
"Apa?" pekik Nyonya Leona saat ia mendapatkan kabar dari Xavier kalau Ghiea pergi bersama Nenek nya dan juga Dino.
"Kenapa, Mom?" tanya Max yang melihat Mommy nya tampak sangat terkejut.
"Max, ayo..." Nyonya Leona menarik tangan Max dan meninggalkan restaurant dengan tergesa gesa.
"Mom, ada apa?" tanya Max bingung, apa lagi ia melihat Mommy nya tampak nya sangat cemas.
"Kami kesana sekarang, Xavier. Kamu jangan khawatir, kita tidak akan membiarkan ini terjadi yang kedua kali nya" kata Nyonya Leona yang membuat Max semakin bingung. Nyonya Leona memutuskan sambungan telpon nya dan memasukan ponsel nya ke dalam tas nya.
Sesampai nya di parkiran, Nyonya Leona meminta kunci mobil Max dan karena melihat Ibu nya panik, tentu Max tak mengizinkan nya.
"Mom, jangan menyetir saat Mommy panik, nanti bahaya" kata Max.
"Max, ini penting..." seru Nyonya Leona dengan tatapan yang tajam, membuat nyali Max mencit dan ia terpaksa memberikan kunci mobil nya pada Mommy nya.
Mereka berdua masuk ke dalam mobil, kemudian setelah memasang seat belt Dengan Benar, Nyonya Leona men starter Mobil nya dan menjalankan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
Max bahkan sampai merinding dan ia baru tahu ternyata Ibu nya punya skill menyetir tak akalhs eperti pembalap, apa lagi Ibu nya dengan lihari menyalip mobil mobil di depan nya ini.
...
Granny Kelly membawa Ghiea ke rumah lama nya yang sudah tak berbentuk.
"Apa kamu ingat dengan rumah ini?" tanya Granny Kelly, Ghiea menggeleng pelan. Sementara Dino hanya bisa duduk di mobil dan memperhatikan gerak gerik mereka.
Sekitar jam 3 tadi siang, Dino mendapatkan kabar kalau keluarga nya di culik dan ternyata it ulah Nenek Xavier. Granny Kelly mengancam akan menyakiti keluarga Dino jika Dino tidak memberi tahu siapa selingkuhan Xavier, sehingga Dino tak bisa melawan dan dengan sangat terpaksa mengantarkan Granny Kelly pada Ghiea. Dinoo cuma bisa berharap Xavier bisa menemukan mereka dan Granny Kelly tidak melakukan hal jahat lagi pada Ghiea.
"Ini adalah rumah mu dulu" kata Granny Kelly "Kau dan Ibu mu tinggal di rumah kumuh ini"
Ghiea memegang kepala nya yang kembali terasa begitu pusing, sekelebat bayangan akan rumah itu muncul dalam benak nya.
"Tapi... Kenapa rumah ini hangus?" tanya Ghiea kemudian.
"Kebakaran lah yang merenggut nyawa Ibu mu..." kata Granny Kelly yang membuat Ghiea begitu terkejut, ia merasakan kedua kaki nya begitu lemas seperti tak berulang.
"Tidak mungkin...." kata Ghiea menolak pernyataan Granny Kelly, kedua mata nya sudah memerah dan berkaca kaca.
"Aku hanya berniat baik pada mu, Ghiea. Aku ingin kamu mengingat masa lalu mu, aku hanya ingin membantu mu Karena kamu tidak punya siapapun yang bisa mengingatkan mu akan masa lalu mu" tutur nya penuh drama.
"Kenapa kamu mau membantu ku, Nyonya?" tanya Ghiea kemudian.
"Aku hanya kasihan melihat mu menjadi mainan cucu ku" tukas nya dengan mimik wajah yang di buat sok sedih.
Air mata Ghiea tak bisa di tahan nya, ia memperhatikan rumah itu namun seketika kepala nya berdentum keras, seperti ada yang memukul nya.
"Apa yang sebenarnya terjadi, Ghiea? Kenapa kamu tidak ingat apapun?" tanya Granny Kelly mencoba mendesak Ghiea, karena ia memang tidak tahu apapun dan Dino juga enggan memberi tahu nya apapun selain tempat tinggal Ghiea.
"Aku... Tidak tahu" kata Ghiea sembari memegang kepala nya yang terasa semakin sakit.
Di dalam mobil, Granny Kelly menyodorkan sebotol air pada Ghiea.
"Minumlah, supaya kamu tenang" ujar nya, tanpa menaruh curiga sedikitpun, Ghiea menerima air itu dan meminum nya.
"Jalan..." perintah Granny Kelly pada Dino. Dino menjalankan mobil nya tanpa membantah, sementara Ghiea tiba tiba ia merasa semakin pusing, mata nya pun terasa begitu berat hingga kemudian kedua mata nya pun terpejam.
.........
"APA?????"
Pekik Max saat Nyonya Leona dan Xavier memberi tahu Max bahwa sebenarnya Max dan Xavier adalah saudara dan Ghiea adalah istri Xavier. Saat ini ketiga nya berada dalam satu mobil dan sedang dalam perjalanan menuju rumah Xavier untuk mencari Granny Kelly.
Dan tentu Max tidak bisa percaya begitu saja dengan apa yang di katakan oleh Mommy dan Boss nya itu.
"Seharus nya malam ini menjadi malam yang berarti karena kalian berdua akan tahu siapa kalian" kata Xavier "Tapi Granny justru membawa Ghiea entah kemana"
"Mom, kenapa Mommy tidak pernah cerita?" tanya Max merengek pada Mommy yang duduk di belakang, sementara Max duduk di depan dan Xavier yang menyetir.
"Kehadiran mu sangat tidak di harapkan dulu, Max..." lirih Mommy nya.
"Kenapa?" tanya Max karena memang dia belum tahu tentang hubungan ayah nya dan ayah Xavier.
"Ayah mu sahabat ayah ku, Max" kata Xavier "Sementara Mom itu istri tercinta Daddy tapi Mom malah tidur dengan Ayah mu dan terciptalah kamu" kata Xavier dengan tenang nya, dulu ia sempat sakit hati mengetahui fakta itu namun perlahan ia bisa menerima takdir kedua orang tua nya itu. Sementara Max langsung menoleh dan menatap nanar Ibu yang sangat di banggakan nya itu, Max tampak kecewa pada nya.
"Jadi Mommy selingkuh sama Daddy?" tanya Max dengan suara yang bergetar.
"Max, tidak seperti itu..." kata Nyonya Leona sedih karena Max menuduh nya begitu, Xavier memukul kepala Max membuat Max mengaduh sakit.
"Mulut mu itu di jaga, mana mungkin Mommy kita begitu" tegas Xavier.
"Mommy dan Uncle Evan itu di jabak sama Granny...". Lanjut nya.
"Tapi kenapa?" tanya Max sembari memegang kepala nya yang di jitak Xavier.
"Karena Granny sangat benci pada Mommy, alasan nya cuma satu, Keluarga Mommy dulu miskin. Sama seperti Ghiea..." lirih Xavier.
Max terdiam, ia menundukan kepala nya dan sama sekali tidak menyangka kehadirannya adalah penyebab kehancuran kebahagiaan Ibu nya.
"Terus kenapa tidak ada yang jujur sama aku?" tanya Max kemudian.
"Karena kamu orang nya selalu jujur sama siapa saja dalam kondisi apa saja, kami takut kamu tidak bisa menyembunyikan fakta kalau kamu anak Mommy apa lagi Granny sampai sekarang sangat benci sama Mommy dan kami takut nanti Granny menyakiti mu juga Mommy" kata Xavier kemudian.
Max kembali tertunduk sedih, sungguh ia tak menyangka kakak tiri nya akan sangat perduli pada nya. Karena setahu Max, dimana dimana saudara tiri itu tak ada yang saling menyukai.
"Apa Nenek sihir itu akan menyakiti Ghiea juga?" tanya Max kemudian.
"Ghiea sedikit berbeda dari Mommy, Max. Granny tidak hanya akan menyakiti nya, tapi bisa sampai membunuh nya. Karena itu lah kita harus menemukan mereka secepatnya"