My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
Episode 89



Xavier dan Ghiea sudah sampai di rumah Nyonya Leona untuk makan malam, dan tentu kedatangan Xavier kesana juga untuk menemui Max dan membicarakan masalah hati Max yang seperti nya tidak akan menemukan titik terang, karena Max dan Diana sama sama punya masalah pribadi yang tak bisa di atasi mereka sendiri. Xavier juga berencana akan memberi tahu Ghiea tentang misi nya ini.


"Dear, Bagaiamana keadaan mu dan kandungan mu?" tanya Nyonya Leona sembari merangkul Ghiea dan membawa nya ke meja makan. Di sana sudah ada makanan yang sangat banyak, bahkan ada Alan juga yang sudah menyantap makanan di depan nya.


"Aku baik, Mom. Kandungan ku juga baik" jawab Ghiea "Alan, kamu sedang apa di sini?" tanya Ghie kemudian pada Alan.


"Menajalankan misi..." jawab Alan dengan mulut yang penuh dengan makanan, sementara Ghiea mengernyit bingung mendengar jawaban Alan.


''Misi apa?" tanya nya lagi.


"Penyatuan Max dan Diana" jawab Alan yang semakin membuat Ghiea bingung, namun belum sempat Ghiea bertanya apa maksud nya tiba tiba Max sudah datang.


"Ghiea..." seru Max yang baru saja turun dari kamar nya, adik ipar nya itu seperti baru selesai mandi. Ia mengenakan kaos tanpa lengan dan celana sebatas lutut nya. Rambut nya masih acak acakan dan setengah basah, pemandangan yang seksi bahkan di mata sang kakak ipar.


"Mata jaga mata..." tegas Xavier "Atau aku larang kamu ketemu sama dia lagi" ancam nya yang membuat Ghiea mendelik.


"Ayo lah, Xavier. Masak kamu cemburu sama adik mu sendiri" Nyonya Leona menyambung.


"Mom, ada banyak kisah orang yang selingkuh sama ipar nya sendiri..." sanggah Xavier yang membuat semua orang hanya bisa menghela nafas berat.


"Kebanyakan nonton sinetron" tukas Ghiea.


"Sudah sudah, drama sekali keluarga kalian ini. Ayo makan, aku sudah lapar" kata Alan padahal sejak Ghiea sampai, ia sudah melihat Alan yang makan dengan rakus.


Mereka pun makan sambil sesekali mengobrol ringan, entah itu tentang pekerjaan, percintaan mau pun tentang keluarga mereka yang sedang dalam penjara saat ini.


"Pastikan Jamie tidak membebaskan mereka, Xavier" tegas Nyonya Leona "Biar mereka jera dan merenungi kesalahan mereka"


"Iya, Mom. Aku sudah atur semua nya, jangan khawatir" kata Xavier.


"Oh ya, Max. Bagaiamana dengan Diana?"


"Uhuk Uhuk Uhuk..." Max yang sedang menegak air minum nya langsung tersedak setelah mendengar pertanyaan Alan itu yang tiba-tiba itu.


"Kalian punya hubungan kan?" tanya Xavier, Ghiea kini memasang wajah serius nya sambil menatap Max.


"T..tidak" jawab Max.


"Memang nya ada apa?" tanya Nyonya Leona yang ketinggalan gosip.


"Max menyukai Diana seperti nya, Mom" tukas Xavier.


"Aku rasa itu tidak mungkin" kata Ghiea menginterupsi.


"Itu sangat mungkin, Baby" kata Alan yang membuat Xavier mendelik hanya karena panggilan Baby itu.


"Ayo lah, Max. Akui saja perasaan mu dan mungkin kami bisa membantu mu" kata Xavier kemudian.


"Apa nya?" tanya Max masih berusaha menyembunyikan perasaan nya.


"Max, kami punya bukti jadi sebaik nya akui saja atau kami keluarkan bukti nya" kata Alan.


"Bukti apa?" Max masih berputar putar yang membuat Alan kesal. Ia pun segera memperlihatkan video Max dan Diana pada Nyonya Leona dan Ghiea.


Awal nya Ghiea dan Nyonya Leona mengernyitkan kening nya saat detik detik pertama video itu, hingga kemudian...


"Aah.. Tidak mungkin" pekik Ghiea dan ibu mertua nya bersamaan, tentu mereka tidak percaya Max bisa seliar dan seganas itu. Sementara Max yang melihat itu segera merebut ponsel Alan dan mencemplungkan nya ke dalam gelas berisi air.


"Apaan apaan kalian" tegas Max marah, ia terlihat sangat malu dan langsung berlari ke kamar nya seperti anak gadis yang tertangkap basah saat naksir cowok. Sementara semua orang begitu tercengang dengan respon Max, terutama Nyonya Leona. Putra nya yang polos, lugu, kalem. Bisa kah menyerang wanita bar bar seperti Diana?


Beda hal nya dengan Alan yang tampak santai, ia mengambil ponsel nya dari dalam gelas dan megelap nya dengan tissue.


"Untung saja aku orang kaya, jadi beli ponsel nya yang paling mahal dan tidak apa apa meskipun kenak air" gumam nya.