
Tekan like dan rate ya, Terimakasih untuk yang sudah mampir.
Dave sedang mendiskusikan masalah perusahaan dengan pimpinan di perusahaan cabang miliknya.
“ Ada apa Leo?” Tanya Dave melihat Leo yang berdiri disampingnya.
“ Ada laporan dari orang yang mengikuti Nyonya Keisya.”
“ Hari ini cukup sampai disini, kalian bubar!” ucap Dave pada beberapa pimpinan kantor cabang,“ Katakan!” Dave menatap Leo.
“ Hari ini Nyonya resign dari perusahaannya, dan menyewa Ruko 2 lantai yang akan digunakan sebagai butik, Nyonya menyewa dengan jangka waktu 1tahun.” ucap Leo menyerahkan hasil laporan dalam map.
“ Beli ruko itu, dan ganti kepemilikan atas nama Keisya, juga beri tahu Alex untuk melaksanakan tugasnya besuk!”
“ Baik, Tuan.”
“ Leo coba kamu cari tahu alasan Keisya menginap di rumah Sisi!”
“ Baik, Tuan.”
“ Hemm.”
Dave menyalakan ponselnya dan mengirim pesan pada Keisya.
✉️Dave: Apa kamu tidur?
Tidak ada jawaban, mungkin sudah tidur. Dave meletakan kembali ponselnya. Dia beranjak untuk membersihkan diri.
***
Alex tengah menunggu Keisya bersama beberapa orang di depan ruko Keisya.
“ Pagi nyonya!” sapa Alex pada Keisya.
“ Alex kamu disini?”
“ Iya Nyonya, saya mendapat tugas untuk membantu nyonya hari ini.”
Dari mana Dave tau aku akan membuka Ruko. Horang kaya memang bisa berbuat apa saja.
“ Kebetulan aku memang membutuhkan bantuan.”
“ Kami siap menerima perintah dari nyonya.” ucap tiga orang berseragam pengawal secara bersamaan.
“ Astaga kaget aku, jantungku hampir copot.” ucap Sisi mengelus dadanya.
“ Maklum Kakak kan sudah Tua hihi.” Sasya sengaja mengejek Sisi.
“ Alex ini perkenalkan Sisi sahabatku, untuk Manda dan Sasya kamu sudah kenal bukan.”
“ Halo Nona Sisi, saya Alex asisten pribadi Tuan Dave.”
“ Sisi, Tuan.”
“ Alex kamu dan satu orang yang kamu bawa temani Sasya mengambil barang di apartemenku, sementara dua yang lainya membantu disini.”
“ Baik Nyonya, kalo begitu saya akan berangkat sekarang.”
“ Hemm, tunggu sebentar.. Sasya.” Keisya mendekati Sasya dan berbisik pada Sasya.
“ Oke kak, percayakan semua padaku.”
Lalu Alex, Sasya dan satu orang bawahan alarm menuju apartemen Keisya untuk mengambil hasil jahitan desain dari Keisya sendiri. Sementara Keisya dan yang lainya mengurus Ruko.
“ Apa kita akan tidur disini malam ini kak?” Tanya Manda.
“ Iya, kita bisa tinggal di lantai 2. Ada dapur kecil juga, untuk kamarnya Kakak sudah siapkan rajang yang cukup untuk 2 orang di kolong ranjang juga ada busa yang bisa ditarik keluar untuk tidur 1 orang, kakak akan tidur disitu. Jadi cukup untuk kita bertiga, tidak papa kan?”
“ Selama bersama kakak, aku bisa tinggal dimana saja.”
“ Baiklah, sabar yaa. Karena kakak masih harus menghindari Raka!”
“ Tidak papa kak, aku senang Ruko ini cukup keren untuk kita tinggal,”
“ Kei, papan namanya sudah datang,” teriak Sisi dari luar.
“ Sebentar...” balas Keisya, “ Kamu lanjutkan pekerjaanmu, kakak akan melihat pemasangan papan nama.”
“ Baik, kak.”
***Apartemen Keisya***
Sasya dan Alex mengepak baju-baju hasil jahitan Keisya dengan rapi dan hati-hati agar tidak rusak.
Tok...tok...
“ Ada tamu Nona!” ucap Alex hendak membuka pintu tapi ditahan Sasya.
“ Biar saya saja Tuan Alex,” Sasya sedikit berlari untuk membuka pintu, dilihatnya ada lelaki tampan didepan pintu, “Cari siapa Tuan?” sapa Sasya pada Raka.
“ Apa pemilik rumah ini ada?”
“ Saya pemilik rumah ini Tuan!”
“ Maaf Tuan apartemen ini telah dijual.” jawab Sasya
“ Apaa?” teriak Raka shock, “Sejak kapan apartemen ini dijual?”
“ Sudah 2 hari yang lalu Tuan.” jawab Sasya memperhatikan wajah Raka yang terlihat sedih.
“ Apa anda tau kemana pemilik sebelumnya pindah Nona?” Tanya Raka.
“ Saya tidak tau Tuan.”
“ Baik, kalo begitu saya permisi Nona, maaf telah mengganggu waktunya.”
“ Baik Tuan, tidak papa.”
Raka berjalan lunglai meninggalkan apartemen Keisya, sesuai dugaan Keisya, Raka akan mencarinya ke apartemen, jadi Keisya sudah memberi pesan pada Sasya agar mengatakan pada Raka bahwa dirinya telah pindah, itu sebabnya Keisya berbisik pada Sasya. Dari arah lain Alex tengah memasang telinganya mendengarkan percakapan Sasya dan Raka. Dia bersiap untuk melaporkan apa yang di dengarnya pada Dave, termasuk perihal Nyonyanya yang sengaja menghindari Raka.
“ Siapa Nona?” Tamu Alex pada Sasya yang sudah kembali diruangan tempat Alex menata barang.
“ Salah alamat Tuan.” jawab Sasya ngasal.
Alex semakin yakin ada yang tidak beres antara Nyonya muda dan Raka. Setelah mengepak semua barang Alex dan Sasya kembali ke Ruko.
Diruko sudah selesai menata hanger dan yang lainnya, tinggal mendisplay baju dan Ruko siap di buka. Mereka lembur sampai malam untuk menyelesaikan display. Setelah selesai Alex dan anak buahnya pamit pada Keisya, begitu pula Sisi dan Sasya. Sekarang hanya Keisya dan Manda yang tengah menyenderkan diri di ranjang kamar setelah mandi.
“ Eh, apa ini kak?” Tanya Manda melihat amplop putih kecil, Manda kemudian membukanya, mata Manda terbelalak melihat isi amplo itu “ Kartu tanpa batas limit.” ucapnya melihat kartu hitam tanpa batas limit.
Mendengar apa yang dikatakan Manda, Keisya segera menghampiri Manda.
“ Ada catatan kak di amplop ini, coba kakak baca.” menyerahkan memo pada Keisya.
Isi surat
To: My wife
Gunakan kartu ini untuk uang belanja bulananmu, dan juga untuk Manda, kamu bisa membeli apapun yang kamu mau. Setidaknya aku harus mendapat laporan 1x transaksi setiap hari, jika kamu tidak menggunakannya, saat aku pulang, aku akan menghukum mu. Kata sandinya adalah kata sandi rumahmu.
Dave .
Keisya tersenyum melihat catatan dari Dave. “ Sepertinya dari Dave, mungkin tadi Alex yang meletakan disini.” ucap Keisya.
“ Apa ini seperti uang belanja bulanan dari suami untuk istrinya?” Tanya Manda dijawab dengan anggukan oleh Keisya.
“ Wah hebat, kakak terlihat seperti perempuan yang sudah menikah.”
“ Memang aku sudah menikah,” balas Keisya. Keisya mengambil ponselnya yang telah, karena sangat sibuk beberapa hari ini dia tidak sempat mengecek ponsel, dia mendapati ada pesan masuk dari Dave.
✉️Keisya:****Maaf aku baru sempat memegang handphone. Apa pekerjaanmu lancar?
✉️Dave:****Semua lancar.
✉️Keisya:****Aku membuka butik baru, dan sepertinya kau sudah tau tadi Alex datang membantu. Aku juga akan tinggal disini bersama Manda.
✉️Dave:****Aku sudah dengar dari Leo, semoga acara pembukaannya lancar, jangan terlalu lelah!.
✉️Keisya:****Terimakasih untuk kartunya, tapi apakah tidak terlalu berlebihan?Aku masih punya uang.
✉️Dave:****Itu sudah menjadi milikmu, tidak ada yang berlebihan selama kau menjadi istriku.
✉️Keisya: Aku Merindukanmu 🤗
✉️Dave: Tunggu aku kembali ..
Keisya senyum-senyum sendiri setelah berkirim pesan dengan Dave, dia sangat bahagia. Manda yang menyadari kakaknya sedang senyum-senyum sendiri mengintip pada ponsel Keisya.
“ Apa perkerjaan kak Dave lancar?”
“ Sepertinya begitu.”
“ Kapan Kak Dave akan kembali?”
“ Masih lama, mungkin 3 minggu lagi.”
Besuk adalah hari pembukaan Butik, karna hanya butik sederhana tidak ada acara yang spesial.
Bersambung..
.
.
Temen temen yang sudah mampir jangan lupa like yaa, beri author kritik dan saran juga agar lebih semangat lagi.
Untuk yang mau memberi Vote, author akan sangat berterimakasih.
Dan mari berteman di Ig, Igku @nurmalitasugiartii, untuk yang mau Follow dm yaa 🥰🥰
Thankyou guys, jaga kesehatan kalian selama pandemi ini, jangan lupa cucu tangan sesering mungkin dan jaga pola makan sehat.
Semoga covid-19 segera berakhir .