, “Bos saya sudah menunggu di dalam!” Bai Suchen mengatakan itu sambil menundukkan kepalanya, dan dengan sikap yang hormat dan sopan.
"??"
Chu Xian bingung dengan sikap orang yang ada di depannya, dan merasa jika orang yang di depannya ini tidak sederhana.
Astaga! Saya tidak menyangka jika Bai Suchen yang terkenal akan menyambut sendiri kedatangan bos saya, pikir Cheng Hai terkejut didalam hatinya.
"Mari masuk."
Chu Xian dan Cheng Hai pun mengikuti Bai Suchen masuk, dan melihat ada banyak orang yang sedang menunggu mereka di dalam.
Melihat Chu Xian masuk, mereka semua langsung berdiri menyambut mereka, dan yang paling terutama adalah seseorang yang terlihat seperti master yang sangat kuat yang sedang duduk menatapnya sambil tersenyum.
"Ini tuan.."
“Biar saya saja!” bangkit dari kursinya, dan mengulurkan tangannya kepada Chu Xian, “Perkenalkan! Saya Xu Chang'an, dan senang bertemu denganmu saudara Chu!”
Orang ini.. Sangat kuat! Pikir Chu Xian di dalam hatinya, dia pun menjabat tangan Xu Chang'an sambil tersenyum dan berkata, "Senang juga bertemu dengan saudara Xu!"
"Ayo.. Mari makan dulu sambil berbicara!"
Duduk kembali, Xu Chang'an berkata dan mempersilahkan Chu Xian untuk duduk di kursi yang kosong di sampingnya.
"Baik.."
Chu Xian tidak menolak, duduk di sana dengan sikap yang santai, dan melihat orang-orang sangat menghormati dirinya. Dia juga melihat seseorang yang dikenalinya, tetapi dia tidak memperdulikannya, dan mengambil makanan yang telah di sediakan.
Mulai makan, Chu Xian memakannya dengan lahap, karena sedari tadi ia merasa lapar sejak di jalan tadi.
"Saudara Chu! saya mendengar jika kamu berselisih dengan keluarga Hai? Sedangkan keluarga Hai juga merupakan patner bisnisku. Saya tidak tau apakah saudara Chu bisa memberi saya wajah dan membiarkan saya untuk menengahi urusan tersebut."
"Yah.. Saya akan menyerahkan nya kepada saudara Xu!" kata Chu Xian sambil makan.
"Saya meminta maaf atas kejadian yang terjadi lusa kemarin kepada tuan Chu, dan saya akan memberikan mengkompensasi atas kerugian yang tuan Chu alami." kata Hai Zhang berdiri sambil membungkukkan kepalanya, dan memberikan beberapa surat.
"Ya-ya.. Saya akan memaafkan kamu, dan juga saya yang di untungkan di sini!" kata Chu Xian yang sudah selesai makan, dan mengambil surat itu dari Hai Zhang.
"Haha.. Saudara Chu, sekarang kamu sudah mendapatkan kompensasinya dan sekarang mari kita minum untuk merayakannya!"
"Baik."
Anjir.. Ini uang 50 juta cash, villa mewah di bagian distrik A kota gangsu, dan aset saham di hotel Macau, semuanya bernilai 450 juta dolar. Haha.. Saya kaya, tertawa didalam hatinya, Chu Xian memberikan surat-surat itu kepada Cheng Hai.
"Ok-ok.. Mari kita rayakan, haha.."
Setelah mereka selesai minum, akhirnya Chu Xian pamit untuk pulang ke hotel, dan dibawa oleh Cheng Hai, karena hari ini dia sangat senang dapat bertemu dengan Xu Chang'an.
(Akhir bab ini)