My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
BonChap - MelAn



Alan, sang casanova yang telah bertaubat itu di di rundung penyakit iri hati setiap kali ia melihat Max dan Xavier yang selalu mesra dengan istri mereka. Apa lagi Max, pria yang dulu sangat culun itu sampai sekarang masih culun, namun Alan pernah beberapa kali memergoki Melissa sedang bergosip dengan sahabat sahabatnya dan yang mereka bicarakan adalah Max. Yang kata Diana, sangat macho saat berada di atas ranjang bahkan Diana selalu hanya bisa menyerah pada kenikmatan yang selalu di suguhkan oleh Max.


Tak kuat menahan iri hatinya, pernikahan Alan yang awalnya di rencanakan tiga bulan setelah pernikahan Max kini di percepat. Hanya butuh waktu tiga minggu untuk mempersiapkan semuanya, sementara Melissa yang ingin pernikahannya sempurna sempat menolak mempercepat pernikahan itu, ia ingin semuanya seperti impiannya namun jangan panggil Alan jika ia tak mampu meyakinkan sang calon istri.


Mendengar kabar pernikahan Alan, seperti hari patah hati nasional bagi kupu kupu Alan yang selama ini hinggap di ranjang Alan, apa lagi Alan benar benar bersikap seolah Alan tak mengenal mereka. Mata Alan hanya mau menatap Melissa, hati Alan hanya mau di huni oleh Melissa, fikiran Alan hanya mau di penuhi oleh Melissa begitu juga dengan ranjang Alan yang hanya ingin di hangatkan oleh Melissa.


Dan akhirnya, di sini lah mereka saat ini. Di sebuah hotel mewah, menjadi raja dan ratu sehari di antara para tamu yang hadir menyaksikan pernikahan mereka dan ikut memeriahkan resepsi pernikahan mereka.


Diana dan Ghiea menjadi bridesmaid sahabat mereka itu seperti keinginan Melissa.


Saat ini, di tengah jalannya acara yang begitu mengesankan. Sang pengantin pun akhirnya berdansa, sembari membicarakan sesuatu yang membuat Melissa selalu tersipu.


"Aku benar benar tidak menyangka, Sugar. Akhirnya aku mendapatkan mu dan bisa bercinta dengan mu malam ini" kejujuran Alan itu membuat Melissa tersipu sekaligus kesal, entah kenapa yang selalu ada di fikiran suami nya itu hanya ranjang dan ranjang.


"Aku rasa aku sangat lelah malam ini, aku ingin segera tidur" ujar Melissa sembari terus bergerak mengikuti gerakan Alan.


"Mana bisa begitu, ini malam pernikahan kita. Kita harus merayakan nya, Sugar. Aku menunggu ini sudah sangat lama, aku bahkan hampir frustasi" tukas Alan merengek.


"Kamu tidak lihat seharian ini kita sangat sibuk, memang nya kamu tidak merasa lelah?"


"Tentu saja tidak, aku justru merasa sangat semangat" jawaban antusias Alan itu membuat Melissa mendelik, sebenarnya ia pun tak bermaksud tidur, ia hanya ingin menggoda Alan.


Sementara itu, Max dan Diana juga berdansa mesra. Bahkan tangan nakal Max sesekali meremas pinggul Diana, membuat Diana tersipu.


"Sekarang kamu benar benar nakal, Baby. Padahal dulu kamu tersipu hanya karena aku mengecup pipi mu, eh sekarang tangan mu ini tidak mengenal tempat ya" ujar Diana sembari memindahkan tangan Max ke pinggang nya.


"Hehe, aku suka setiap kali melihat raut wajah mu seperti itu" jawab Max.


"Seperti apa?" tanya Diana.


"Seperti menahan hasrat"


"Hush"


Beda hal nya dengan Diana Max dan Alan Melissa.


Ghiea justru duduk santai dengan berbagai macam makanan di mejanya. Semakin bertambah usia kehamilan nya, semakin banyak porsi makannya. Bahkan Xavier merasa heran karena Ghiea bisa memakan dua porsi Xavier.


"Memangnya perut mu tidak sakit makan sebanyak itu, Sweetheart?" tanya Xavier.


"Tidak, kan ada bayi. Dia juga makan di dalam sana tahu" jawab Ghiea yang membuat Xavier terkekeh.


"Oh ya, tadi siang aku timbang. Berat badan ku naik 3 kilo, awas saja kalau kamu tidak suka melihat tubuh gendut ku, aku gendut juga karena bayi mu" ucap Ghiea seperti orang mengancam, membuat Xavier kembali terkekeh.


Daddy Alan dan Mama nya Melissa pun juga menikmati hidangan, mereka duduk bersama sembari membicarakan anak anak mereka. Ayah Alan yang memang memiliki sifat lembut dan baik hati membuat Mama Melissa semakin yakin bahwa Alan memang pria terbaik untuk Melissa, status nya sebagai casanova memang masih belum di ketahui oleh sang Ibu mertua.


..........


Saat acara resepsi selesai dan semua tamu sudah pulang, Alan dan Melissa segera masuk ke kamar pengantin mereka.


"Aku mau mandi duluan ya, biar segar. Jadi tidur nya nyenyak" ujar Melissa sembari berusaha membersihkan make up nya.


Sementara Alan, pria itu bergerak gelisah di tempatnya sembari memperhatikan gerak gerik Melissa.


"Alan, kamu mau mandi duluan?" tanya Melissa kemudian namun Alan tak menjawab nya, sesekali ia menarik nafas panjang dan menghembuskan nya secara perlahan.


"Alan..." Melissa menoleh karena sejak tadi ia tidak mendapatkan tanggapan dari suami nya itu.


"Apa?" tanya Alan kemudian ia menjatuhkan diri nya di tepi ranjang.


"Kamu kenapa sih dari tadi melamun terus?" tanya Melissa.


"Aku..." Alan menggigit bibir nya, pandangan nya tidak fokus bahkan ia ia meremas jari jemari nya, kaki nya pun bergerak-gerak tidak jelas.


"Kamu kenapa, Lan? Sakit?" tanya Melissa yang melihat gelagat aneh suami nya itu, ia puny menghampiri Alan dan menempelkan punggung tangan nya di kening Alan "Tidak panas" ujar Melissa sementara Alan tampak terkesiap karena sentuhan Melissa.


Melissa pun menggenggam tangan Alan dan Melissa terkejut karena tangan Alan begitu dingin.


"Kenapa tangan mu dingin? Apa AC nya terlalu dingin?" tanya Melissa yang mulai cemas.


"Aku _aku gugup, Sugar"


.........


...Hai, kalian suka cerita ini?...


...Jangan lupa tap ❤️, kemudian tekan like, tinggalkan comments, dan aku sangat mengharapkan gift serta vote dari kalian ☺️....


...Jangan lupa juga follow SkySal supaya tidak ketinggalan Novel menarik lain nya....


...Aku tunggu jejak nya di setiap episode ya, thank you and I love you, all. 😘...


...Oh ya, SkySal punya cerita baru yang berjudul After Darkness. Tentang Robin yang ingin balas dendam pada Elsa di karenakan ia mengira Elsa adalah salah satu wanita simpanan ayah nya....


...Penasaran cerita nya?...