Isekai: New Adventure In The Fantasy World

Isekai: New Adventure In The Fantasy World
144. Identitas sebenarnya



"Sayang sekali... Padahal aku ingin lebih lama mengamati kalian. Tapi iblis sialan itu justru memberitahu keberadaan ku! Dasar penghianat!!" Suara menggema terdengar di sekeliling hutan, mengisyaratkan amarah dari si pemilik suara. Cukup sulit untuk mereka menemukan darimana suara itu berasal.


"Beraninya kau menghianati bangsa iblis. Akan ku hancurkan kau bersama para manusia itu Erano!!"


Erano terdiam. Tangan nya mengepal kuat mendengar ucapan itu.


Kini semua tau, pemuda yang terlihat begitu baik dan lembut, namun kadang terlihat cukup rapuh itu adalah salah satu dari ras Iblis. Selama ini tak ada yang menyangka hal itu. Tak ada yang mengira jika di sekolah mereka ada iblis yang ikut berbaur bersama mereka, menyembunyikan identitas aslinya dengan penyamaran nya sebagai penyihir.


"Aku melakukan itu juga bukan tanpa alasan. Sama seperti ras lainnya, ras Iblis pun bisa bersatu dengan ras lainnya." Ujar Erano dengan emosi yang tertahan.


"Hanya karena anak manusia itu? Dan sekarang kau justru memanggil anak lain dari dunia lain untuk menjadi pahlawan? Apa kau tidak bisa memanggil orang yang lebih hebat?" Sosok itu tergelak meremehkan.


Kabut hitam bersama rantai rantai mulai muncul tak jauh dari Erano, membentuk sosok pria dengan rambut hitam acak acakan dan sepasang tanduk hitam besar di kepala nya. Gigi nya terlihat begitu tajam dan sebuah ekor dengan ujung runcing muncul di belakang nya. Sosok itu mengenakan armor hitam yang berkilat dengan rantai yang mengelilingi nya. Jadi itu penampilan dari ketua ras Inimucus itu sebenarnya?


Perubahan itu tentu membuat semua murid Hero Class terkejut. Rantai itu, rantai yang sama dengan yang mereka lihat saat itu, senjata milik ketua ras Inimucus. Memang benar, dia masih hidup.


Namun di sisi lain, mereka juga bertanya tanya tentang siapa sosok anak dari dunia lain yang Erano panggil untuk menjadi sang pahlawan yang menyelamatkan dunia ini?


"Yeah... Awalnya juga aku ragu. Tapi, sekarang aku yakin dia bisa mengalahkan mu."


"Hahaha bagaimana kau bisa yakin?!"


"Karena aku melihat sendiri kemampuan nya. Lagipula dia sendiri juga sudah mengalahkan mu bukan? Wah.. Orang yang gak mau mengakui kekalahannya itu pengecut loh."


Perempatan imajiner seketika muncul di dahi ketua ras Inimucus itu. "Bukannya tidak mengakui kekalahan. Aku memang belum kalah!"


"Tapi akan ku pastikan sekarang akan menjadi kekalahan mu." Secara tiba tiba Zion sudah berada di belakang ketua ras Inimucus itu dan siap menebaskan pedang nya.


Tring!!


Namun rantai yang mengelilingi sosok itu bergerak menangkis serangan Zion. Dari belakang Zion, sebuah rantai lagi muncul hendak menusuk Zion. Namun secara tiba tiba sebuah bola sihir meluncur memotong rantai itu.


Wushh!!


Kobaran api kehitaman menyembur tinggi dengan suhu yang sangat panas. Bahkan pepohonan di sekat nya langsung hangus tak tersisa. Mata Zion berkilat marah membuat semua orang ngeri melihat nya.


"Karena kau... Banyak orang yang menderita. Karena kau aku harus meninggalkan keluarga ku!! Tak akan ku biarkan makhluk keji seperti mu hidup!!!" Seru Zion marah.


Kini semua murid Hero Class tau, siapa sosok Zion itu sebenarnya. Seseorang yang di panggil ke dunia ini dengan tujuan menyelamatkan nya dari kehancuran, namun juga menyimpan rasa sakit dan penderitaan seorang diri. Jelas itu bukanlah hal yang mudah.


Slash! Slash! Slash!


Beberapa rantai muncul menghancurkan serangan Zion. Api yang tadinya berkobar pun mulai hilang.


"Kau pikir serangan seperti itu bisa mengalahkan ku?! Kau sendiri tak akan pernah bisa mengalahkan ku!!"


BLARR!!


Dari atas langit, kilatan halilintar merah menyambar dengan kuat nya ke arah sosok itu. Namun dengan cepat ketua ras Inimucus itu menghindari nya.


"Siapa bilang dia sendiri?"


Zion menoleh ke belakang. Di belakang nya, para pangeran elemen sudah siap dengan sihir mereka untuk mengalahkan ketua ras inimicus itu. Tak mau kalah, Avren, Zuka dan murid murid lain pun ikut mempersiapkan sihir mereka.


Ya, Zion tak sendiri sekarang. Semua teman teman nya ada di sini untuk membantu nya.


"Ck. Sialan! Akan ku hancurkan kalian semua!!" Sosok itu berdecak kesal dan mengerahkan semua kekuatan nya untuk menyerang Zion. Rantai rantai bermunculan di mana mana, siap menyerang semua krang yang ada di sana. Beberapa lingkaran sihir juga muncul di langit dan keluar bola bola hitam yang berjatuhan seperti meteor.


Pertarungan kali ini akan lebih sulit dari yang sebelumnya...