My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
Episode 154



Ghiea dan Xavier saat ini sedang dalam pesawat, Ghiea tk menyangka karena akhir nya ia bisa bulan madu dengan suami tercinta nya.


"Aneh ya, bikin bayi dulu, terus bulan madu, terus resepsi" tukas Ghiea yang membuat Xavier terkekeh. Kisah cinta mereka memang sangat aneh, unik dan hampir tidak masuk akal. Namun itu lah kenyataan nya.


"Tidak apa apa, dengan begitu kita punya cerita berbeda" kata Xavier.


"Nanti pulang pulang bulan madu langsung resepsi, haha"


...


"Tidak ke kantor, Lan?" tanya Om George karena saat ini ia melihat putra nya itu duduk bersila di sofa dengan punggung yang tegak, pandangan yang lurus ke depan dan juga tangan yang ia lipat di pangkuan.


"Tidak, Dad. Hari ini aku libur" kata Alan.


"Libur kenapa? Kamu sakit?"


"Bukan, Dad. Aku hanya sedang mencari jawaban"


"Jawaban apa?"


"Apakah aku sudah jatuh cinta atau tidak pada Melissa"


Om George langsung terperangah mendengar ucapan Alan itu, ia pun duduk di samping Alan dan menatap Alan yang memang seperti orang bersemedi namun dengan mata terbuka.


"Pasti kamu sudah cinta, Lan" seru ayah nya meyakinkan.


"Kenapa? Kenapa aku bisa jatuh cinta pada nya? Dan bagaimana aku bisa jatuh cinta pada nya?" tanya Alan yang membuat Ayah nya itu meringis.


"Cinta itu bukan perasaan yang bisa kamu temukan alasan nya, Lan. Karena kalau kamu punya satu alasan untuk mencintai, kamu akan punya dua alasan untuk tidak mencintai. Cinta itu urusan hati, dan apa yan sudah hati tetapkan itu memang terkadang tidak masuk pada logika"


Alan terdiam dan berusaha mencerna apa yang di maksud ayah nya itu.


Alan kembali mengingat setiap pertemuan nya dengan Melissa, terutama pertemuan pertama nya saat Alan berpura-pura menjadi kepala sekolah. Saat itu Alan sudah sangat tertarik pada Melissa, apa lagi setelah ia mencium Melissa di kantor nya saat itu. Alan semakin tertarik pada Melissa, seolah Melissa punya magnet yang menarik Alan dengan begitu kuat.


...


Sementara itu, Melissa menggerutu kesal karena ibu nya masih menyuruh Melissa berbelanja ke tukang sayur padahal Melissa sudah siap pergi bekerja. Dan sudah rapi dan sudah wangi, namun karena Ibu nya membuat kue yang kata nya tak bisa di tinggal, Melissa terpaksa turun tangan. Melissa melihat tukang sayur di depan rumah nya itu sudah ramai di serbu Ibu Ibu, mereka memilih sayur sambil bergosip ini itu.


"Eh, Mel. Tumben beli sayur..." seru salah satu tetangga nya yang cukup dekat dengan Ibu nya Melissa.


"Iya, Tante. Mama lagi bikin kue" kata Melissa sambil tersenyum ramah.


"Ngomong ngomong, selamat ya, Mel. Tante tidak menyangka jodoh mu itu pria bak malaikat" seru Tante itu yang membuat Melissa mengernyit bingung.


"Iya, ganteng banget, Mel. Kaya lagi, nemu dimana paket komplit begitu?" sambung Tante yang lain.


"Calon suami mu punya teman jomblo tidak, Mel? Kenalin dong sama anak Tante, siapa tahu jodoh"


"Enak kamu ya, Mel. Punya suami tajir dan tampan"


"Pasti pernikahan mu akan sangat mewah ya, Mel"


"lebih cepat menikah, Mel. Kamu itu sudah sangat cukup umur untuk menikah, apa lagi kalau sudah menemukan pasangan yang tepat.


Melissa menggaruk kepala nya mendengar ocehan Ibu Ibu yang sama sekali tidak ia mengerti itu.


"Kalian bicara apa sih" gumam Melissa heran, hingga ada salah satu Ibu Ibu yang mengeluarkan ponsel nya dari dalam baju nya dan menunjukan foto Melissa dan Alan.


"Tampan banget ya, Mel"


.........


...Hai, kalian suka cerita ini?...


...Jangan lupa tap ❤️, kemudian tekan like, tinggalkan comments, dan aku sangat mengharapkan gift serta vote dari kalian ☺️....


...Jangan lupa juga follow SkySal supaya tidak ketinggalan Novel menarik lain nya....


...Aku tunggu jejak nya di setiap episode ya, thank you and I love you, all. 😘...


...Oh ya, SkySal punya cerita baru yang berjudul My Sexy Enemy. ...


*Sinopsis


Demi menghancurkan orang yang telah membunuh kedua orang tuanya, Varian Castanov (28) menyamar menjadi  bodyguard pribadi putri musuhnya, yaitu Chiara Lucrezia (23, seorang gadis yang cantik dan polos.


Keduanya tinggal bersama, dan hal itupun membuat benih-benih cinta di antara keduanya tumbuh begitu saja. Varian mencoba menutupi rasa cinta itu namun tidak dengan Chiara yang tidak tahu siapa Varian, ia terus mengungkapkan cintanya pada Varian hingga Varian luluh. Membuat hati Varian mulai bimbang, di satu sisi ia harus membunuh ayah Chiara demi membalaskan kematian orang tuanya. Namun di sisi lain, ia sangat mencintai Chiara yang polos dan tidak tahu apa-apa.


Akankah misi balas dendam Varian tetap berjalan demi orang tuanya?


Ataukah misi itu terhenti demi cintanya*?


...Penasaran cerita nya?...