
Melissa
"Girls, malam ini si buaya mengajak ku ketemu Daddy nya. Aku kok gugup ya..."
Diana
"Aku juga gugup, minggu depan Max mau melamar aku ke Mama"
Melissa
"Bagus dong itu, artinya Max serius sama kamu"
Diana
"Si istri bos posesif dimana? Kenapa tidak nongol?"
Ghiea
"Aku juga lagi gugup, girls"
Melissa
"Gugup kenapa? Di lamar sudah, menikah sudah"
Ghiea
"Suami minta jatah, heheh"
Diana
"Jangan cemari fikiran kami ini, Calon Kakak ipar"
Melissa
"Sok suci kau, palingan si Max juga sudah minta jatah. Ciuman nya saja sepanas itu"
Diana
"Kami tidak sengaja ciuman saat itu, Mel. Dan Max juga tidak mesum seperti si Alan itu, pacar mu"
Ghiea
"Tidak sengaja tapi nagih ya? Haha"
Melissa
"Si Alan memang mesum nya tidak ketulungan, ingin aku mencuci otak nya itu dengan detergent"
Saat ini Melissa sedang berada di restaurant, menunggu kedatangan Alan dan Daddy nya. Melissa sengaja berangkat lebih awal dan ia juga tak mau di jemput oleh Alan ke rumah nya, atau Alan akan kembali meracuni fikiran Mama nya.
Jam di layar ponse Melissa menunujukan pukul 19.15.
"Kapan mereka datang nya?" gerutu Melissa dan bersamaan dengan itu, Melissa mendapatkan tepukan di pundak nya yang membuat ia langsung mendongak.
"Kenapa ya?" tanya Melissa pada seorang pria paruh baya yang berdiri di depan nya.
"Boleh numpang duduk? Soalnya putra ku masih ke toilet dan aku tidak tahu harus duduk dimana karena semua orang duduk berpasangan dan tidak ada meja yang kosong" tutur pria itu panjang lebar dan Melissa pun menyapa ke sekeliling nya. Memang benar semua meja terisi.
"Oh, silahkan" jawab Melissa kemudian
"Kamu sendirian?" tanya pria itu sembari menarik kursi di depan Melissa.
"Aku menunggu teman" jawab Melissa dan pria di depan nya ini mengangguk anggukan kepala nya. Kedua nya pun terdiam, Melissa kembali sibuk dengan kedua sahabat nya di group chat hingga si pria di depan nya kembali bersuara.
"Sebenarnya aku datang ke sini mau bertemu dengan pacar putra ku..." kata nya.
"Oh, perkenalan dengan calon mertua" sambung Melissa.
"Yah, aku harap begitu. Soalnya putra ku itu tidak pernah punya hubungan serius dengan seorang wanita, dia juga tidak pernah pacaran tapi punya banyak wanita. Mengerikan bukan?"
"Sama seperti teman ku ini..." ucap Melissa kemudian "Dia juga seorang playboy, mesum, pokoknya benar benar bukan pria yang baik" lanjut nya.
"Masak sih? Aku fikir putra ku satu satu nya pria yang tidak baik di dunia ini" ucap pria itu.
"Kalau begitu, sebaik nya suruh putra mu bertaubat. Nanti rugi sendiri, tidak baik bermain perempuan"
"Terus kalau teman mu sendiri, sudah kamu suruh bertaubat?"
"Itu bukan urusan ku, biar di urus sama bapak nya saja. Aku temenan sama dia juga buat ngerjain dia, mau ngasih pelajaran" kata Melissa dengan antusias membuat pria di depan nya ini terkekeh.
"Aku suka gaya mu" ucap nya.
"Hai, Sugar..." Melissa langsung mendongak saat mendengar suara pria yang jadi topik pembicaraan nya, pria itu pun juga mendongak.
"Dad, sudah akur saja kalian..."
"Dad???" lirih Melissa sembari melirik pria di depan nya ini.
"Sugar???" lirih Daddy nya Alan juga melirik Melissa
"Jadi yang sejak tadi kita bahas itu????"
..........