My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
BonChap - Masih MelAn



Pangutan bibir antara Alan dan Melissa masih terus berlanjut selama beberapa menit dengan beberapa jenis ciuman yang Alan dan Melissa terapkan.


Alan sempat tertegun, ia tak menyangka ternyata sang istri sangat pandai dalam memanjakan bibirnya. Dari di kecup, di cecap, di cium, di hisap bahkan sampai di gigit gemas membuat Alan mengerang tertahan. Entah kenapa, ia seperti perjaka yang baru saja merasakan sentuhan bibir dari lawan jenis nya.


Tangan Melissa pun tak bisa tinggal diam, jari jari lentiknya dengan sangat tergesa-gesa membuka jas Alan kemudian kancing kancing kemeja nya. Alan membiarkan saja, bahkan saat Melissa melempar kemeja nya dengan asal kemudian memainkan jemari nya di dada bidang Alan. Alan hanya mampu menggeram lirih, menahan gejolak yang kian membucah.


Merasa kehabisan nafas, Alan dan Melissa melepaskan diri dengan sangat terpaksa. Nafas kedua nya begitu memburu, kabut gairah terlihat jelas di mata sang pengantin itu. Bibir kedua nya sama-sama bengkak, basah dan memerah, kedua nya menempelkan kening mereka.


"Ini terasa sangat indah, Sugar" lirih Alan sembari mengatur nafas nya yang masih memburu, suara nya bahkan terdengar begitu serak.


"Kamu berkomentar seolah ini ciuman pertama mu, Hubby" balas Melissa dengan nafas terengah.


"Ini ciuman pertama ku yang begitu berkesan, Sugar. Sebelum nya kalau aku ciuman paling burung kecil ku saja yang merespon, aku tidak merasakan apa apa di hati apa lagi di jantung. Tapi di ciuman kamu, aku merasa dada ku berdebar dan jantung ku berdetak lebih cepat" ungkap Alan yang membuat Melissa bingung antara harus tersipu atau kesal karena masih ada wanita lain yang di bahas.


"Sugar..." Alan mengangkat tangan nya dan menyentuh pipi Melissa dengan lembut, kemudian sentuhan nya itu menelusuri tulang selangka Melissa, sentuhan jari Alan yang terasa panas di kulit nya itu membuat Melissa mengerang tanpa sadar. Alan memperhatikan raut wajah Melissa yang tampak begitu menikmati sentuhan nya, pandangan nya sudah tau fokus dan bibir nya terus terbuka membuat Alan merasa ingin melahap nya namun keinginan untuk menikmati raut wajah kenikmatan Melissa jauh lebih besar.


Tangan Alan terulur ke belakang dan menurunkan resleting gaun Melissa, kemudian dengan lembut ia mengusap punggung sang istri sembari mendaratkan kecupan hangat di pundak Melissa.


"Berdiri dulu, Sugar" kata Alan dengan suara yang begitu parau, Melissa pun berdiri dan Alan langsung menarik turun gaun Melissa. Alan kembali tertegun saat melihat tubuh sang istri yang begitu indah apa lagi di balik gaun pengantin sang istri, tak apapun yang menutupi bagian atas Melissa. Secara bentuk, tak ada beda nya dengan wanita wanita lain namun seperti kata Alan, Melissa bukan hanya membangkitkan gairah di pusat diri nya namun juga di hati dan jantung nya.


Melissa pun menarik ikat pinggang Alan, melemparnya asal. Di susul dengan celana Alan yang segera di buka dengan pelan pelan, Alan tampak tersipu bahkan merona saat Melissa menarik turun celana nya.


"Kenapa aku seperti perjaka begini? Kenapa aku malu? Padahal aku ingin mempercepat pernikahan ku supaya bisa bercinta dengan my Sugar" batin Alan merutuki diri nya sendiri namun ia sangat menikmati setiap detik moment malam pernikahan nya ini.


"Kamu sangat indah, Sugar. Aku..." tangan Alan menyentuh tepi kain yang menutupi mahkota sang istri "Aku buka ya..." Alan merasa aneh sendiri karena ia meminta izin untuk hal yang sangat biasa dalam hidup nya.


Melissa mengangguk malu-malu, ia menahan nafas saat Alan menarik turun tirai yang menutupi mahkotanya itu. Alan kembali meneguk ludahnya dan ia segera mendorong sang istri ke ranjang nya.


"Kenapa kamu begitu indah, Sugar? Kemana saja kamu selama ini..." kata kata ambigu Alan itu membuat Melissa tersipu, ia memeluk leher Alan dan mengecup rahang nya.


"Menunggu mu, Hubby" kata Melissa kemudian. Alan memposisikan diri nya hendak memasuki sang istri namun Melissa mencegah nya.


"Ini yang pertama untuk ku, Hubby. Pemanasan sedikit ya, rasa nya pasti sangat sakit kalau langsung masuk" cicit Melissa yang membuat Alan terkekeh.


"Maafkan aku, Sugar" kata Alan kemudian ia mengecup gemas pipi Melissa.


Alan membiarkan sang kekasih hati menikmati detik detik kenikmatan itu, hingga akhirnya ia pun kembali menyiapkan diri untuk menu utama yang selalu ia tunggu.


"Pelan pelan ya, Hubby" kata Melissa dan Alan mengangguk. Melissa tampak tegang, namun Alan jauh lebih tegang karena ini pertama kalinya ia akan memasuki yang masih tersegel.


"Kamu terlihat sangat tegang, Hubby" kata Melissa.


"Iya, aku takut tidak bisa masuk" kata Alan sembari mendorong dirinya dan benar saja, keduanya sama sama mengerang.


Alan mengerang karena ia di halangi sementara Melissa karena penghalang itu terasa sakit saat di coba di terobos. "Aduh, seperti nya tidak bisa masuk, Sugar. Bagaimana ini?" Alan merengek yang membuat Melissa terkekeh meskipun ia juga merasakan perih di pusat diri nya.


"Coba lagi, pasti nanti bisa" Melissa memberi nya semangat. Alan pun kembali menyentak diri nya namun lagi lagi ia merasa gagal.


"Tidak bisa, Sugar. Bagaimana ini?" lagi lagi Alan merengek yang membuat Melissa mulai merasa kesal.


"Bisa, Alan. Kamu langsung sentak saja, kalau kamu berhenti di tengah jalan begini rasa nya benar benar perih" tukas Melissa kesal yang membuat Alan cemberut "Lagian kamu sudah pengalaman, masak begini saja susah"


"Ini ada penghalang nya, Sugar. Kan biasa nya tidak ada" kata Alan lagi yang membuat Melissa meringis.


"Ya sudah, coba sekali lagi. Kalau gagal lagi, mending kita tidur habis ini"


.........


...Hai, kalian suka cerita ini?...


...Jangan lupa tap ❤️, kemudian tekan like, tinggalkan comments, dan aku sangat mengharapkan gift serta vote dari kalian ☺️....


...Jangan lupa juga follow SkySal supaya tidak ketinggalan Novel menarik lain nya....


...Aku tunggu jejak nya di setiap episode ya, thank you and I love you, all. 😘...


...Oh ya, SkySal punya cerita baru yang berjudul After Darkness. Tentang Robin yang ingin balas dendam pada Elsa di karenakan ia mengira Elsa adalah salah satu wanita simpanan ayah nya....


...Penasaran cerita nya?...