My Possessive Boss Is My Husband

My Possessive Boss Is My Husband
Episode 86



Max pergi ke atap setelah mencium Diana dengan menggebu yang bahkan membuat Max seolah masih bisa merasakan bibir Diana di bibir nya, fikiran nya sungguh kacau. Begitu juga dengan perasaan nya, dada nya bahkan masih bergetar seperti drum yang di tabuh. Max memegang dada nya


"Aduh, kenapa kamu bergetar? Kan sudah tidak melihat Diana lagi" kata Max "Biasa nya kan dada ku bergetar hanya jika melihat Diana" lanjut nya.


Sementara itu, Alan saat ini masih ada di ruangan Xavier. Ia memperhatikan Xavier yang sedang sibuk dengan setumpuk pekerjaan nya.


"Kenapa kamu hanya memperhatikan ku? Kalau perusahaan mu tidak butuh tenaga kerja mu, cepat bantu aku selesaikan ini semua" tukas Xavier tanpa dengan jari jari masih sibuk di keyboard laptop nya dengan beberapa berkas di samping nya.


"Aku ingin memperlihatkan sesuatu sama kamu" kata Alan kemdian.


"Apa? Apa ada tender?" tanya nya.


"Sialan, uang terus yang ada dalam otak mu. Ini tentang Max dan Diana" ujar Alan yang membuat Xavier langsung menghentikan aktifitas nya dan langsung menatap Alan.


"Come on, dude. Masalah ini sudah selesai, jangan di ungkit lagi" kata Xavier yang masih tidak percaya Max ada hubungan dengan Diana apa lagi sampai berciuman.


"Max itu sama seperti kamu saat SMA dulu, ingat? Dan Diana sama seperti Ghiea saat SMP dulu"


"Aku tidak mengerti, apa maksud mu?"


"Oh Tuhan..." pekik Alan kesal "Maksud ku, kalian sama sama kalah cepat sama cewek, tapi kalau kalian sudah suka sama satu cewek, kalian akan tergila gila. Kalau kamu tidak percaya, lihat saja bukti nya ini..." Alan langsung memberikan ponsel nya pada Xavier.


"Lelet sekali otak mu, aku tadi merekam ciuman mereka" kata Alan yang membuat Xavier semakin terkejut. Ia langsung membuka galeri dan yang ia temukan justru foto foto dan video dewasa, sudah bukan rahasia lagi apa yang ada dalam ponsel Alan sama seperti apa yang ada dalam otak nya, dan benar apa kata Melissa, dia adalah Mr. Pervert. Namun perhatian Xavier tertuju pada video terbaru di galeri itu, Xavier memutar video itu. Awal nya raut wajah nya biasa saja, kemudian kening nya berkerut saat terdengar suara Diana dan Max dari rekaman itu dan apa yang mereka bicaran, hingga kemudian kedua mata nya langsung terbuka lebar saat melihat Max yang membungkam bibir Diana. Tak hanya sekali, namun...


"Oh Tuhan" pekik Xavier "Apa ini rekaman asli?" tanya Xavier yang benar benar tak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"Tentu saja, aku sendiri yang merekam nya" kata Alan. Xavier memijat pelipis nya sambil kembali memutar video ciuman adik tiri nya itu, ia memicingkan mata nya, kening nya berkerut bahkan kedua alis nya sampai menyatu, namun kemudian senyum samar terbit di bibir nya, dan lama kelamaan senyum itu menjadi senyum miring dan akhir nya ia terkekeh.


"Bodoh sekali, jadi mereka pacaran?" tanya nya.


"Dari percakapan mereka, seperti nya tidak" kata Alan.


"Hem, seperti nya yang betina masih megang ego" lanjut Xavier.


"Dan yang jantan punya masalah dengan rasa percaya diri" sambung Alan.


"Aku rasa kita harus membantu mereka" kata Xavier lagi.


"Itu ide yang bagus"