
Ghiea mengoleskan lips gloss di bibir nya sebagai sentuhan terakhir dari persiapan nya, kemudian ia berputar di depan kaca dan tersenyum melihat penampilan nya yang sangat cantik menurut nya. Ah ya, Ghiea adalah orang yang percaya diri dan ia sangat percaya diri bahwa diri nya memang cantik.
Ghiea melirik sebuah kamera di atas nakas dan sebuah buku jurnal, sekali lagi ia tersenyum dan semakin tidak sabar untuk bertemu dengan Xavier.
Tak lama kemudian terdengar suara bel dari luar, Ghiea yang berfikir itu Xavier langsung bergegas keluar dan membuka pintu namun betapa terkejut nya dia saat melihat yang datang adalah Granny Kelly. Ghiea langsung mematung di tempat nya, bibir nya sedikit terbuka namun ia tidak tahu harus bicara apa.
"Hai, Ghiea..." sapa Granny Kelly.
"M... Maaf, cari siapa?" tanya Ghiea berusaha bersikap tenang.
"Kau tidak mengingat ku?" tanya Granny Kelly dengan senyum miring di bibir nya, ia melanggar masuk melewati Ghiea meskipun Ghiea tidak mempersilahkan nya masuk. Sementara Ghiea hanya bisa menatap bingung Nenek satu itu dengan kening yang sedikit berkerut.
"Maaf, maksud nya apa ya?" tanya Ghiea lagi masih mempertahankan raut wajah yang terlihat tenang.
"Aku... Mantan Nenek mertua mu" kata Granny Kelly yang membuat Ghiea semakin kebingungan.
"Maaf, Nyonya. Seperti nya anda salah orang..." kata Ghiea yang membuat Granny Kelly terkekeh, ia mengeluarkan sebuah amplop cokelat dari tas nya dan memberikan nya pada Ghiea. Ghiea menatap amplop itu dengan bingung kemudian ia menatap Nenek nya Xavier ini. Dengan ragu, Ghiea mengambil amplop itu dan membuka nya, Ghiea mengeluarkan isi nya dan kedua mata nya langsung melotot sempurna saat ia melihat beberapa lembar foto, yang membuat nya sangat terkejut karena itu adalah foto pernikahan diri nya dan Xavier. Ghiea memeriksa setiap lembar foto itu dimana di sana di gambarkan kebersamaan Ghiea dan Xavier yang terlihat sangat bahagia.
"Ini..." Ghiea masih tak tahu harus berkata apa, rasa nya dia tidak bisa mempercayai apa yang di lihat nya "Ini pasti cuma editan kan?" seru Ghiea masih memperhatikan foto itu baik baik. Granny Kelly terkekeh dan menggeleng.
"Itu foto asli..." jawab nya. Ghiea langsung menatap Nenek di depan nya ini dengan tatapan yang dingin.
"Jadi, aku dan Xavier sudah menikah?" tanya nya dan Granny Kelly mengangguk pasti "Lalu apa yang terjadi? Kemana Xavier saat aku kecelakaan?"
"Oh, saat itu dia sudah menceraikan mu" kata Granny Kelly penuh keyakinan.
"Apa?" pekik Ghiea semakin bingung "Tapi kenapa?" tanya nya kemudian.
"Karena dia sadar, kamu tidak se level dengan dia" jawab Granny Kelly kemudian yang membuat hati Ghiea langsung mencolos, dada nya terasa begitu sesak.
"Lalu kenapa sekarang dia kembali pada ku?" tanya Ghiea dengan suara lirih.
"Hanya sebagai pelampiasan karena Clara selingkuh di belakang nya, dia hanya menggunakan mu sebagai alat balas dendam" tutur Granny Kelly lagi yang membuat hati Ghiea semakin "Aku Nenek nya, Ghiea. Aku yang merawat nya sejak kecil dan aku kenal dia dengan baik" ujar nya, air mata Ghiea sudah menggenang di pelupuk mata nya namun ia tetap berusaha menahan tangis nya.
"Aku sudah bekerja di perusahaan di perusahaan nya selama 2 tahun, lalu kenapa dia mempekerjakan mantan istri nya?" tanya Ghiea lirih.
"Bukan tugas Xavier untuk menerima karyawan, Ghiea. Dan Xavier tidak pernah perduli dengan siapa pun yang bekerja di perusahaan nya selama dia tidak merugikan perusahaan nya"
"Rasa nya aku masih tidak percaya dengan semua ini..." lirih Ghiea sedih "Hati kecil ku berkata tidak mungkin Xavier meninggalkan ku hanya karena alasan status sosial"
"Kalau begitu, ayo ikut aku..." ajak nya yang tentu saja di tolak oleh Ghiea.
"Tidak, aku akan menemui Xavier dan bertanya langsung pada nya" kata Ghiea tegas.
"Seperti kata mu, Ghiea. Kamu sudah bekerja di perusahaan selama 2 tahun, lalu kenapa baru sekarang Xavier kembali pada mu? Apa lagi jawaban nya kalau bukan hanya menjadikan mu pelampiasan"
Hati Ghiea semakin sakit mendengar pertanyaan Nenek nya Xavier ini, air mata tak lagi mampu di bendung nya.
.........
Sementara itu, Xavier terjebak macet di jalan karena ada sebuah kecelakaan di depan nya. Ia terpaksa harus putar balik dan menempuh rute jalan yang lain dan itu bisa memakan waktu yang lebih lama untuk sampai ke apartement nya.
Xavier merogoh ponsel yang ada di saku nya, ia menghubungi Ibu nya.
"Kamu dimana, Xavier? Aku sama Max sudah sampai" terdengar suara Ibu nya yang tampak cemas.
"Lagi di jalan, Mom. Terjebak macet macet karena ada kecelakaan, sekarang aku harus mengambil rute jalan lain. Kami akan terlambat seperti nya" kata Xavier masih fokus dengan setir nya.
"Mom cuma khawatir rencana kita gagal untuk jujur sama Ghiea dan Max" terdengar suara lirih sang Mommy.
"Jangan khawatir, Mom. Kita akan jujur pada Ghiea dan Max, dan aku yakin mereka berdua pasti akan sangat senang setelah mengetahui fakta yang sebenarnya" tutur Xavier meyakinkan.
"Semoga saja, ya sudah, kamu cepatan ya..."
"Iya, Mom..."
.........
Xavier sudah sampai di apartement nya dan ia sangat tidak sabar untuk bertemu dengan istri nya yang sudah pasti sangat cantik dengan gaun yang sudah dia pesiapkan, namun saat memasuki apartement nya, Xavier tidak menemukan Ghiea di sana.
"Ghiea..." teriak Xavier. Ia mencari ke kamar mandi namun Ghiea juga tak ada di sana.
Panik, cemas dan khawatir Xavier rasakan sekarang, apa lagi saat ia melihat tas dan ponsel Ghiea masih ada di ranjang nya.
Xavier segera merogoh ponsel nya dan menghubungi Dino, namun tak ada jawaban.
Xavier segera keluar dari apartment nya dan ia bergegas masuk ke apartement Dino yang ada di depan apartement Ghiea. Tentu Xavier tahu password apartement itu karena dia lah yang menyewa apartement itu untuk Dino.
"Dino..." teriak Xavier namun tak ada jawaban.
Xavier bergegas ke kamar Dino namun sayang nya kamar itu juga kosong, ada sebuah laptop di sana dan Xavier segera menyalakan laptop itu. Namun ternyata laptop itu sudah mati, Xavier teringat dengan cctv yang ia pasang di depan apartement Ghiea. Xavier segera memeriksa rekaman cctv itu yang bisa dia akses dari ponsel nya dan betapa terkejutnya Xavier saat melihat Nenek nya datang ke apartement Ghiea, tak hanya itu, Nenek nya juga masuk ke apartement dan setelah beberapa menit, mereka keluar dan ada Dino juga di sana.
"Sialan..." geram Xavier