My Dave

My Dave
Dave Marah pada Keisya



πŸ“ž β€œ Hallo kak, ada apa?” Jawab Manda mengangkat panggilan telefon dari Dave


πŸ“ž β€œ Apa Keisya sedang bersamamu?” Tanya Dave.


πŸ“ž β€œ Tidak Kak, kak Keisya sedang keluar.” jawab Manda, Keisya memang sedang menemani Raka di acara sahabat Raka


πŸ“ž β€œBaiklah, aku tutup.” ucap Dave menutup telefon.


Aneh sekali sih mereka, kenapa Kak Dave menelefon menanyakan kakak, Kak Dave kan bisa menghubungi kakak langsung. Gumam Manda


***


Dave telah tiba di kota S bersama dengan Leo dan Alex. Dia langsung menghubungi Manda tapi Keisya sedang tidak bersama Manda.


β€œ Leo tolong cari tahu keberadaan Keisya sekarang!” tegas Dave.


Dimana kamu Kei.


Beberapa saat kemudian Leo telah mengetahui dimana Keisya berada.


β€œ Tuan Nona Keisya sedang menghadiri pesta ulang tahun Tuan Andre, kebetulan Tuan juga mendapat undangan.” ucap Leo memperlihatkan undangan dari Andre untuk Dave.


β€œ Kalo begitu aku akan kesana!” tegas Dave.


β€œ Baik, Tuan.”


Leo segera melajukan mobil menuju Hotel dimana pesta ulang tahun Andre di gelar. Dave hanya diam termenung di kursi belakang, sementara Leo yang sedang duduk di kursi kemudi, ia ragu untuk memberitahu Dave, apa yang dilihatnya saat Keisya keluar dari hotel bersama Raka.


β€œ Tuan maaf saya ingin menyampaikan sesuatu.” ucap Leo.


β€œ Ada apa?” tanya Dave.


β€œ Waktu itu saya sempat melihat nona Keisya keluar dari kamar hotel bersama seorang Laki-laki, malam sebelumnya saya juga melihat Nona Keisya sedang berpelukan dengan laki-laki itu.” ucap Leo.


β€œ Apa kamu ada bukti?” tanya Dave lagi dengan menahan amarahnya.


β€œ Ada tuan, saya sempat mengambil beberapa potret foto.” ucap Leo lagi dengan hati-hati, karena Leo tau Dave sudah marah mendengar apa ia laporkan.


β€œ Bagus, siapkan bukti-bukti itu!” perintah Dave.


β€œ Siap, Tuan.”


Dave mengepalkan tangannya menahan amarah. Dia sangat tidak sabar bertemu Keisya.


***


Raka dan Keisya sudah sampai di acara ulang tahun Andre, Raka menggandeng tangan Keisya berjalan di atas karpet merah memasuki ruangan acara semua mata tampak tertuju pada Keisya, benar saja malam itu Keisya sangat cantik mengenakan long dress hitam dengan bagian belakang terbuka dan belahan bawah sampai ke lutut. Keisya sangat anggun dan elegan, sudah seperti putri konglomerat saja. Keisya memang tidak ingin terlihat memalukan saat menemani Raka. Raka memperkenalkan Keisya pada sahabatnya.



β€œ Yoo, Tuan Muda Raka akhirnya sampai juga.” ucap Andre seraya memeluk sahabatnya yang baru saja tiba.


β€œ Selamat ulang Tahun Andre!” balas Raka.


β€œ Siapa nona cantik disampingmu ini?” tanya Andre melirik kearah Keisya dengan tatapan ramah.


β€œ Andrew ini Keisya!” ucap Raka memberi kode ke Keisya agar memperkenalkan diri.


β€œ Halo Tuan Andre saya Keisya.” ucap Keisya.


β€œ Halo nona Keisya, Andre. Senang berkenalan dengan Nona.”’ucap Andre kemudian mereka saling bersalaman.


Pada saat yang sama ada bisik bisik ribut, Andre, Raka dan Keisya menoleh ke arah suara ternyata para perempuan sedang berbisik membicarakan seorang laki-laki yang baru saja datang dengan Bodyguard disamping kanan dan kirinya. Ya laki-laki itu adalah Dave beserta Leo dan Alex. Dave sangat Tampan dengan setelan jas hitam dan kemeja hitam, membuat para perempuan yang ada di pesta terpesona. Dengan sikap dingin Dave tidak menghiraukan tatapan ganjen pare perempuan itu, dan berjalan ke arah Andre berada.


Keisya nampak terkejut dengan kehadiran Dave. Keisya tidak pernah mengira akan bertemu dengan Dave di saat dia sedang bersama Raka.


Kenapa bisa bertemu Dave disini, sungguh waktu yang tidak tepat. Gumam Keisya


β€œ Selamat ulang tahun Tuan Andre, terimakasih telah mengundang saya.” Dave menjabat tangan Andre seraya melirik tajam kearah Keisya, sementara Keisya hanya menunduk merasakan aura tatapan dingin Dave terhadapnya.


β€œ Saya yang sangat berterimakasih Tuan Dave bersedia hadir. Oh iya, perkenalan ini teman baik saya.” Andre menempuk bahu Raka agar memperkenalkan diri.


β€œ Senang bertemu dengan anda Tuan Dave. Raka.” ucap Raka memperkenalkan diri, Dave dan Raka saling memperkenalkan diri dan berjabat tangan, Raka dapat melihat tatapan Dave pada Keisya sedari tadi. Kemudian ia memperkenalkan Keisya.


β€œ Perkenalkan Tuan ini pasangan saya Keisya!” Raka tengah memperkenalkan Keisya pada Dave.


Keisya kemudian memperkenalkan dirinya dan menunduk. Dave pura-pura tidak kenal dengan Keisya, Keisya pun berlaku sama. Alex dan Leo saling bertatapan melihat Dave dan Keisya yang saling acuh.


β€œ Terimakasih kepada tamu yang hadir, Cherrs.” Andre mengangkat gelas berisi wine mengajak cherrs semua tamu yang hadir termasuk Dave dan Raka kecuali Keisya.


β€œ Kamu jangn minum.” ucap Raka lembut pada Keisya.


Dave sangat tidak senang melihat perhatian Raka pada Keisya.


β€œ Raka aku mau ke toilet sebentar.” bisik Keisya pada Raka.


β€œ Apa perlu aku temani?” bisik Raka balik dengan jarak wajah Raka sangat dekat dengan telinga Keisya.


β€œ Tidak perlu, aku hanya sebentar.” ucap Keisya kemudian meninggalkan Raka.


Dave sangat geram melihat pemandangan di depanya, Raka dan Keisya terlihat seperti sepasang kekasih. Dave kemudian pamit pada Andre dan meninggalkan tempat itu.


Leo dan Alex mengamankan keadaan agar tidak ada seorang pun yang mendekat wilayah kamar mandi dimana Keisya sekarang, sementara Dave nampak menunggu Keisya di depan pintu.


β€œ Dave!!Apa yang kamu lakukan disini?” Tanya Keisya yang sangat terkejut melihat Dave tengah berada di depan pintu.


Dave tidak menjawab pertanyaan Keisya, namun menarik keras tangan Keisya, berjalan meninggalkan toilet.


β€œ Lepaskan Dave!” teriak Keisya pada Dave yang mencengkeram erat tangan Keisya, namun tetap tak dihiraukan Dave. Dave tetap berjalan menuju parkiran basemand. Disana telah siap mobil dengan pengemudinya yang terlihat sedang menunggu Dave. Dave mendorong Keisya masuk ke dalam mobil, yang kemudian diikutinya.


β€œ Jalan!!” ucap Dave pada pengemudi.


Tanpa banyak bicara pengemudi itu langsung melajukan mobilnya menuju apartemen Dave, karena memang apartemen Dave tidak jauh dari acara pesta.


β€œ Dave apa-apaan kamu?” teriak Keisya tidak digubris oleh Dave.


β€œ Pak hentikan mobilnya!” ucap Keisya pada pengemudi namun pengemudi tetap melajukan mobilnya.


β€œ Dave aku mau turun Dave, tolong hentikan mobilnya.” ucap Keisya lagi.


β€œDIAM !!!” Bentak Dave pada Keisya, Keisya sangat takut melihat Dave saat ini.


Beberapa saat kemudian sampai pada gedung apartemen Dave, Dave turun dari mobil menarik tangan Keisya agar mengikutinya. Sampai pada apartemennya Dave masuk dan menutup pintu.


β€œ Dave apa maumu, kenapa kamu begitu kasar?” Keisya merasakan sakit pada pergelangan tangannya yang sedari tadi ditarik kasar Dave.


Aku menyelesaikan semua perkerjaanku diluar negeri dengan cepat lalu bergegas pulang untuk Menemuimu, tapi apa yang ku dapatkan. Kamu enak-enakan di pesta dengan laki-laki lain, bahkan bermalam dengannya.


Dave melepaskan tangan Keisya kemudian berjalan kearah sofa dan melepaskan jasnya, seraya menggulung lengan kemejanya hingga siku. Setelah itu Dave duduk si sofa menatap tajam Keisya.



Melihat Dave mantapnya tajam, Keisya berlari ke arah pintu hendak kabur, Dave yang menyadari aksi Keisya dengan cepat mengejar, sebelum Keisya membuka pintu, Dave menarik tubuh Keisya dan mendorongnya ke tembok. Mereka saling bertatapan, tubuh Keisya sudah mentok pada tembok. Dave menatap tajam Keisya kemudian mencium paksa bibir Keisya dengan sangat kasar. Keisya mendorong Dave.


Plakkk tamparan keras mendarat di pipi Dave.


Bersambung ...


***next Chapter ***


β€œ Jadilah Istriku kei!” ucap Dave mencium kening Keisya.