My Dave

My Dave
Wanita Laknat



David menghampiri Lusi, “ Kamu tidak papa?” Lalu menatap James Juan, “ Tuan James, Tuan Juan apa yang kalian lakukan? Mengapa menampar seorang wanita?” tanya David dengan tatapan tajam.


“ Tentu saja karena Manda menginginkannya!” Jawab Juan santai tanpa rasa bersalah.


“ Apa?jadi kalian menampar wanita tidak bersalah karena titah seorang gadis remaja?” Ucap David lagi melirik kearah Manda dengan sadis, mendengar itu Sasya geram hendak maju tapi ditahan oleh Sisi.


“ Bagi kami titah Manda adalah mutlak!” jawab James santai.


“ Tapi dia tidak bersalah!” David masih ngotot.


“ Kak David, apa matamu buta?Dia itu ular berbisa.” ucap Sasya emosi.


“ Sasya kamu diam!” perintah Sisi.


Dave masih diam memperhatikan, dia merasakan hawa permusuhan dari Manda, apalagi Manda menghiraukan pertanyaan Dave.


“ Hahaha...Tidak bersalah, luar biasa Tuan David. Jika perlu silahkan bersujud sekalian basuh kaki wanita laknat itu!” ucap Manda.


“ Manda jaga bicaramu!” tegas Dave yang lagi-lagi tidak di hiraukan Manda.


“James...Juan kalian tidak perlu merasa bersalah, perempuan itu bahkan telah membunuh calon keponakan kita yang baru berumur 3 minggu!” ucap Manda yang membuat Dave menatapnya tajam.


“ Apa katamu?” Tanya Juan.


“ Kak Keisya hamil?” Sahut James “ Siapa suaminya?”


“ Ya, Kakak Hamil dan baru saja kehilangan janinya. Kalian ingin tau siapa suaminya?!” Ucap Manda menggerakkan telunjuknya, “Dia suaminya, dan kakak sengaja ditabrak sampai keguguran oleh kekasih suaminya sendiri!” ucap Keisya berapi-api, dia menunjuk Dave lalu menunjuk Lusi. Air mati jatuh di pipi Manda.


“ Tenanglah!” ucap James memeluk Manda “Aku pastikan dia akan membayar semua yang dilakukannya pada kakak!”


“ Apa yang kamu bicarakan Manda, apa benar Keisya hamil dan keguguran?” Tanya Dave menahan amarahnya, dada Dave terasa sakit saat mendengar Keisya keguguran anaknya, dia berusaha menahan amarahnya untuk mencari tau kebenaran.


“ Dave jangan percaya, mereka berbohong. Aku bahkan tidak tau siapa Keisya.” ucap Lusi mendekati Dave.


“ DIAM!!” bentak Dave. Tidak ada yang berani membatah Dave jika sudah seperti ini, David melepaskan tangan Lusi. Juan memberi isyarat kepada pengawalnya untuk menangkap Lusi dan 2 temanya.


“ Manda?jawab Kakak!” ucap Dave pelan, Manda bahkan tidak menghiraukan Dave, dia menangis dan membenamkan wajahnya di dada bidang James.


“ Dia berbohong Dave, percayalah padaku hanya aku yang sangat mencintaimu. Bagaimana bisa aku membunuh sementara aku tidak tau siapa Keisya.” ucap Lusi.


Plakkk tamparan mendarat di pipi Lusi, kali ini Juan langsung yang melakukannya.


“ Dave tolong aku, aku tidak bersalah. Apa mereka punya bukti?” Lusi memelas pada Dave, tapi tidak dihiraukan. Dave masih menatap Manda.


“ Hahaha, bukti, apa ini bisa dijadikan bukti?” Kali ini Sisi mulai bicara karena tidak tahan dengan sikap Lusi.


Srakk dia melempar amplop coklat dan foto-foto bukti kejahatan Lusi.


David melihat foto-foto itu, bahkan ada foto saat Keisya berlumuran darah, dia kemudian mendekat pada Dave.


“ Dave.” ucap David lirih menyerahkan beberapa Foto-foto, melihat itu aura menyeramkan keluar dari tubuh Dave tidak ada yang berani menatap ke arah Dave.


“ Seret perempuan-perempuan itu ke ruang bawah tanah!!” perintah Dave pada Leo.


“ Manda, bisakah kakak bicara denganmu?” Ucap Dave dengan Nada lembut, “ Dimana Keisya, apa kamu bisa memberitahu kakak?”


“ James aku ingin pulang!” ucap Manda mendongak melihat James.


“ Baiklah, aku akan mengantarmu.” jawab James memegang erat tangan Manda.


“ Manda?” Dave menarik tangan Manda.


“ Lepaskan Manda Tuan Dave, biarkan dia dulu. Kita akan berbicara dengan cara kita.” ucap Juan.


Dave melepaskan tangan Manda. Bersama dengan James, Manda keluar dari Club diikuti oleh Sasya dan Sunny yang menggandeng Sasya, sebelum pergi Sasya menatap tajam wajah David dengan penuh amarah. Sekarang yang tersisa diruangn hanya Juan, Sisi, Dave ,David dan Leo.


“ Apa yang terjadi?Dimana Alex?” Tanya Dave, “ Kenapa Keisya bisa terluka, apa yang dilakukan Alex?”


“ Sisi?”


“ Aku tidak tau, yang aku tau Keisya sudah terluka dan dibawa ke rumah sakit. Ini titipan dari Keisya.” Sisi menyerahkan surat cerai yang sudah ditanda tangani oleh Keisya.


“ Aku tidak akan pernah mau bercerai.” Dave merobek surat cerai Keisya didepan Sisi.


“ Dimana Keisya sekarang?” Tanya Dave pada Sisi.


“ Dia sudah pergi!”


“ Leo cari tau keberadaan Keisya sekarang!”


“ Aku akan pergi sekarang, aku tidak tau apa yang terjadi diantara kalian terutama kamu dan Lusi juga skandalmu dengan artis itu. Kamu mungkin akan dengan mudah menemukan keberadaan Keisya dengan kekuasaanmu, tapi jangan mendekat, Kumohon jangan menyakiti Keisya lagi, kehilangan bayi sudah sangat menyakiti hatinya, aku tidak mau dia semakin depresi!” ucap Sisi dengan penuh penekanan lalu meninggalkan ruangan.


Juan menghela nafanya “ Hemm, duduklah Kakak ipar. Kita akan mencari solusinya!” ucap Juan.


“ Apa katamu?” Tanya David.


“ Bukankan Tuan Dave suami kak Keisya, lalu aku akan memanggilmu kakak ipar!”


Dave mengacak rambutnya lalu duduk di sofa.


“ Tuan.” ucap Leo setelah menerima telefon.


“ Katakan!!


“ Nyonya Keisya telah meninggalkan kota sekitar lima jam yang lalu, tidak ada catatan perjalan keluar negeri. Nyonya menuju arah desa terpencil di ujung selatan Kota S.”


“ Aku tau kemana Kaka akan pergi.” ucap Juan .


“ Dimana?”


“ Rumah kerabat.”


“ Saat penyelidikan tidak ada laporan Keisya memiliki kerabat.”


“ Sebagian informasi Kak Keisya sudah kami tutupi.” Ujar Juan santai “ Han apa kau dapat sesuatu?” Tanya Juan.


“ Tuan Nona Keisya sudah sampai di rumah bibi Lana 1 jam yang lalu, sepertinya ada campur tangan Tuan Jasson. Mobil yang ditumpangi Nona Keisya dan bibi Lana sopirnya terdeteksi salah satu orang kepercayaan Tuan Jasson, dan ada beberapa pengawal bayangan di sekitar rumah Bibi Lana.”


“ Baiklah, setidaknya Kakak aman sekarang. Kita tidak boleh kecolongan untuk kedua kaliannya. Ada lagi?”


“ Saat kecelakaan, pengawal dari Tuan Dave memang tengah diserang tapi sepertinya bukan dari kita. Yang kami tau Nona Keisya di bawa ke rumah sakit oleh orang dari Tuan Jasson, dan ada beberapa pengawal yang berjaga dirumah sakit tanpa sepengetahuan Nona Manda. Sepertinya Tuan Jasson sudah mengirim pengawal pada Nona Manda dan Keisya, tapi saat itu pengawal untuk Nona Keisya datang terlambat.”


“ Kak Jasson?Apa menurutmu Kak Jason telah kembali?”


“ Spertinya benar Tuan, tapi Nona Manda tidak tau.”


“ Siapa Jasson?” Tanya Dave, lDan apa hubungan kalian dengan Manda dan Keisya ?”


“ Hubungan kami ...”


Bersambung..


***Next Chapter****


“ James, kenapa kau bisa berada di kota S?”


Visual Juan



Visual James