
“ Hah besuk!Apa kamu bercanda?”
“ Aku tidak bercanda, sebaiknya kita menikah besuk dan setelah aku pulang dari urusan bisnis baru kita temui keluargamu.”
“ Tapi Dave...”
“ Tidak ada tapi Kei, aku akan lebih tenang setelah menikahimu. Kuharap kali ini kamu menurut.”
“ Tapi aku bahkan belum bilang pada orang tuaku, dan Bagaimana dengan keluargamu?Apa mereka bisa menerima aku?Kamu tau perbedaan kasta diantara kita,”
Aku bahkan belum yakin sepenuhnya padamu Dave.
“ Keisya ...aku yakin orang tuamu akan bisa menerimaku, dan untuk keluargaku, mereka hanya mengikuti semua keputusanku. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal ini.”
“ Baiklah.”
“ Sudah jangan terlalu banyak berfikir yang tidak perlu, Istirahatlah. Besuk pagi aku akan menjemputmu untuk menuju kantor catatan sipil!” ucap Dave mengecup kening Keisya yang di jawab dengan anggukan Keisya.
Keisya mengantarkan Dave sampai depan pintu apartemennya, kemudian Dave berlalu meninggalkan apartemen Keisya.
“ Apa Kak Dave sudah pulang?” Tanya Manda.
“ Sudah, kenapa kamu belum tidur. Dimana Sasya?”
“ Aku ingin minum karena haus kak, Sasya sudah tidur.” jawab Manda berjalan menuju dapur.
“ Manda?”
“ Ia kak,” Manda menoleh pada Keisya.
“ Apa kakak sungguh bisa menikah dengan Dave?,”
Mendengar perkataan Keisya, Manda menghampiri Keisya setelah meneguk satu gelas air putih. Manda memeluk kakaknya. “ Kak turuti kata hati kakak, aku mau kakak bahagia, dengan siapapun pilihan kakak. Jika menurut kakak, kak Dave adalah orangnya maka lakukan jangan ragu, aku akan selalu mendukung semua keputusan kakak, dan aku akan selalu ada untuk Kakak. Jangan menoleh pada masalalu, tempatkan masa lalu pada tempatnya, aku tau kakak masih takut untuk memulai setelah perselingkuhan Kak Jimmy, tapi kakak juga harus sadar waktu akan terus berjalan, Kakak harus mencoba meraih kebahagiaan kakak sendiri. Ok?!” begitulah ucap Manda panjang lebar melepaskan pelukannya dari Keisya.
“ Terimakasih Manda, selalu menjadi penguat kakak.”
“ Tidak perlu berterimakasih kak, itulah gunanya seorang saudara. Aku menyayangi kakak seperti aku menyayangi Ayah dan Ibu!”
“ Aku juga Menyayangimu Manda!”
Setelah percakapan itu mereka memutuskan untuk tidur.
Keesokan paginya Keisya, Manda dan Sasya sarapan dengan tenang. Apalagi Sasya nampak lahap menikmati sarapannya.
“ Kak mungkin hari ini aku akan pulang telat!” ucap Manda, “ Aku akan mengerjakan tugas kelompok dulu sebelum pulang.”
“ Tidak masalah, jaga dirimu!”
“ Siap, Sasya apa kamu sudah selesai atau kita berangkat.” ucap Manda mengajak Sasya
“ Ayooo!” ucap Sasya semangat “Terimakasih untuk sarapannya Kak, aku akan menginap kembali lagi nanti.”
“ Kamu tidak perlu menginap lagi!” ucap Manda ketus.
“ Kakakk, Manda tidak memperbolehkan aku menginap lagi.” rengek Sasya pada Keisya, menempel pada lengan Keisya.
“ Sudah, jangan dengarkan Manda yang penting kakak selalu menerimamu disini,”
“ Kakak memang yang terbaik!” ucap Sasya memeluk Keisya.
“ Jadi berangkat tidak?” Ketus Manda.
“ Iya iya, bawel sekali. Kalo begitu kami berangkat dulu kak.” pamit Sasya pada Keisya.
“ Kami berangkat dulu kak,” timpa Manda.
“ Kalian hati-hati di jalan!” ucap Keisya melambaikan tangannya pada kedua anak itu.
Manda dan Sasya berangkat ke Kampus dengan mengendarai mobil Keisya. Sementara Keisya menunggu Dave yang sudah bilang akan menjemputnya.
Klik pintu rumah Keisya terbuka, saat menginap dirumah Keisya pas ditolong, Keisya memang memberitahu Alex dan Dave sandi rumahnya, bahkan tidak pernah mengganti sandinya sampai saat ini, jadi Dave bisa keluar masuk Apartemen Keisya meskipun saat Keisya tidak ada, tapi jelas saja Dave hanya mengunjungi Keisya dan Manda jika salah satu dari mereka terlihat sedang berada di apartemen.
“ Kei apa kami sudah siap?”
“ Sudah, apakah menikah membutuhkan waktu yang lama?” Tanya Keisya pada Dave.
“ Aku tidak tau, kenapa?”
“ Aku ada meeting siang ini, dan wajib karena Pak Direktur langsung yang akan memimpin.”
“ Aku sudah minta Leo mengurus semuanya, jadi tidak akan lama kamu bisa bekerja setelah itu.”
“ Benarkah?”
“ Hemm,”
“Terimakasih Dave.”
“ Ayo!” ucap Dave menarik lengan Keisya dengan lembut.
Hari ini Alex yang menjadi sopir, sementara Leo sudah menunggu di kantor catatan sipil. Setelah sampai mereka segera masuk tanpa mengambil nomor antrean karena sudah diurus oleh Leo,tidak butuh waktu lama Dave dan Keisya resmi menjadi suami istri.
“ Selamat Tuan dan Nyonya atas pernikahan kalian!” ucap Leo.
“ Terimakasih Leo.” ujar Keisya tersenyum malu.
Dave memeluk pinggang Keisya meninggalkan kantor catatan sipil. Diikuti oleh Leo.
“ Dimana Alex?” Tanya Dave melihat sopir mobilnya telah ganti, kemudian masuk di kursi bagian penumpang dengan Keisya.
“ Apa ada masalah?” Tanya Dave.
“ Bukan masalah yang besar Tuan.”
Tuan ini Bagaimana ada nyonya Keisya, mana mungkin membicarakan dunia bawah.
“ Dunia bawah itu apa Dave?” Tanya Keisya penasaran.
“ Itu dunia para ****** berkeliaran!” Jawab Dave, “ Nanti aku akan ceritakan padamu perlahan tentang dunia bawah.”
“ Baiklah.”
Tuan bagaimana bisa anda mengatakan Dunia bawah adalah dunia para ******. Apa anda akan mengakui bahwa anda juga termasuk ******* itu. Oh Nyonyaku yang baik, anda bahkan tidak tau menikahi lelaki yang seperti apa. Gumam Leo
Drtt...drtt.. suara pesan masuk di ponsel Keisya.
💬Ayo bertemu setelah kamu pulang kerja_ Sisi
💬okay ☺️_keisya
💬Sepertinya kau sangat bahagia hari ini_Sisi
💬Aku sangat bahagia_Keisya
💬Ceritakan padaku nanti_Sisi
“ Siapa?” Tanya Dave memperhatikan Keisya yang sedang asyik dengan ponselnya.
“ Sahabatku, kami akan bertemu setelah aku pulang kerja.”
“ Laki-laki atau perempuan?”
“ Tentu saja perempuan, kamu ingat temanku yang bersamaku di Club waktu itu.”
“ Tentu saja aku lupa.”
Sudah ku duga kamu lupa.
“ Pokoknya sahabatku yang itu!” ucap Keisya.
“ Ia, jangan pulang terlalu malam. Aku akan atur sopir untuk menjemputmu.”
“ Tidak perlu, Sisi akan mengantarku!”
“ Kapan kamu dan Manda akan pindah ke Villa?kita sudah menikah.”
“ Setelah kamu pulang dari perjalanan bisnismu, bagaimana?”
Kumohon setujuilah, aku tidak mau tinggal di Villamu itu tanpa kamu.
“ Oke, terserah padamu saja.”
****
Sisi dan Sunny nampak sedang berbincang di sebuah cafe.
“ Apa kamu yakin Keisya bisa membantu” Tanya Sunny.
“ Aku yakin, dia mengenal Tuan Dave, bahkan Tuan Dave semalam mengakui Keisya sebagai calon suami Keisya.”
Aku sangat yakin Keisya dan Dave sedang dalam hubungan yang tidak biasa.gumam Sisi
“ Tapi saat aku bercerita padanya, dia seakan tidak mengenal Tuan Dave.”
“ Benarkah?mungkin mereka sedang bertengkar. Kita tunggu saja Keisya dan tanyakan langsung padanya.”
“ Semoga saja yang kamu katanya benar, dan Keisya bisa membatuku membujuk Dave untuk tidak mempersulit perusahaan ayahku,”
“ Tenanglah, Tuan Dave orang yang baik.”
Apa katanya, apa sisi gila dia bahkan tidak tau, Dave adalah orang yang sangat kejam dalam dunia bisnis, dia bahkan bisa menghancurkan perusahaan yang stabil menjadi bangkrut dalam semalam.
“ Kuharap begitu.” ucap Sunny lirih.
Bersambung...
.
.
.
.
.
Temen temen yang sudah mampir jangan lupa like yaa, beri author kritik dan satan juga agar lebih semangat lagi.
Untuk yang mau memberi Vote, author akan sangat berterimakasih.
Dan mari berteman di Ig, Igku @nurmalitasugiartii, untuk yang mau Follow dm yaa 🥰🥰
Thankyou guys, jaga kesehatan kalian selama pandemi ini, jangan lupa cucu tangan sesering mungkin dan jaga pola makan sehat.
Semoga covid-19 segera berakhir .