
“ Aku adalah adik angkat Kak Keisya, Kami adalah kembar tiga, Aku, James yang Kakak ipar lihat tadi dan satu lagi Kak Jasson yang juga tunangan masa kecil Manda.”
“ Kapan kalian menjadi Anak angkat di keluarga Keisya?”tanya Dave.
“ Setelah kematian Ibu, mungkin sekitar umur 7 Tahun, kita diangkat menjadi keluarga Louis sejak saat itu, meskipun tanpa prosedur yang legal,” ucap Juan “ Tapi saat Remaja, Aku dan James diambil oleh Ayah, sedangkan Kak Jason dibawa oleh Kakek, kita tumbuh dengan kasih sayang dari keluarga Louis, jika saat itu tidak ada keluarga Louis mungkin kita tidak akan bisa bertahan sampai sekarang. Itu sebabnya Aku sangat menyayangi Kak Keisya, aku akan membalas berlipat siapapun yang menyakitinya!” tegas Juan penuh penekanan.
“ Kamu tidak perlu melakukannya, sebagai suami aku yang akan melakukannya. Kejadian ini adalah kelalaianku, aku akan menyelesaikannya, kamu tidak perlu ikut campur. Hanya saja tolong antarkan aku ke tempat dimana Keisya berada,” ucap Dave.
Aku akan menemukanmu Kei, Maafkan aku membuatmu celaka dan kehilangan anak kita. Dave sangat bersalah atas apa yang menimpa Keisya, jika saja waktu itu Lusi tidak datang, dia tidak akan tau tentang Keisya.
Secara tidak sengaja aku malah membunuh darah dagingku sendiri.
Flash back On
Setelah seminggu berada di kota A, Lusi datang menghampiri Dave.
“ Sayang!” teriak Lusi memeluk Dave yang baru saja keluar dari Hotel menemui klien.
“ Lepaskan aku!” ucap Dave datar.
“ Dave aku Merindukanmu!”
“ Ikut aku!” Dave menyeret Lusi ke tempat yang sepi, “ Hubungan kita sampai disini, kau jangan pernah mencariku lagi!” tegas Dave dingin.
“ Tidak mau!”
“ Lusi aku selalu mentolelir semua keinginan kamu, bahkan kamu mengaku pacarku, aku diam saja. Selama ini kita tidak pacaran kamu tau dengan jelas itu, tapi sekarang situasi sudah berbeda. Kau harus menjauh dariku!”
“ Apa yang berbeda? Aku masih sama, aku masih mencintaimu!” Lusi memeluk Dave.
“ Sudah kubilang lepaskan, jangan buat aku mengulangi kata untuk ketiga kalinya atau kau tidak akan bisa menanggung konsekuensinya. Dan lagi pula aku sudah menikah!”
“ Apa menikah?kamu pasti bercanda kan?”.
“ Aku serius, Jadi jangan muncul dihadapanku lagi,”
“ Tidak bisa, aku tidak percaya, aku tidak terima!!Selama ini aku yang selalu menemanimu, tapi bisa bisanya kau menikah dengan perempuan lain. Siapa perempuan itu?Apa dia jala** yang keluar dari apartemenmu saat itu?” tanya Lusi menyelidik.
“ Kau tidak perlu tau, sekarang pergilah!” perintah Dave, “Leo seret bawa pergi perempuan ini, dan jangan biarkan dia muncul dihadapanku!”
“ Baik Tuan, mari Nona Lusi.” Leo menyeret tangan Lusi.
“ Lepaskan, aku bisa sendiri. Hanya aku yang bisa menjadi istrimu Dave, perempuan itu aku akan menyingkirkanya!” tegas Lusi meninggalkan Dave.
📞 cari tau wanita yang dinikahi Dave!.
Perintah Lusi pada orang yang di telefonnya, semenjak itu Lusi selalu menata matai Keisya, dan mencari cara untuk menyakiti Keisya.
Flasback end
“ Aku akan kembali kak, besuk aku kan mengantarmu ke tempat dimana Kak kei berada.” ucap Juan seraya bangkit dari duduknya .
“ Baiklah.” Jawab Dave.
Setelah sepeninggal Juan, Dave ditemani David. Dave meneguk minumannya hampir mabuk.
“ David apa kau tau, aku adalah Suami yang buruk. Aku tidak memperhatikannya dengan baik, aku kehilangan anakku.” ucap Dave.
“ Itu bukan salahmu Dave.”
“ Keisya Louis wanita bodoh itu, kenapa tidak memberitahu jika sedang hamil. Apa dia fikir aku tidak menginginkan Anak,” Dave masih saja nerocos menyesali ketidakberdayaannya.
David menatap haru pada sahabatnya, ini pertama kaliannya Dave mengungkapkan kesedihannya. “ Aku yakin Keisya wanita yang bijak, dia akan memaafkanmu,”
Setelah itu Dave nampak mabuk, David mengantar Dave pulang ke Villa.
Maafkan aku kei. Lirih Dave dalam hati.
***Butik Keisya***
Manda tertidur karena kelelahan menangis, ada Sasya yang menemaninya. Sunny langsung pulang setelah dari Club.
“ Hei siapa namamu?” Tanya James.
“ Sasya, kamu bisa Memanggilku princess,” ucap Sasya.
“ Apa katamu? Tinggiku 167cm, apa kau tidak tau?”
“ Benarkah? Tapi kau terlihat seperti Cebol,”
“ Tentu saja, jika memakai hells,” ucap Sasya malu. Kenyataanya Sasya memang tidak terlalu tinggi.
“ Haha, sudah cebol ya cebol saja!”
“ Hei James, Apa Juan sudah punya pacar?”
“ Kenapa, kau menyukainya?”
“ Dia sangat tampan, jantungku berdetak saat menatapnya.”
“ Sayang sekali kamu bukan seleranya!”
CIH memang seleranya seperti apa. Jika Aku yang seperti princess saja bukan seleranya. Gumam Sasya.
“ Kalin sedang apa?” Tanya Juan yang baru saja tiba.
“ Sedang membicarakan mu, cebol ini mengatakan menyukaimu. Apa kau mau menjadi pacarnya?” Ucap James menunjuk ke arah Sasya.
Sialan mulut James,ingin ku jahit mulutnya agar tidak bisa bicara lagi. Sasya salah tingkah saat Juan menatapnya.
“ Tidak apa yang dikatakan James tidak benar,” ucap Sasya merona malu.
“ Apanya yang tidak benar, tentang kau yang menyukaiku dan mau aku menjadi pacarmu atau tentang kau yang cebol?” Tanya Juan sengaja menggoda Sasya.
“ Tentu saja tentang aku cebol,” ucap Sasya “ Eh maksudku tentang keduanya, keduanya tidak benar,” Sasya lagi lagi salah tingkat.
“ Hahaha, kau sangat lucu,” ucap Juan mengacak Rambut Sasya,James menatap Sasya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
Deh deg deg Astaga astaga jantungku. Saat Juan mengacak rambutnya.
“ Coba ceritakan padaku kehidupan kakak dan Manda selama ini,” pinta Juan.
“ Ya aku juga ingin mendengarnya,” Sahut James.
Sasya menceritakan kehidupan Keisya dan Manda, bahkan awal pertemuan Dave dan Keisya, dan alasan Keisya dan Manda belum tinggal bersama Dave. Juan dan James mendengarkan dengan seksama, sesekali James melirik kearah Sasya .
***Villa luxury***
Dave membuka matanya, dia teringat hari ini akan menyusul Keisya ditemani oleh Juan. Segera dia bangkit dari ranjang untuk membersihkan diri.
“ Pak Moo siapkan mobil!” Dave menuruni tangga dengan jas yang terlampir dilenganya.
📞Alex kirim beberapa orang ikut bersamaku, aku akan menjemput Nyonya muda.
Perintah Dave pada orang yang dihubungi nya.
“ Selamat pagi Tuan.” sapa Leo.
“ Hemm,”
Di mobil Dave tidak banyak bicara, Leo melirik ke belakang melihat Tuanya sedang gelisah.
Tuan dimana jiwa Raja Tuan, ditinggal seorang perempuan saja kalangkabut seperti ini. Pesona nyonya Muda memang berbeda.
“ Apa amarah Manda sudah mereda?” Tanya Dave.
“ Nona Manda masih tidak mau menemui kami.”
“ Biarkan saja dulu, beri dia beberapa hari. Jika dia masih tidak mau pindah ke Villa, bawa orang untuk menjemputnya.”
“ Baik, Tuan.”
Dadaku nyeri setiap kali ingat foto Keisya yang berlumuran darah. Akan ku hancurkan siapapun yang menyakitinya. Dave merasakan ada sesuatu yang menusuk dadanya seperti benda tumpul.
Bersambung ...
***next***
“Kei dengarkan penjelasanku,” ucap Dave lirih