Isekai: New Adventure In The Fantasy World

Isekai: New Adventure In The Fantasy World
43. Black Mist Dragon



Neily memejamkan matanya tak bisa apa apa saat mengetahui kematiannya. Namun...


"[Shield]!!!"


Perisai berwarna merah pudar muncul di hadapannya bersamaan dengan seorang pemuda ber iris ruby yang mengaktifkan sihir nya.


"Cepat lari dari sini!!" Ujar pemuda itu. Neily pun tersadar dari keterkejutan nya dan memaksa dirinya untuk bergerak lari meninggalkan pemuda itu.


Black mist dragon terkejut melihat serangan nya dapat di tahan. Ia menatap tajam pada sosok pemuda ber iris ruby yang juga menatap tajam dirinya.


"Berani kau menantang ku bocah?!" Ujar naga itu marah.


Zion mencoba menenangkan. "Aku tak memiliki niat untuk menantang mu. Aku hanya ingin kau tenang."


"Kau memintaku tenang hah? Kalian manusia sama saja! Hanya bisa mencari masalah!! Akan ku tunjukkan apa akibatnya jika berani menantang ku!!!"


Black mist dragon merentangkan kedua sayapnya dan menarik nafas. Zion langsung memasang posisi siaga. Lingkaran sihir kembali terbentuk tanda naga itu akan kembali meluncurkan serangan nya.


"[Kabut kegelapan]!!"


Lagi lagi Black mist dragon menggunakan serangan itu. Lingkaran sihir terbentuk di hadapan nya dan menyemburkan kabut hitam pekat pada Zion.


Pemuda itu hanya terdiam. Black mist dragon yang melihat lawan nya hanya diam menerima kekalahan tersenyum puas. Namun, sayangnya tak semudah itu untuk mengalahkan Zion.


Black mist dragon terkejut saat tidak merasakan energi mengalir padanya. Ia menatap tajam menunggu kabut itu menghilang. Betapa terkejutnya dirinya saat melihat pemuda mungil itu tampak baik baik saja bahkan tanpa luka sedikitpun di tubuhnya.


"Bagaimana bisa?!"


"Kau sudah mengambil keputusan yang salah."


"Keterlaluan! Manusia tak berguna!!!" Seru naga itu.


Ia kembali menyemburkan kabut itu kemana mana membuat tumbuhan dan benda benda di sekitarnya hancur. Zion langsung melompat menghindari serangan. Tangan nya melemparkan selembar kertas yang jatuh di bawah Black Mist Dragon.


Tulisan yang tercetak di kertas itu bersinar redup. Tercetak taka ledakan di sana, dan begitu kertas itu menyentuh tanah, ledakan pun terjadi.


Zion mengambil kesempatan itu untuk berlari dan menyerang Black mist dragon. Setidaknya ia harus mengulur waktu sampai pihak kerajaan mengirimkan pasukan untuk menenangkan naga ini.


Jika di biarkan, Black mist dragon bisa menghancurkan semua yang ada di sana mengingat sebesar apa kekuatan yang di miliki oleh naga kegelapan itu.


Jika di biarkan, karena kecerobohan seorang gadis bisa membuat ratusan bahkan ribuan orang yang tinggal di kerajaan itu terancam bahaya.


Zion mengeluarkan pistol andalan nya dan mengarahkan nya pada Black mist dragon. Terlihat sihir berkumpul di ujung pistol itu dan membentuk bola kecil berwarna biru.


"[NonMagic:tembakan es]!!" Zion menembakkan sihir nya yang langsung mengarah pada Black Mist Dragon. Tapi naga itu langsung menggunakan sayap nya untuk menahan serangan Zion.


Es yang menempel di sayapnya menghilang beberapa detik kemudian.


Black mist dragon kembali menggunakan sihir nya dan membuat kabut kegelapan berkumpul membentuk duri duri tajam.


"Ini akan semakin sulit.." Gumam Zion melihat naga itu langsung meluncurkan serangan padanya.


Dengan cepat Zion langsung menghindar. Tapi tak cukup sampai di situ, ledakan besar terjadi begitu duri tajam itu menyentuh tanah membuat Zion harus menghindar lebih cepat.


Namun sayangnya ia tersandung dan terjatuh. Beberapa duri meluncur pada nya dan menimbulkan ledakan.


Sementara itu, para guru di akademi dengan cepat mengevakuasi murid murid nya menuju suatu ruangan yang sudah di rancang khusus untuk melindungi para murid dari bencana atau serangan monster seperti itu.


Mereka semua cukup terkejut dengan kemunculan naga kegelapan itu di dekat area sekolah. Mengingat Black mist dragon adalah naga kegelapan yang paling jarang membuat kekacauan, jelas itu menimbulkan beragam pertanyaan pada mereka.


Hal itu juga membuat para pangeran elemental penasaran dan beranggapan bahwa naga kegelapan itu di panggil oleh seseorang.


Namun di tengah semua itu, ada satu pemuda yang terlihat panik. Ia berlari menghampiri para pangeran elemen dengan nafas tak beraturan dan wajah khawatir.


"Teman teman! Apa ada dari kalian yang melihat Zion?" Tanya Alex, pemuda itu.


"Tidak. Dia bilang ada urusan tadi. Kupikir bersama mu." Jawab Hali mewakili yang lain.


Alex semakin panik. "Aku sudah mencari nya kemana mana tapi aku tak melihatnya di manapun."


Mata ke enam pemuda itu melebar.


"Kau jangan bercanda. Tak mungkin kan Zion melawan naga itu?" Tanya Leo.


"Aku juga tidak tahu. Berharap saja tidak. Tapi aku benar benar khawatir.."


Sementara, di tengah kepanikan mereka, Kei diam diam menyelinap keluar.


"Bagaimana jika kita cari lagi. Mungkin ia ada di sekitar sini." Usul Hali.


"Baiklah."


Mereka pun mulai mencari ke penjuru ruangan.


Di sisi lain, Zion terus mencoba mengulur waktu sampai pasukan dari kerajaan datang.


Beruntung dirinya sempat membuat pelindung sihir berlapis kristal dari elemen tanah nya untuk melindungi diri dari serangan naga itu.


Black mist dragon kembali menginjakkan kaki nya pada pelindung yang Zion buat. Membuat pemuda itu bergegas keluar.


Zion mengeluh kesal. "Dasar raksasa. Nero, kau kan naga, kau tau apa yang naga lakukan kan? "


Nero berdecak kesal. 'Aku memang naga, tapi level ku berbeda dengan nya. Level ku jauh lebih tinggi dari naga emosian itu tahu.'


Jadi dia masih memikirkan harga diri nya di saat seperti ini?


"Setidaknya bantu aku. Kau lebih tahu tentang naga bukan? Walau bagaimanapun kalian tetap satu ras."


Nero mendengus kesal. 'Black mist dragon menggunakan elemen kegelapan pada sihir nya. Aku sudah menambahkan konsep skill pada sihir mu. Kau bisa memanipulasi sihir black mist dragon itu. Kenapa kau tak menggunakan nya?' Tanya Nero.


Zion terdiam. Ia terkekeh kecil mendengar penjelasan singkat naga di dalam tubuhnya itu.


Dia bilang 'kenapa kau tak menggunakan nya?' bukannya dia baru saja mengatakan tentang skill itu?! Bagaimana dia tau!! Dasar naga sialan!!


"Oke, berikanlah diriku kesabaran..."


Black mist dragon kembali menggunakan serangan nya pada Zion. Namun, kali ini Zion tak lagi menghindar. Melainkan menerima nya.


Asap hitam berkumpul di sekitar nya dan mengelilingi nya membentuk sulur hitam. Naga di hadapan nya terkejut melihat kejadian itu. Ia dapat merasakan dengan jelas itu adalah sihir nya. Anak itu mengendalikan sihir nya.


"Baiklah, saatnya serius sekarang."


TBC