My Teacher Is My Love

My Teacher Is My Love
Episode 68



Sedangkan Fino, Riko dan Lisha hanya tersenyum sambil menganggukan kepala.


“Oh kakaknya nak Ara ya. Ibu kira nak Ara itu adeknya pak Alex, soalnya mirip-mirip dikit gitu wajahnya” canda bu Wiwik.


“Ibu bisa aja deh mana ada Ara mirip kak Alex. Yang bener itu Ara mirip kak Fino atau alm. mama harusnya bu Wiwik tadi bilang gitu” ucap Ara sambil tertawa kecil.


“Alex” lirih Fino bertanya-tanya.


“Iya nak Fino, pak Alexander Mahesa nama lengkapnya. Benerkan ya nak Ara?” tanya bu Wiwik memastikannya pada Ara.


“Iya bener bu. Namanya kak Alex itu Alexander Mahesa” jawab Ara tersenyum.


Deg


Fino terkejut mematung mendengar nama lengkap yang disebutkan bu Wiwik barusan. Fino menatap Ara yang tersenyum berbincang bersama bu Wiwik dan istrinya.


‘Apa harus secepat ini? Apa nantinya Ara akan membenci keluarga Alardo yang sudah membuatnya seperti ini. Terlebih papa yang sampai sekarang belum mengetahui latar belakang Ara yang sebenarnya. Apa yang harus ku lakukan jika lelaki itu benar orangnya? Cepat atau lambat semua ini memang akan terbongkar tapi apa harus secepat ini?’ pikir Fino.


“Mas Fino” panggil Lisha menepuk lengan suaminya yang sedari tadi melamun.


“Eh iya, ada apa sayang?” ucap Fino tersadar dari lamunannya.


“Kamu nglamunin apa sih?” tanya Lisha.


“Enggak kog sayang. Aku cuma lagi mikirin gimana kalo pas 7 bulanan nanti kita undang anak panti saja, gimana?” ucap Fino mengusap perut buncit istrinya.


Memang benar Fino berencana untuk mengundang anak panti saat acara 7 bulanan istrinya nanti.


“Ah iya bener banget” ucap Lisha berbinar.


“Waaah pasti anak-anak seneng banget kak” sahut Ara.


“Seneng banget sih Ra kamu” gemas Riko yang sedari tadi diam mengamati setiap ekspresi wajah Ara.


“Iya dong kan nanti acaranya rame banget. Bu Wiwik juga harus ikut ya nantinya. Masih beberapa bulan lagi sih ehhehe” cengir Ara menunjukan deretan gigi putih nya.


“Iya pasti ibu ikut” jawab bu Wiwik.


Hari semakin sore, mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah setelah berpamitan pada bu Wiwik. Tadinya mereka ingin menunggu sampai anak panti pulang, tapi karena hari sudah semakin sore dan bumil yang sudah sangat kelelahan. Jadi mereka memilih pulang dan akan kembali lagi kesini saat waktu senggang.


Di perjalanan pulang Lisha memilih duduk di belakang bersama Ara, karna ia akan membujuk adik iparnya untuk bermalam lagi dirumahnya.


“Ara tidur rumah kakak malam ini ya. Malam ini doang kog ya mau ya...” rayu Lisha memeluk lengan Ara.


Ara terkekeh melihat sifat manja Lisha yang lucu seperti anak kecil minta permen pada ibunya saja.


“Enggak ah kak” goda Ara.


Lisha yang mendengar penolakan adik iparnya langsung duduk menjauh dengan wajah cemberutnya.


“Enggak nolak maksudnya kak” sambung Ara membuat Lisha spontan menoleh menatapnya.


“Aaaa makasih adek sayang” heboh Lisha memeluk erat Ara.


“Jangan erat-erat kasian Ara kak” sahut Riko datar.


“Enggak ada kebel juga nyaut aja deh” sungut Lisha dibalas tawa oleh Riko.


Sesampainya di rumah Fino, mereka memilih masuk kekamar masing-masing dan istirahat sejenak sambil menunggu jam makan malam.


...****...


Tidak lama dari Ara pulang, Alex dan Letha datang mengantarkan anak panti yang di ajak main ke rumah Alex. Wajah ceria mereka membuat Alex ikut tersenyum.


“Sore bu Wiwik” sapa mereka berdua.


“Ara kesini bu?” tanya Alex.


“Iya tadi sama kakak-kakak nya” jawab bu Wiwik.


“Mari silakan masuk dulu” sambung bu Wiwik mempersilakan mereka masuk.


“Kita enggak lama kog bu, saya mau nganter Letha pulang juga. Hari juga sudah sore kami pamit saja ya bu” ucap Alex sopan dan menyalami bu Wiwik diikuti Letha yang tersenyum.


“Oh iya sudah kalo begitu. Anak-anak bilang apa sama pak Alex dan kak Letha nya?” tanya bu Wiwik pada anak panti.


“Makasih om Alex udah ajak main kerumah mewahnya” ucap anak-anak panti serentak.


“Jadi enggak ada yang inget sama kak Letha nih” keluh Letha pura-pura.


“Sayang kak Letha” ucap Putri memeluk Letha di ikuti yang lain, membuat Letha harus mensejajarkan tingginya.


“Utututu sayang banget sama kalian.” ucap Letha.


Alex tersenyum melihat kedekatan Letha dengan anak panti. Sifatnya yang ceria memang membuat Letha banyak memiliki teman.


‘Huh kenapa aku suka banget lihat Letha yang deket sama anak kecil sih. Masa iya aku... ah enggak mungkin lah. Mana mau Letha sama aku. Lagian aku hanya menganggapnya sebagai adikku saja. Ah sudah lah’ batin Alex menatap lekat wajah Letha.


“Yaudah kak Letha sama om Alex pamit dulu ya” ucap Letha.


“Iya kak. Om Alex hati-hatinya” ucap salah satu anak panti yang tak lain adalah Noval.


“Siap, om akan hati-hati” ucap Alex menjawil hidung Noval.


“Kalau begitu kami pamit dulu ya bu, permisi” sambung Alex.


“Iya pak Alex,nak Letha. Hati-hati di jalan” ucap bu Wiwik.


Alex dan Letha segera memasuki mobil dan meninggalkan pekarangan panti asuhan Kasih Ibu.


Diperjalanan menuju rumah, Letha tak henti-hentinya bicara. Ia terus bercerita tentang serunya bermain dengan anak panti tadi.


“Kak Alex makasih ya udah ajakin anak panti kerumah jadi Letha gak bosen dirumah” ucap Letha tersenyum kearah samping dimana Alex fokus pada stir kemudinya.


“Iya sama-sama. Dari pada kamu ngajak nyusul Ara ke kebun binatang baru juga sembuh” jawab Alex mengacak rambut Letha.


Memang siang tadi Letha terus saja merengek minta menyusul Ara ke kebun binatang. Letha yang melihat story wa Ara yang pergi bersama Fino, Lisha dan Riko pun langsung mengajak Alex. Tapi bukan menuruti Alex malah melarang Letha keluar dengan alasan Letha baru saja sembuh.


Tidak habis akal Alex, ia langsung membawa Letha ke panti asuhan yang pernah mereka datangi bersama Ara dan meminta ijin pada bu Wiwik untuk membawa anak panti main kerumah nya. Alex sangat tau Letha tidak suka suasana sepi dan ditinggal sendirian.


“Ih rambut aku jadi berantakan kak” kesal Letha.


“Biarin” ucap Alex santai.


“Oh iya kak Tony sama kak Rio kog belum pulang sih kak?” tanya Letha pada Alex.


“Kakakmu itu masih sibuk cari calon kakak ipar buat kamu” canda Alex.


“Beneran kak?” tanya Letha mulai was-was.


“Iya lah masak bohong” ucap Alex melirik Letha.


Padahal Tony dan Rio sekarang berada di rumah Tony. Mereka berdua memang sengaja tidak ke rumah Alex dahulu, karena rumah Tony yang lebih dekat kalau dari arah luar kota.


Perjalanan jauh membuat mereka memilih istirahat sebentar, dan akan ke rumah Alex nanti malam sambil menjemput Letha, pikir mereka. Siapa sangka sekarang Alex sudah dalam perjalanan kerumah Tony.


next👉🏻


Jangan lupa like, komen dan vote🔥🔥🔥🔥