Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Tamu Agung



Hai~


Novi mengucapkan Mohon maaf lahir batin.


Jika Novi ada salah dalam cara menulis Novel dan masih banyak typo atau suka asal jika balas komentar.


Warning...


Novel ini dibuat dengan alur berat jiwa-jiwa baper dimohon bersabar.


Selamat datang di dunia kehaluan tanpa batas bersama Novi wu.


"Hari ini kita jadi berkebun, 'kan?" tanya Asta masih Asyik dengan sentuhan tangan Arga yang masih menekan-nekan kepalanya dengan lembut. Ditangan Arga masih ada sisa-sisa shampoo beraroma stowberry.


Arga tampak menghela napasnya. "Iya besok, kita berkerbun, bukan hari ini, Asta," ucap Arga dengan nada halus.


"Loh ... bukannya kamu sudah janji, akan berkebun denganku?" Asta tampak kesal dengan jawaban Arga.


"Hem ... kamu ini, lihat ini sudah sore, kamu masih sibuk memikirkan berkebun. Masih ada waktu besok, Asta."


Asta bergegas mengambil kimono handuk yang tertata rapi di ujung rak pojok kamar mandi.


"Mau kemana? Kita belum selesai mandi, Asta."


Asta hanya bergeming dan berlalu meninggalkan Arga di dalam kamar mandi.


"Asta ... Rambutmu masih berbusa!" seru Arga setengah berteriak.


Sejenak Asta berhenti melangkah dan mengecek rambutnya sendiri menekan-nekan dengan jari-jemarinya dan dirasa benar bahwa rambutnya masih penuh busa, dan ia kembali lagi menujuk kamar mandi, dan melepaskan kimono handuk yang sudah ia kenakan tadi.


Asta menyalakan shower lalu mengguyur rambutnya sendiri.


Saat Arga ingin menyentuhnya, tiba-tiba Asta berteriak marah. "Jangan sentuh aku!" teriaknya.


Dan benar saja Arga menuruti perkataan wanita yang ia cintai itu dengan tidak memegang Asta sama sekali, bahkan dia seperti berdiri mematung di pojok kamar mandi.


❇❇❇❇


Setelah semua selesai, Asta keluar kamar mandi diikuti dengan Arga yang mengekor di belakangnya.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Arga bergegas menuju pintu kamar. Sementara Asta memilih tak perduli dengan memilih duduk di depan meja rias guna merapikan rambutnya yang basah yang berantakan.


Arga membuka pintu, seorang bodyguard dengan badan tegap berdiri di ambang pintu. "Ada apa, Adamson?" tanya Arga kepada Adamson. Adamson adalah salah satu orang kepercayaan Arga, ia sudah 10 tahun berkerja untuk Arga.


Dengan suara tegap dan lantang Adamson menjawab. "Miss Cherryl sedang menunggu, Mr. Arga di bawah."


"Cherryl? Untuk apa dia kemari?" Arga bertanya heran.


"Sepertinya Miss Cherryl datang membawa beberapa dokumen untuk, Mr. Arga tanda tangani," jawab Adamson.


Mendengar kata Cherryl tentu saja telinga Asta cepat tanggap, karena Cherryl adalah salah satu wanita durjana yang hendak merebut hati suami yang ia cintai.


Asta sesekali mencoba mencuri dengar tentang apa yang Arga dan Adamson itu bicarakan.


Setelah Arga menutup pintu, Asta berdiri dan menghampiri laki-laki yang tampak merasa tak berdosa itu. "Siapa yang datang?" tanya Asta dengan nada penuh penekanan.


Arga melirik Asta dengan seolah sedang mengolo-olok sang istri.


"Siapa, ya?"


"Aku tahu. Cherryl, 'kan?!" Asta benar-benar cemburu dan kesal.


"Wah ... telinga bayiku sangat tajam!" Arga pura-pura terkejut dengan tujuan menggoda Asta.


Asta mengerutkan dahi dan memasang muka masam karena kesal. "Sudah sana temui!"


"Ya ... tentu pasti akan aku temui," goda Arga berlari menuju walk in closet.


"Arga!!" Asta mengikuti Arga dengan berlari ke arah walk in closet.


"Apa-apa?" tanya Arga berbalik ke arah sang Istri.


"Mengapa ia kemari?" tanya Asta penasaran karena hatinya tentu saja diliputi kecemburuan maha dahsyat.


"Pasti Cherryl rindu dengan ku," goda Arga memasang tampang polos.


"Kok aku kesal, ya?!"


Arga mencoba mengabaikan kemarahan sang istri dan segera berganti baju.


"Arga!" seru Asta lagi.


"Apa?" jawab Arga masih sibuk memakai kaos berwarna putih yang sengaja ia pilih.


"Jangan temui!" perintah Asta memasang wajah masam.


"Panggil aku dengan panggilan sayang, dulu!"


Asta berhenti merengek dan diam karena malu sudah bersikap kekanak-kanakan.


"Panggil sayang dulu!" Arga mengulangi ucapannya lagi.


"Tak perlu, sana temui saja pujaan hatimu!" Asta kembali bergegas mengeringkan rambutnya kembali.


Asta benar-benar kesal denga sikap Arga kali ini. Padahal jelas adanya Arga hanya menggoda istrinya itu dengan candaan-candaan ingin menemui Cherryl dengan penuh semangat, pada kenyataanya Arga sendiri ingin sekali menghancurkan Cherryl karena kebencian yang sudah menumpuk, tapi berusaha ia tutupi dan menunggu waktu yang tepat.


Asta masih sibuk di depan meja riasnya sementara Arga bergegas menemui Cherryl Aldora. "Wah ... semangat sekali, ya?" sindir Asta sambil melihat bayangan suaminya dari kaca yang sengaja merapikan rambut menghadap pada kaca.


"Tentu saja, kapan lagi ada wanita cantik yang datang menemuiku, tentu aku semangat, bayi kecilku," kata Arga sementara tangannya dengan sengaja mencubit dagu Asta.


Hati Asta semakin diliputi kemarahan, sementara Arga memasang wajah tanpa dosa seolah bayi yang baru lahir.


"Terserahlah!" Asta bergegas untuk mengganti baju, meninggalkan meja rias dengan perasaan kesal.


"Sayang, nanti tolong buatkan teh untuk Cherryl, oke! " seru Arga bertujuan membuat Asta semakin cemburu.


"Iya ... sekalian nanti aku beri racun untuk kalian!" teriak Asta masih sibuk berganti baju.


❇❇❇❇❇


Arga menemui Cherryl yang sepertinya sudah lama menunggu kedatangan Arga.


Melihat Arga datang, wajahnya yang sebelumnya tampak kesal berubah menjadi sumringah.


"Ada apa kamu kesini?" tanya Arga dengan nada dingin tak bernada.


Kosmetik dekoratif adalah semua jenis kosmetik, mulai dari pembersih, pelembab, dan pelindung tabir surya, lisptik, bedak, blush on dan sebagainya. kosmetika dekoratif atau make-up dekoratif adalah semata-mata untuk mengubah penampilan sehingga tampak lebih cantik dan bebas dari noda atau kelainan pada kulit.


"Jadi satu paket apa saja isinya?" tanya Arga serius.


"Eyeshadow, blush on, liptint mereka akan di kemasa satu paket dengan harga di ringkas hingga lebih sedikit murah," ungkap Cherryl.


"Baiklah, kamu atur semuanya, untuk beberapa hari aku tak bisa masuk kantor," ucap Arga datar.


Tiba-tiba dari kejauhan Asta datang membawa nampan berisi dua cangkir teh untuk Cherryl dan Arga.


Cherryl tampak kaget melihat Asta, dan heran bukankah rumah ini adalah rumah persembunyian Arga, dan yang tahu hanya ia dan Arga saja.


"Mengapa Asta ada di sini? Bukankah rumah ini?" Belum sempat Cherryl menyelesaikan kalimatnya, Arga segera memotong perkataan Cherryl.


"Tentu saja ia ada di sini, dia istriku," jawab Arga singkat.


Cherryl memasang wajah ramah menyambut kedatangan Asta.


"Hai Asta, aku kaget melihat kedatanganmu di sini, ini adalah rumah persembunyiian Arga. Dan yang tahu tentang rumah ini hanya aku dan Arga saja," ujar Cherryl pamer.


Asta meletakkan nampan berisi teh itu di atas meja. "Benarkah? Apakah kamu pernah bercinta dengan Arga di kamar paling pribadi di atas sana?" ejek Asta guna membuat Cherryl lebih panas dan sakit hati.


Tentu saja Itu sangat mengganggu nurani Cherryl karena sejak kecil ia mencintai Arga, namun Arga lebih memilih wanita lain.


.


.


.


.


Bersambung.


❇❇❇❇❇


Senyumanmu adalah bait yang kutulis dengan kecupan lembut.


Kucari makna cerita rembulan yang terang mengitari langit.


Cerita manis yang ditautkan di jemari lentikmu.


Basahi kuyupnya atas nama-nama do'a


Rindu yang terlindungi


Rindu yang dibisikkan keresahan jiwa untuk pujaan hati.


Aku membuka tulisan bagi satu kisah.


Dan aku akan menutup kisah bagi satu cerita usang.


Dan namamu sudah kutulis dengan Indah, diguratkan pena bertinta emas.


Souvarrel Hellvaelumgladiaxus


Author You and I : Love Story Romance.


Garut, 28 Mei 2020❤


❇❇❇❇


Haloow temen-temen...


Jangan lupa, Like, Komen dan Rate bintang 5 yah!


Karena itu semangat buat Novi saat nulis cerita ini.


Terimakasih untuk temen-temen yang sudah mendukung Novi sampai saat ini.


Dan semua Vote yang temen-temen berikan buat Novi 🤗


Oia Aku ada beberapa recomendasi Novel Fav yang sering aku baca nih, siapa tahu temen-temen akan suka.


Judul : BUKAN PELAKOR


Pena : Thamie AK


Judul: Promise


Pena: Light Queen


Judul: pujaku mayang


Pena: Azis Beck


Judul : Kisah cintaku yang aneh


Pena : Rafi5904


Bad girl vs ice man


Pena : aisyah larasati tambunan


MOY (My Only You)


Pena : versa


Judul: Cintaku Bukan Karena Uang


Pena: Muhammad Ridho


Judul : My kutub ketos


Pena : Bila-chan


Judul: Forgive Me


Pena : Senjahari_ID 24


Gumawo


Novi wu