My Dave

My Dave
Surat dari Dave



Keesokan paginya di apartemen Keisya, Manda bangun tidur bersiap untuk berangkat ke kampus dengan Sasya. Kamarin malam Sasya menemani Manda karena Keisya tidak pulang, yang rencana awal Keisya menginap di hotel dekat pantai tapi malah berakhir di kediaman Dave .


β€œ Kita hari ini ke kampus naik apa


?” Tanya Sasya pada Manda.


β€œ Naik bus.Lagian mobil kan dibawa kak Keisya.” jawabnya santai sembari mengeluarkan ponsel mengirim pesan pada keisha.


πŸ“² Manda:Kak aku menemukan surat dan amplop putih dari kak Dave, di meja dapur kemarin. Aku taruh di kamar kakak. Aku belum buka kok, karena surat itu ditujukan ke kakak, jadi aku ngga berani buka.


πŸ“² Keisya:Oke, makasih. Kamu hati-hati sama Sasya yaa.


πŸ“² Manda:Siap.


β€œ Yuk berangkat!” ajak Manda menggandeng tangan Sasya, mereka menunggu bus dan berangkat ke kampus bersama. Bagi Sasya menginap di Apartemen Keisya memang hal biasa, orang tua Sasya juga tidak pernah melarang karena tahu Manda dan Keisya anak yang baik.


β€œ Manda aku lapar.” ucap Sasya.


β€œ Aku tidak lapar.” jawab Manda.


β€œ Tapi aku sangat lapar, bisakah kita sarapan dulu?” Sasya terlihat memelas.


Kemudian Manda mengeluarkan roti dari tas, diberikannya kepada Sasya setidaknya sedikit mengganjal perutnya .


***


Perusahaan Grub Wilson


β€œ Bagaimana Leo, apa Pak Moo sudah mengantar Keisya?” Tanya Dave yang masih kepikiran karena meninggalkan Keisya di rumahnya tanpa pamit.


β€œ Sudah Tuan, Nona Keisya diantar sopir sampai perempatan dekat kantor, kemudian nona berjalan dari perempatan sampai kantornya.” jawab Leo.


β€œ Kenapa begitu? Harusnya sampai depan kantor, Keisya tidak perlu repot repot jalan kalo!” Tanya Dave mengernyitkan Alis karena tidak senang Keisya jalan kaki.


β€œ Sepertinya Nona Keisya tidak nyaman diantar dengan mobil mewah, takut terjadi gosip dikantor. Menurut laporan yang saya terima seperti itu Tuan.”


β€œ Oke!Kamu bisa kembali keruangan kamu. Jangan lupa suruh orang antar mobil Keisya ke kantornya!” ucap Dave.


β€œ Baik, Tuan.” Leo berjalan kembali keruangannya.


β€œ Kenapa dia jalan kaki, harusnya dia senang diantar pakai mobil mewah.”’batin Dave memikirkan Keisya, β€œ Apa dia marah karena aku meninggalkan dia sendiri, padahal aku yang mengajak dia pulang dari pantai, sial aku malah jadi memikirkan perempuan itu.” lagi-lagi Dave bicara pada dirinya sendiri. Dave mengecek email yang masuk, ada email dari Cito ald company terkait permasalahan kerja sama yang sempat tertunda karena kejadian penyerangan pada Dave beberapa waktu lalu.


***


β€œ Keisya!” panggil kak Rani.


β€œ Pagi kak.” sapa Keisya.


β€œ Kamu kemarin cuti?Apa kamu sakit?” Tanya kak Rani , β€œ Untunglah kemarin Mario dan Efan sigap saat ada meeting dadakan.”


β€œ Its okay, kita kan Tim jadi harus saling back up. Yuk Masuk!” ajak Kak Rani.


Hari ini kerjaan Keisya selesai tepat waktu, tidak perlu lembur. Setelah jam kantor selesai Keisya melajukan mobilnya menuju apartemennya. Sesampainya di apartemen Keisya masak menyiapkan makan malam untuknya dan Manda. β€œ Tumben Manda belum pulang.” ucapnya sambil melirik jam di tangan. Kemudian Keisya mandi, sehabis mandi Keisya menemukan surat dari Dave sesuai perkataan Manda di chat tadi pagi, karena penasaran tanpa berpikir lama ia membuka isi surat tersebut.


Dear Nona Keisya


Terimakasih telah menyelamatkan saya di malam yang gelap waktu itu, meskipun nona saat itu sama sekali tidak mengenal saya. Terimakasih pula sudah mengizinkan saya untuk menginap beberapa hari ini. Berkat kebaikan hati Nona, luka saya pulih dengan cepat, saya sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Sebenarnya hari ini saya berniat untuk pulang ke kediaman saya dan berpamitan secara langsung pada Nona, tapi karena ada hal mendesak yang perlu saya tangani segera, saya jadi tidak bisa pamit dengan benar. Di amplop ini ada sedikit rasa terimakasih tulus dari saya. Mohon diterima jangan menolak atau akan menyakiti hari saya.


Sekali lagi terimakasih atas kebaikan Nona dan adik Manda .


Dave Wilson


β€œ Laki-laki seperti Dave yang dingin dan terlihat angkuh bisa menulis seperti ini. Tidak masuk akal, palingan minta tolong Alex.” ucap Keisya masih tidak percaya dengan apa yang dibacanya. Amplop putih yang disertakan pada surat tidak di buka oleh Keisya, karena Keisya berpikir mungkin berisi uang. Kebanyak orang kaya kan berterimakasih dengan uang. Keisya bersandar pada banyak di tempat tidur, kemudian terlelap.


Pukul 23:00 Manda masuk Apartemen dengan raut muka yang lesu karena habis bekerja, hari ini hari pertama Manda kerja sebagai waitress disalah satu Coffe shop . Melihat kakaknya yang tidur Manda langsung mandi saja, baru mencoba membangunkan Keisya .


β€œ Kak kak.” Manda menepuk bahu Keisya, mencoba membangunkan Keisya.


β€œ Kamu sudah pulang Manda?Kok sampai larut begini?” tanya Keisya mengucek mata yang masih ngantuk.


β€œ Iya kak, tadi Manda dapat kerjaan partime. Ayo kita makan kak, Manda lapar sekali!” ajak Manda karena memang Manda terakhir kali makan siang hari, Keisya juga belum makan malam tadi menunggu Manda dan ketiduran. Akhirnya kakak beradik menyantap makan malam dengan mata setengah watt karena kantuk .


Keisya kembali ke kamarnya, menatap tajam atap kamar seperti memikirkan sesuatu yang berat. β€œ Sebentar lagi pembayaran semester Amanda, Tabunganku masih cukup tidak ya?” Ucapnya pada diri sendiri, ada sedikit kesedihan di hati Keisya apalagi melihat Manda hari ini kerja sampai larut malam . β€œ Apa aku pinjam uang ke Sisi, bulan depan aku ganti ya, tapi meskipun minjam mungkin masih kurang kalo ditambah biaya sewa apartemen.” lagi-lagi Keisya berbicara pada diri sendiri. Keisya kembali mencoba memejamkan mata dan terlelap dalam tidurnya.


Dikamar sebelah Manda yang lelah, tanpa menunggu lama langsung terlelap tidur. Tanpa tergantung pikiran apapun.


***


Seminggu berlalu Keisya dan Manda melewati hari hari seperti biasa, Keisya kerja sementara Manda kuliah dan kerja partime. Sementara lain dengan Dave, ia sangat sibuk seminggu ini, mengurus perusahaan dan King yang di ketuai oleh Dave.


Manda dan Keisya mengisi hari minggu dirumah dengan menonton televisi.


Drtt drttt pesan masuk di ponsel Keisya


πŸ“²Jimmy: ( foto sisi ) Temui aku diruang VVIP Club DW, kalo mau sahabat kesayanganmu utuh .


πŸ“² Keisya:Jangan coba coba sakiti Sisi, aku kesana sekarang. Kalo sampai aku sampai sana sisi kenapa napa, awas saja kamu.


πŸ“² Jimmy:Tenang sayang, selama kamu kesini sahabat kamu aman.


Keisya yang geram sama kelakuan Jimmy dengan cepat bersiap siap menuju Club DW. Keisya sangat cemas pada keadaan sisi, bagaimana jika terjadi apa-apa dengan Sisi. Bagi Keisya. Sisi bukan hanya sahabat tapi keluarga.


Semoga kamu baik baik saja si .


Bersambung..