My Teacher Is My Love

My Teacher Is My Love
Episode 60



“Ihh pak Riko perhatian banget sih sama pacarnya yang sakit” kata Letha tersenyum sendiri.


“Kog pacar kan belum pacaran Letha” ucap Ara sedikit keras.


“Siapa yang belum pacaran?” tanya seseorang mengagetkan mereka.


Ara dan Letha terdiam saat mengenali suara seseorang yang berdiri di belakang Ara. Perlahan Letha mengangkat kepala menatap pria di belakang Ara, diikuti Ara yang membalikkan badannya kebelakang. Dan benar saja mereka sangat mengenali orang tersebut.


“Jadi bisa dijelasin siapa yang belum pacaran?” tanya pria itu.


“Saya dari tadi sudah masuk kelas dan kalian malah asyik berbicara sendiri. Dan ternyata topik pembicaraan kalian cukup menarik bukan?” sambung pria itu.


“I... Itu pak jadi kita cuma-“


“Cuma apa Letha?” tanya pria itu memotong ucapan Letha.


“Cuma bahas alur crita drama korea pak. Iya kan Tha” sahut Ara cepat sambil menyenggol lengan Letha.


“Ah i...iya pak bener banget drama cina eh drama korea maksudnya” ucap Letha gugup.


“Okay untuk kali ini kalian berdua saya maaf kan. Tapi jika kalian mengulanginya lagi, saya tidak akan segan segan memberi kalian hukuman” ucap pria itu yang tak lain adalah pak Riko.


Riko kembali ke depan untuk memulai pelajaran matematika siang ini. Terlihat Ara dan Letha yang menghela nafas lega.


Tanpa disadari, Riko tersenyum tipis mengingat percakapan Ara dan Letha. Ya Riko memang sedikit mendengar percakapan Ara dan Letha tadi.


‘Lucu banget sih kamu Ra’ batin Riko.


“Oke pelajaran matematika sekarang kita mulai, buka halaman 157 dan kerjakan latihan soal itu. Untuk kertas tugas yang saya berikan kemarin silahkan dikumpulkan ke depan, untuk ketua kelas silahkan dikumpulkan” ucap Riko santai namun tegas.


“Selesai ataupun tidak silakan kumpulkan” sambungnya.


Kelas yang semula hening kini berubah menjadi ramai, banyak siswa yang belum selesai mengerjakan tugas dan ada pula yang tertinggal.


Ara terlihat bingung, mengingat Riko tidak pernah membicarakan tentang tugas yang dia berikan. Ara menatap Riko tajam, pasti dia sengaja tidak bilang, pikir Ara.


“Kak Riko gak bilang apa-apa sama aku Tha, juga gak kasih kertas tugasnya” bisik Ara kesal.


Ting


Ponsel Ara berbunyi lirih menandakan pesan masuk. Ara pun membuka dan membaca pesan yang diterima. Setelahnya ia tampak menahan senyum dengan pipi meronanya.


^^^Kak Riko❣️^^^


^^^Mukanya enggak usah ditekuk gitu. Nanti cantik sama manisnya hilang lo. Saya sengaja enggak kasih kamu kertas tugasnya. Saya juga sengaja nyalin materi tanpa jelasin ke kamu. Itu semua saya lakuin supaya kamu istirahat dan cepat sembuh. Jadi jangan cemberut ya😉^^^


Letha yang dibuat penasaran pun meraih ponsel Ara dan membaca pesan yang ternyata dari guru mereka.


“Ciiieee perhatian banget sih pak Riko ke kamu Ra” bisik Letha.


“Udah ah diem” ucap Ara memerah.


Riko tersenyum melihat wajah memerah malu Ara. Ia pura-pura mengecek kertas tugas yang baru saja diberikan ketua kelas padanya.


“Ketua kelas, siapa yang tidak mengumpulkan tugas kemarin?” tanya Riko dengan wajah datarnya.


‘Ck lihatlah wajah sok datarnya. Membuat suasana kelas tegang saja’ gumam Ara.


“I...itu pak A...Ara yang tidak mengumpulkan. Beberapa hari kemarin dia sakit pak” ucap ketua kelas gugup.


Riko berdehem lalu menatap Ara yang juga menatapnya dengan wajah imut membuatnya gemas sendiri.


“Ya sudah. Kalau begitu Ara sepulang sekolah temui saya di kantor untuk mengambil kertas tugasnya” ucap Riko datar.


“Oke kita fokus pada latihan soal, saya beri waktu 1 jam untuk mengerjakannya. Mulai dari sekarang” tegas Riko.


Next👉🏻


Jangan lupa like, komen dan vote gais🔥🔥🔥🔥