
Xavier baru saja sampai di kantor nya setelah tadi ia dari rumah sakit, dan saat turun dari mobil nya, ia melihat mobil Alan yang sedang melaju ke arah nya dan Xavier pun menunggu sahabat nya itu.
"Ada apa?" tanya Xavier setelah Alan turun dari mobil nya.
"Mau mencari My sugar baby" kata Alan sambil terkekeh.
"Aduh, jangan Melissa deh, Lan. Nanti habis kamu di cincang istri ku kalau sahabat nya kamu apa apa in" kata Xavier dan kedua nya pun melangkah bersama memasuki kantor. Dua pria tampan dan sukses itu menjadi pusat perhatian setiap orang yang mereka lewati, mereka punya ketampanan dengan kadar nya masing masing sehingga Alan dan Xavier tak bisa di bandingkan.
"Masalah nya, cuma sahabat istri mu itu yang sama sekali tidak tertarik sama aku. Dan itu membuat aku sangat tertarik pada nya" kata Alan lagi dan Xavier hanya geleng geleng kepala, ia mengenal betul seperti apa Alan dan saat ia memutuskan menargetkan sesutua, Alan tidak akan berhenti sampai ia menaklukan target nya itu.
Kini kedua nya sudah berada di lift dan di dalam lift Alan sibuk dengan ponsel nya.
"Ckckck, besar tapi operasian. Apa kenyal nya sama dengan yang asli?" gumam Alan yang membuat Xavier menatap heran pada sahabat nya yang berbicara dengan ponsel nya itu.
"Apa nya?" tanya Xavier
"Ini...."
"Astaga...." pekik Xavier saat Alan menunjukan foto wanita yang hanya memakai bikini, bahkan buah dada nya itu seperti mau tumpah dari wadah nya yang kekecilan.
"Bagaiamana otak mu itu mau cerdas kalau setiap hari selalu di cemari dengan hal hal seperti itu" kata Xavier yang membuat Alan terkekeh.
"Memang nya kamu tidak suka melihat hal yang seperti ini?"
"Aku tidak suka jika itu tubuh orang lain, tapi yaa aku sangat suka jika itu tubuh istri ku" jawab Xavier dan kini lift sudah berhenti kemudian terbuka dan di depan lift sudah ada Selena yang langsung menyunggingkan senyum pada dua pemuda itu.
"Selamat siang, Sir" sapa nya dan Alan memperhatikan Nyonya Selena dari atas sampai bawah. Rambut pirang, mata bulat, hidung mancung, bibir tebal, dada besar, kaki jenjang dan putih. Alan yang tak tahu siapa Selena tentu sangat tertarik dan ia bahkan melemparkan tatapan genit nya.
"Apa Max sudah pergi makan siang, Tante?" tanya Xavier kemudian yang membuat Alan langsung menatap Xavier dengan kening mengkerut.
"Tante?" gumam nya.
"Max tadi pergi ke atap, seperti nya dia mau makan siang di sana" kata Nyonya Selena yang tentu saja membuat Xavier langsung mengernyitkan kening nya bahkan kedua alis nya langsung menyatu.
"Kenapa dia makan di atap?" tanya Xavier lagi.
"Aku tidak tahu, tapi sejak kemarin Max selalu ke atap dan bisa sampai setengah jam lebih berada di atap" jawab Nyonya Selena lagi.
"Apa dia bercinta dengan Diana di atap?" celetuk Alan dengan santai nya yang tentu saja membuat Xavier langsung memelototi nya.
"Aku penasaran, aku akan pergi melihat mereka" kata Alan dan ia pun bergegas ke atap. Xavier yang juga penasaran pun akhir nya mengikuti Alan.
"Max..."
"Diana...."
"Dasar, apa tidak bisa senang senang sebentar?" gerutu Alan namun Xavier mengabaikan nya.
Diana dan Max terlihat sangat terkejut dengan kedatangan dua pria dewasa itu.
"Kalian sedang apa di atap?" tanya Xavier sembari melangkah mendekati Max dan Diana.
"Makan siang" jawab Diana datar meskipun dada nya sudah dag dig dug sebenar nya, ia tak menyangka akan tertangkap basah seperti ini apa lagi oleh Alan dan Xavier. Wajah Diana langsung memerah dan seandainya bisa, ia ingin menghilang saja rasa nya.
"Oh ya? Makan siang atau makan bibir?" goda Alan yang membuat Diana mendelik.
Alan melanglah cepat dan dan kemudian ia duduk di antara Max dan Diana "Wow, ada beberapa makanan, apa kalian camping di atap?" tanya Alan dan ia menyeruput minuman Diana dengan tenang nya sambil melirik Diana dan mengedipkan sebelah mata nya pada Diana.
Sementara Xavier, ia menatap Diana dan Max penuh curiga dan itu membuat Diana salah tingkah.
"Kalian sudah pacaran?" tanya Xavier tanpa basa basi, Max dan Diana langsung saling menatap.
"Pacaran atau masih htstsb?" tanya Alan dan sekarang ia menikmati makanan Diana.
"Apa itu htstb?" tanya Max dengan polos nya.
"Hubungan Tanpa Status Tapi Sudah Bercinta" Jawab Alan santai yang membuat Max meringis sementar Diaan semakin menatap tajam Alan.
"Tidak, aku dan Diana tidak akan bercinta sebelum menikah" kata Max jujur.
'Ah, kau yakin, Max?" Alan kembali menggoda "Rasa nya enak lho, pasti kamu akan ketagihan"
"Jangan cemari dia dengan otak kotor mu itu... " desis Diana pada Alan membuat Alan terkekeh.
"Kenapa tatapan mu seperti marah pada ku, Diana? Apa kamu marah karena tidak jadi ciuman tadi dengan Max?" goda Alan.
"Alan...." geram Xavier dan ia menarik kerah kemeja Alan "Tinggalkan mereka" titah nya yang tentu saja membuat Max dan Diana tersenyum tipis karena ternyata Xavier mau memberikan mereka privasi.
"Tapi, Xavier..."
"Sudah lah..." kata Xavier dan ia masih menarik leher baju Alan, membawa Alan pergi dari sana dan Xavier melemparkan senyum penuh arti pada Max dan Diana.