
"AWAS!! MONSTER ITU DATANG!!!!"
Seru Rio. Dan benar saja, seekor monster berbentuk seperti singa dengan skor kalajengking dan sepasang sayap mirip sayap kelelawar dengan tinggi 4 meter muncul di hadapan mereka dan langsung saja menyerang Zion dan Zuka dengan ekor nya.
BLAR!
Ekor monster itu menghantam tanah dengan kerasnya hingga membentuk lubang yang cukup dalam. Beruntung, Zion dan Zuka berhasil menghindar tepat waktu sehingga tidak terkena serangan itu.
Namun manticore itu tidak memberi kesempatan mereka untuk beristirahat. Manticore itu menarik ekor nya dan memandang Zuka yang terlihat masih cukup terkejut. Tanpa buang waktu, ekor monster itu kembali bergerak, meluncur dengan cepat ke arah Zuka.
"[NonMagic:shield]!!"
Sebuah pelindung berwarna merah pudar muncul di hadapan Zuka dan melindungi pemuda itu. Zuka menghela nafas lega. Jika tidak ia pasti sudah terkena serangan.
Monster itu menatap tajam pada Zion. Pupil di mata merah nya mengecil saat bertatapan langsung dengan sepasang manik ruby milik Zion. Simbol bulan pada tubuh nya mendadak berubah warna membuat monster itu menggeram.
'Makhluk itu sudah benar-benar di kendalikan. Berhati hatilah dengan racun manticore itu.'
'Apa tidak ada cara cepat untuk mengalahkan nya?'
"Zion awas!!"
Mendengar peringatan itu, Zion langsung melompat menghindar. Ia sedikit memutar badan nya menghindari semburan bisa dari ekor manticore itu.
Zion menghentikan langkah nya, di saat berikutnya, ia merasakan tekanan sihir dari belakang nya. Kedua pemuda kembar bermanik silver sama sama meluncurkan serangan nya pada monster itu. Beruntung Zion berhasil berhenti tepat waktu. Jika tidak, mungkin dirinya yang akan kena serangan itu.
Nyerang dari belakang nya gak peke permisi. Kalo dirinya yang kena bagaimana nanti?
BLARR!
Suara keras tercipta, disusul dengan hembusan angin akibat serangan itu. Ren dan Rio membulatkan mata nya. Dengan mudah nya, serangan mereka di blokir dengan sepasang sayap manticore itu. Lapisan bakal berwarna hitam muncul melapisi sayap monster itu, membuatnya dapat beralih fungsi menjadi perisai yang mencegah serangan serangan lawan nya.
"Tidak mungkin-"
Kata kata Rio terpotong saat melihat ekor manticore yang mengarah padanya.
TRANG!
Susah payah Hali mencoba menahan serangan itu, mengingat perbandingan kekuatan monster itu dan sirinya membuatnya sedikit kewalahan.
Senja sudah berlalu. Kini langit hitam dan bulan sabit menggantikan nya. Bintang bintang terlihat jelas menghiasi bentangan langit hitam, menjadi penerang sekaligus menghiasi langit malam kala itu.
Malam yang seharusnya menjadi puncak festival di desa ini, justru berubah menjadi malam yang mengerikan dengan duka dan tangisan. Rumah rumah dan segala persiapan festival telah hancur karena serangan monster. Beberapa orang harus merenggut nyawa karena tidak sempat melarikan diri.
Dan kini, lima pemuda sedang susah payah membunuh monster itu agar tidak memperparah rusaknya desa itu.
Hali memandang lingkaran sihir berwarna emas di bawah nya. Ada juga beberapa lingkar sihir kecil berwarna merah yang terselip di antara nya. Melihat itu Hali paham jika Zion dan Zuka akan mulai menyerang.
Dengan cepat Hali melemparkan serangan makhluk itu dan melompat menjauh.
Hanya selang beberapa detik, benang baja bermunculan mengikat tubuh monster itu. Sang manticore dengan susah payah mencoba melepas ikatan dengan taring tajam nya, namun itu justru membuat mulut nya terluka.
"[Sihir api:tornado api]!!" Kobaran api muncul dari lingkaran sihir yang Zuka buat. Monster itu menjerit kesakitan.
Sebuah tornado api yang cukup besar berputar dengan kencang nya. Karena suhu nya yang teramat panas juga membuat Zion dan lainnya memilih untuk sedikit menjauh.
Namun mereka tidak menyadari jika dari kejauhan, portal portal kecil bermunculan di sekitar mereka.
'Awas! Ada serangan dari belakang Zuka!!'
Mendengar peringatan Nero, Zion menyadari portal portal itu. Dan benar saja, sebuah rantai tajam meluncur cepat ke arah Zuka.
"ZUKA AWAS!!!" Seru Zion.
Zuka yang terkejut langsung kehilangan kendali atas sihir nya. Namun..
"Akh!!"
Zion langsung berdiri di hadapan Zuka yang justru menjadi korban serangan itu.
"ZION!!"
TBC