
“ Bagaimana keadaan Keisya?” Tanya Dave pada Roy Dokter pribadi keluarga Dave.
“Melihat dari gejala yang terjadi, sepertinya Nyonya Muda tengah hamil.” Jawab Dokter Roy. “ Untuk lebih jelasnya sebaiknya Nyonya Keisya melakukan pemeriksaan USG dirumah sakit Tuan!”
“ Apa harus sekarang?.”
“ Bisa dilakukan besuk Tuan, untuk sekarang saya akan memasang infus dan meresepkan vitamin untuk Nyonya.”
“ Hemm..”
Doktek Roy kemudian undur diri, diantar oleh Leo.
Dave menatap istrinya, seulas senyum terpancar di wajah Dave, dia mengusap lembut kening Keisya.
Kita akan punya anak lagi sayang.
Tok tok ... suara ketukan pintu.
“ Masuk!”
Leo masuk bersama salah satu pengawal yang tadi bersama Keisya.
“ Katakan!” Ucap Dave pada salah satu pengawal itu.
“ Tadi kami hanya menemukan dokter tradisional Tuan, karena daerah itu sangat terpencil jauh dari rumah sakit pusat. Dokter tradisional mengatakan Nyonya tengah Hamil sekitar 1-2 minggu, kandungan Nyonya sangat lemah kemungkinan itu yang menyebabkan Nyonya pingsan” tutur lelaki yang mengawal Keisya tadi.
“ Oke, Ada lagi?”
“ Dokter juga mengatakan untuk Nyonya Keisya kehamilan ini akan sangat rentan, apalagi Nyonya sudah pernah keguguran.” Kata pengawal menambahkan.
“ Kamu bisa keluar .” kata Dave setelah mendengarkan laporan dari pengawalnya.
“ Baik Tuan.”
Leo dan pengawal itu meninggalkan kamar Dave.
***Club DW ***
Juan dan James melihat Raka sedang mabuk, dia dikelilingi banyak wanita cantik.
“ James lihat!.” Ucap Juan menunjuk ke arah Raka.
“ Kak Raka!.” James langsung saja berjalan kearah Raka. Pemandangan yang sungguh kacau, Pakaian Raka kusut, dasinya sudah tidak rapi tanpa Jas yang menempel di kemeja.
“ Pergi kalian!!” Ucap Juan mengusir para wanita yang berada di dekat Raka, para wanita itu sedang menggoda Raka.
Raka menarik tangan salah satu perempuan yang bangkit dari duduknya. “ Jangan pergi Kei.” Ucap Raka memohon. “ Jangan tinggalkan aku.” Ucapnya lagi.
James melepaskan tangan Raka, memberi isyarat pada perempuan itu agar segera pergi. “ Sadarlah Kak, dia bukan Kak Keisya!.” Tutur James pada Raka.
Raka menatap arah suara yang sedang berbicara, dilihatnya James berdiri didepanya. Dia segera bangkit memeluk James. “ James, adik iparku!” Ucap Raka memeluk James.
“ Apa kabar kak?.” James membalas pelukan Raka. Sementara Juan duduk di sofa di samping Raka.
“ James apa kau tau! Kakakmu meninggalkanku, dia meninggalkan ku, dia sungguh-sungguh meninggalkanku huhuhu!” Kata Raka, dia menangis seperti bayi, efek alkohol juga membuat Raka tidak sadar dengan apa yang dilakukannya.
“Kau tau James, aku sangat mencintai dia. Aku meninggalkannya demi masa depan yang lebih baik untuk kita. Tapi apa dia malah menikah dengan lelaki lain.” Kata Raka lagi.
“ Apa kakak tau, Ibu kakak sering menghina kakakku. Mengatakan Kak Rak dan Kak Keisya tidak akan pernah bisa bersama karena keluarga kita berbeda?.” Tanya James.
“ Itu dulu, sekarang aku sudah berhasil tanpa keluargaku. Aku tidak butuh keluargaku lagi. Aku sudah punya segalanya dengan hasil kerja kerasku sendiri!.”
“ Sudahlah kak, lupakan Kak Keisya. Kak Raka harus bisa mencari kebahagiaan Kak Raka sendiri!.” Tegas Juan.
Raka memandangi Juan sangat lama. Dia tidak bergeming dengan perkataan Juan, dia malah menenggak segelas penuh alkohol, membuatnya semakin mabuk. Selama hampir satu jam Raka melantur tentang Keisya, Juan dan James hanya mendengarkan saja. Mereka tau Raka pasti sedang patah hati karena tau Keisya sudah menikah dengan Dave.
“ James aku ke toilet sebentar.” Ucap Juan berdiri meninggalkan ruangan itu.
Saat di perjalanan menuju toilet Juan melihat sosok yang dikenalnya. “ Kak David!” Panggil Juan pada laki-laki yang dilihatnya itu.
“ Juan.” Ucap David menoleh ke arah suara yang memanggil.
Juan memberi isyarat pada David jika dia ingin ke toilet sebentar, dan diangguki oleh David. Setelah dari toilet Juan menghampiri David.
“ Wah Kak David kelihatan keren dengan setelan jas Navy .” Ucap Juan.
“ Aku dan James tadi bertemu klien, kebetulan setelahnya bertemu dengan kenalan. Kita minum bersama. Kak David sendirian?.”
David menganggguk. “Aku sedang menggantikan Dave menemui klien”. Jawab David.
“ Memang Kakak ipar kemana?.” Tanya Juan.
“ Apa kau tidak tau, Keisya tadi pingsan jadi Dave tidak bisa meninggalkan istrinya.”
“ Apa??Aku tidak tau, lalu bagaimana keadaan kakak sekarang?” Tanya Juan cemas.
“ Aku belum mendapat kabar lagi, kamu ke Villa luxury saja.” Ucap David menyarankan, asisten David berbisik pada Dave, mengatakan sudah saatnya bertemu klien. “ Juan aku tinggal dulu.” Ucapnya pamit pada Juan.
“ Bailah kak, Terimakasih infonya.” Balas Juan. Juan kembali keruangannya.
Saat Juan kembali, Raka sudah tidak sadar karena kebanyakan minum. “ Kenapa lama sekali?” Tanya James.
“ Aku bertemu Kak David.” Jawab Juan, dia menatap Raka yang sudah tidak sadarkan diri. “ Bagaiamana sekarang?.”
“ Kita kirim saja kerumahnya, tapi aku malas bertemu dengan keluarganya yang angkuh itu!.” Kata James.
“ Kita kirim saja ke hotel!.” Ajak Juan.
Mereka akhirnya membawa Raka ke hotel, sampai di hotel Juan memesan kamar yang paling mewah. Juan dan James membaringkan Raka pada ranjang kemudian melonggarkan dasi Raka, melepaskan Jas dan sepatu Raka. Mereka tidak tega meninggalkan Raka yang seperti itu. Akhirnya Juan dan James memutuskan akan menginap untuk menemani Raka.
Juan memandangi Raka dalam waktu yang lama, dia merasa kasihan melihat Raka. Bagaimanapun dulu Raka adalah teman yang baik bagi Keisya dan adik-adiknya.
“ Kenapa kau?” Tanya James, dia melirik Juan yang sedari tadi memandangi Raka.
“ Aku kasihan melihat Kak Raka seperti ini.” Jawab Juan dengan tatapan sendu.
“ Mau bagaimana lagi, kak Keisya sudah menemukan kebahagiaannya dan Kak Dave juga mencintai Kak Keisya” ucap James seraya menyenderkan dirinya pada sofa.
Juan menghampiri James, dia ikut menyenderkan dirinya di sofa. Dia mengeluarkan ponselnya ingin mengirim pesan pada Manda.
✉️Juan : Apa kau tidur?
Juan langsung mendapat balasan dari Manda.
✉️Manda: Mohon maaf pemilik ponsel telah tertidur. Bagi yang tidak berkepentingan harap jangan mengganggu !!
Begitulah kira-kira isi pesan balasan dari Manda.
✉️Juan: Aku sedang bersama Jasson.
Panggilan masuk di ponsel Juan, tertulis ID si pemanggil 📞My Sister Manda. Juan mengangkat telefon dari Manda dengan cepat.
📞 Maaf pemilik ponsel sedang tidak mau menerima telefon. Harap jangan mengganggu. Tut tut.
Juan kemudian mematikan telefon dari Manda. “ Haha impas kita,” ucap Juan menatap layar ponselnya. Pesan masuk dari Manda.
✉️Manda: Sialan 😡 Dasar pembohong..
Juan membalas pesan Manda dengan cepat, dia tau Manda sudah mulai marah.
✉️Juan: Maaf 🤪 Aku sedang bersama kak Raka. Dia mabuk, sepetinya dia sudah tau pernikahan Kak Keisya dan Dave.
✉️Manda: Baguslah. Ceritakan padaku lebih detail besuk!!Bye.
“ Apa yang kau tertawakan?” Tanya James melihat Juan cekikikan sendiri.
“ Tidak ada.” Jawab Juan.
Bersambung...
.
.
.
.
Guys guys tolong like ya yaaa ❤️❤️
Vote juga dong ❤️