My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
Episode 148



Seperti yang di minta Melissa, Alan bersiap untuk pergi ke taman. Ia memakai setelan casual dan itu tak sedikitpun mengurangi ketampanan nya. Sembari bersiul, Alan berjalan menuruni tangga. Membuat sang Ayah merasa heran.


"Mau ke hotel mana lagi hari ini?" tanya Ayah nya ketus "Kena penyakit kelamin nanti kamu, Alan"


"Astaga, Dad. Aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali burung ku menemukan gua nya" jawab Alan yang membuat Ayah nya men desis tajam "Ini aku mua ke taman, bukan ke hotel" ucap Alan lagi dengan ketus nya.


"Sama Melissa?" tebak Ayah nya dengan mata berbinar.


"Kok tahu?" Alan balik bertanya.


"Ya siapa lagi yang bisa membuat kamu melakukan hal yang tidak pernah kamu lakukan sebelum nya kalau bukan Melissa"


"Ya juga sih, Dad. Aku juga bingung, kenapa aku nurut nurut saja sama Melissa. Biasanya kan cewek yang nurut sama aku, ini malah kebalik. Apa aku sudah turun derajat ya" ucap Alan yang terlihat cemas.


"Putra ku tersayang, Tuhan sedang menaikkan derajat mu" ucap Ayah nya meyakinkan "Sekarang pergi cepat, jangan sampai menantu ku itu menunggu mu kelamaan. Dan jaga dia, awas saja kalau sampai lecet" tegas Ayahnya yang membuat Alan tertawa kecil.


"Astaga, Dad... Dad"


...


Melissa pun kini sudah siap, ia memakai jeans panjang, kaos polos, sepatu sneakers dan rambut nya di cepol asal.


"Kamu mau kemana, Mel?" tanya Nyonya Rita yang melihat anak nya itu sudah menentang ransel nya .


"Mau jalan jalan, Ma. Ke taman, mumpung libur" jawab Melissa kemudian ia meminum segelas susu hangat yang sudah di buatkan Mama nya.


"Kasihan nya kamu, Nak" ucap Nyonya Rita kemudian dan ia menatap Melissa dengan tatapan memelas, membuat Melissa tentu langsung mengernyit heran.


"Kasihan kenapa memang nya, Ma?"


"Ghiea sudah punya suami, Diana sudah punya tunangan, terus kamu kapan laku nya?"


"MAMA..." teriak Melissa gemas karena pernyataan Mama nya itu.


"Ya kan memang benar, Mel. Kamu cari pacar dong, biar sama kayak teman teman kamu. Kalau hari libur, mereka liburan sama pasangan masing masing. Sedangkan kamu malah mau ke taman sendirian, kamu memang nya engga iri sama teman teman kamu"


"Aduh, Mama. Aku itu bukan nya engga laku, cuma belum ketemu jodoh nya saja"


"Sama Alan saja, Mel. Alan kan satu kaum sama Xavier dan Max, dengan begitu kamu juga akan tetap menjadi satu kaum dengan sahabat sahabat kamu" tukas Nyonya Rita lagi yan membuat Melissa menggeram kesal.


"Satu kaum bagaimana sih, Ma" geram Melissa dan bersamaan dengan itu terdengar suara klakson mobil dari depan.


"Nah, itu tuh. Pacar ku sudah datang, siapa bilang aku engga laku" tukas Melissa kesal kemudian ia bergegas keluar tanpa memperdulikan Mama nya yang terlihat terkejut setelah Melissa mengatakan 'pacar ku'.


"Alan..." gumam Nyonya Rita saat ia melihat Alan yang keluar dari mobil untuk membukakan pintu mobil Melissa.


"Selamat pagi, Tante..." sapa Alan dengan manis seperti biasa.


"Jadi kalian mau pergi bersama?" tanya Nyonya Rita dengan mata yang berbinar.


"Iya, Tante. Kami mau jalan jalan, mumpung hari libur" jawab Alan.


"Eh, tunggu dulu..." ujar Nyonya Rita kemudian ia berlari masuk ke dalam.


"Mama mau apa sih" gumam Melissa kesal dan tak lama kemudian Nyonya Rita kembali dengan membawa ponsel.


"Tante mau foto kalian" kata Nyonya Rita.


"Buat apa, Ma?" tanya Melissa kesal.


"Sudah, jangan banyak tanya. Kalian berpose mesra ya"


"Berpose mesra bagaimana?" tanya Alan.


"Begini..." Nyonya Rita menyuruh Melissa tetap berada dalam mobil sementara Alan berada di luar namun mereka berhadapan. Tak hanya sampai di sana, jarang wajah Alan dan Melissa begitu dekat karena Nyonya Rita menyuruh Alan mencondongkan tubuh nya dengan menyangga siku nya di pintu mobil.


"Kurang mesra sedikit, maju lagi..." Nyonya Rita mendorong kepala Alan sehingga hidung Alan Melissa saling bersentuhan. Kedua nya terkejut, bahkan hati mereka kini berdebar.


"Senyum dong..." seru Nyonya Rita dan kedua nya pun tersenyum, Nyonya Rita langsung memotret mereka dengan beberapa pose mesra lagi.


"Sudah, Ma?" tanya Melissa karena ia sudah tak tahan dengan jantung nya yang seolah ingin melompat dari tempat nya setiap kali ia berdekatan degan Alan.


"Sudah, kalian boleh pergi sekarang. Selamat bersenang senang" ujar Nyonya Rita kemudian ia memposting foto foto Melissa dan Alan itu dengan caption 'Calon menantu ku yang baik hati dan tampan'.


"Done, pasti teman teman ku iri karena calon menantu ku sangat tampan dan kaya. Hihi"


......💞💞......


...Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?...


...Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya....


...Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘...