
Bantu kasih like dan rate ya guys...
Klik suara pintu terbuka.
Dave masuk dari arah pintu dengan jas yang terlampir di lengannya, Manda memandangi Dave yang tengah mengganti sepatu dengan sandal rumahan. Dibelakang Dave nampak Leo membawa paper bag berisi baju ganti Dave.
“ Hai kakak ipar!” sapa Manda pada Dave.
“ Hmm, apa kakakmu sudah pulang?”
“ Sudah!” Manda menunjuk ke arah kamar Keisya.
“ Kamu bisa kembali dan beristirahat Leo!”
“ Baik Tuan, kemudian saya permisi. Mari Nona Manda.”
Manda menganggukkan kepalanya menjawab Leo. Kemudian Leo berlalu meninggalkan Apartemen Keisya.
“ Kak Dave, apa kakak benar-benar sudah menikah dengan kakakku?” Tanya Manda memastikan, sementara Dave telah duduk di sofa.
“ Benar!”
CIH singkat sekali jawabannya, mimpi apa aku punya kakak ipar yang cuek seperti ini, untung saja tampan.
“ Kakak mandi sana, Kakak bau sekali!” Manda menutup hidungnya.
“ Masa sih?” Dave mengendus aroma tubuhnya sendiri kemudian berjalan kearah kamar Keisya membawa paper bagnya, sementara Manda yang melihat terkekeh .
Dave melihat Keisya yang hanya memakai jubah mandi, ia terlihat sedang memperhatikan dirinya sendiri, begitu banyak tanda merah di bagian dada Keisya, itu semua adalah tanda pemilikan yang dibuat Dave.
“ Apa yang kamu lihat?” Tanya Dave menghampiri Keisya.
Dengan cepat Keisya merapikan jubah mandinya, menutup bagian dada yang sedikit terbuka. “ Kapan kamu datang?”
“ Baru saja, aku akan tidur disini malam ini!”
Apaaa tidur disini, jangan bilang Dave akan mengulangi kejadian itu, padahal aku masih merasakan sakit. Keisya mengernyitkan alisnya menatap tajam pada Dave.
“ Aku tidak akan menyentuhmu!” ucap Dave yang seakan tau apa yang sedang difikirkan Keisya. “ Aku hanya akan tidur dengan memelukmu, karena besuk aku tidak bisa bertemu dengan mu selama satu bulan.”
“ Jadi kamu berangkat besuk?”
“ Hemm, aku akan mandi, tolong buatkan aku kopi!”
“ Baiklah.” Keisya berjalan menuju kamar mandi.
“ Bukankah dapurnya di luar?Dimana kamu akan membuat kopi?” Dave heran karena Keisya berjalan kearah kamar mandi, sedangkan Dave meminta Keisya untuk dibuatkan kopi.
Apa kamar mandi bisa untuk membuat kopi. Dave berjalan mengikut Keisya.
“ Aku menyiapkan air hangat untukmu, kamu tidak mungkin mandi dengan air dingin kan?Sekarang aku akan ke dapur untuk membuat kopi.” Ucap Keisya berlalu meninggalkan Dave.
Enak juga punya istri, ada yang perhatian. Dave kemudian membersihkan dirinya. Setelah beberapa saat Dave keluar dari kamar mandi dengan mamakai jubah mandi. Keisya telah berganti memakai baju tidurnya, dia duduk di ranjang membaca novel.
“ Minum kopimu!” Keisya menunjuk kopi yang berada di nakas, samping tempat tidur Keisya.
“ Ini enak.”
Tentu saja, aku yang membuatnya. Gumam Keisya.
Dave merebahkan dirinya disamping Keisya, menarik tangan Keisya yang sedang memegang buku. “ Berhentilah membaca buku dan berbaring disampingku, atau aku akan menerkammu!” ucap Dave.
Mau tidak mau Keisya meletakan bukunya dan berbaring disamping Dave. Dia teringat ucapan Sunny.
“ Dave?”
“ Hemm.”
“ Apa kau tau SW company?”
“ Tau, perusahaan milik ayah temanmu!”
“ Kamu tau aku dan Sunny berteman?”
“ Aku tau semua tentangmu!” Dave menarik tubuh Keisya agar berhadapan padanya, sekarang posisi kepala Keisya tepat di depan bidang dada Dave. “ Ada apa?Apa temanmu meminta bantuanmu?”
Aku lupa bahwa lelaki yang di hadapku ini kekuasaannya setara dengan raja, dia akan tau apapun yang ingin dia ketahui. Apalah aku yang hanya rakyat jelata.
“ Jika ia, apa kamu mau membantu?” Tanya Keisya mendongak ke arah Dave.
“ Biar Leo yang urus.” Ucao Dave mencium pucuk kepala Keisya “ Tapi perusahaan ayah temanmu itu sangat kacau, Pamanya berkhianat dan meninggalkan kekacauan sementara dia menikmati hasil dana yang dia gelapkan!”
“ Aku tau Sunny sudah bercerita padaku, kenapa Pamanya sejahat itu padahal mereka keluarga?”
“ Jika sudah berhubungan dengan uang tidak akan ada istilah keluarga!” jawab Dave santai.
“ Apa kamu juga akan seperti itu?”
Aku takut kamu lebih mencintai uang dari pada keluarga.
“ Tidak akan, sudah tidurlah jangan khawatirkan hal lain. Biar Leo yang mengurus perusahaan temanmu itu.”
“ Terimakasih Dave!” ucap Keisya mengecup pipi Dave kemudian kembali membenamkan wajahnya pada dada bidang Dave karena malu.
Tak butuh waktu lama keduanya langsung terlelap dalam tidurnya. Mereka tertidur dalam posisi berpelukan.
Keesokan paginya Keisya tengah berkutat di dapur mempersiapkan sarapan. Dave masih terlelap di kamar Keisya.
“ Selamat pagi nyonya!” ucap seorang yang berada di depan pintu yang tidak lain adalah Alex.
“ Masuklah, tapi Dave belum bangun. Aku akan membangunkannya.”
“ Baik nyonya, saya akan menunggu disini.”
Keisya hendak membangunkan Dave, tapi ternyata Dave sudah bangun, sudah mandi bahkan sudah rapi dengan kemejanya.
“ Alex sudah datang!” ucap Keisya menghampiri Dave. Keisya kemudian merapikan dasi Dave.
Kamu sangat cantik jika dilihat dari dekat. Dave memeluk pinggang Keisya dan mengecup bibir Keisya, melihat pipi Keisya merona Dave semakin terbawa suasana, dia ******* bibir tipis Keisya, Keisya pun membalas ciuman Dave. Dave tidak diam, dia mulai mencium tengkuk leher Keisya meninggalkan tanda pemilikan disana.
“ Dave!” ucap Keisya lirih seraya mendorong tubuh Dave untuk menghentikan aksinya.
“ Aku menginginkannya, bolehkah?” tanya Dave memandang wajah malu Keisya.
“ Tapi Alex sudah datang.” jawab Keisya.
“ Biarkn dia menunggu!” tanpa menunggu jawaban Keisya Dave menggendong tubuh Keisya dan membaringkannya di ranjang, Dave mulai menindih tubuh Keisya, mencium bibir Keisya, kemudian ciuman Dave pindah ke dada Keisya, dan mereka pun melakukannya untuk yang kedua kalinya, kali ini dengan keadaan yang sama-sama mau tanpa paksaaan. Setelah bertempur hampir satu jam Dave tumbang di samping Keisya.
Dave menatap lekat perempuan yang juga istrinya dengan lembut.
Cup, Dave mencium kening Keisya.
“ Apa masih sakit?” tanya Dave yang di balas dengan anggukan Keisya. “ Maafkan aku, aku tidak bisa menahannya saat bersamamu, Istirahatlah sebentar masih jam segini, aku akan bersiap!” setelah mencium bibir Keisya lagi, Dave segera bangkit membersihkan diri.
Keisya teringat pada Alex, kemudian dia ikut membersihkan diri, meskipun masih merasakan perih pada bagian bawahnya.
***Ruang makan***
Manda dan Alex menikmati sarapan bersama sesuai ajakan Manda, sesekali Alex memperhatikan jam tangannya.
“ Sudah aku bilang kan Tuan Alex, mereka tidak akan keluar dalam waktu yang singkat!” ucap Manda.
“ Ia Manda, beruntung saya kesini lebih awal dari waktu yang ditentukan.”
“ Namanya juga pengantin baru.” ucap Manda masih mengunyah makanannya.
Ceklek pintu kamar Keisya terbuka, Dave keluar sudah rapi lengkap dengan jasnya, begitu pula Keisya keluar sudah rapi dengan memakai syal untuk menutupi bagian lehernya yang penuh dengan kismark. Alex memandangi keduanya, tapi tidak berani mengatakan apapun, berbeda dengan Manda yang langsung nerocos.
“ Kak Dave sama Kak Keisya ngapain aja sih?Alex udah nunggu hampir 2 jam, kasihan tau!” ucap Manda, “ Kalian harusnya kalo mau malam hari aja!” ucap Keisya lagi dengan tawa membuat Keisya yang mendengarnya merasa malu.
“ Semalam aku tidak diizinkan, jadi terpaksa hanya bisa melakukannya pagi hari!” ucap Dave tanpa rasa malu, sedang Keisya menepuk bahu Dave karna sangat jengkel dengan suaminya yang tidak punya rasa malu itu.
Hahahahah suara tawa Manda memenuhi ruangan.
“ Manda!!” Keisya menatap tajam pada Manda.
“Sudah sudah, aku akan berangkat sekarang!” ucap Dave.
“ Tidak sarapan dulu?”
“ Tidak ini sudah sangat telat!” ucap Dave melihat jam tangannya, “Aku akan mengabarimu setelah sampai kota A, jaga dirimu!” Cup..Dave mengecup kening Keisya.
Sialan kak Dave bermesraan di depan jomblo jahatttt. Gumam Manda.
“ Manda aku titip kakakmu, jaga dia selama aku tidak ada!”
“ Siap, Kak.”
“ Hati-hati Dave!” ucap Keisya melihat kepergian Dave dan Alex.
Semoga perkajaanmu lancar Dave dan cepat kembali. Aku akan sangat Merindukanmu.
Bersambung...
***next Chapter***
“ Aku masih mencintaimu Kei!” ucap Raka seraya menarik tangan Keisya .
.
.
.
.
.
.
.
Temen temen yang sudah mampir jangan lupa like yaa, beri author kritik dan saran juga agar lebih semangat lagi.
Untuk yang mau memberi Vote, author akan sangat berterimakasih.
Dan mari berteman di Ig, Igku @nurmalitasugiartii, untuk yang mau Follow dm yaa 🥰🥰
Thankyou guys, jaga kesehatan kalian selama pandemi ini, jangan lupa cucu tangan sesering mungkin dan jaga pola makan sehat.
Semoga covid-19 segera berakhir .