
Udara dingin di pagi hari menerpa kulit ku,sedangkan matahari pagi ini enggan menunjukan batang hidungnya,ku lirik ke arah jendela yang tampak sedikit terbuka dengan tirai yang terombang ambing karena terpaan angin."Ah..pagi-pagi sudah mendung":Gumam ku dalam hati.
Sejenak aku memikirkan kejadian semalam,ketika Arga telah berhasil membobol gawang pertahanan ku dengan mudah nya tanpa perlawanan dariku.
Aku melirik ke arah Arga yang masih tertidur pulas di sampingku dengan tangan menimpa dadaku,ku beranikan diri memegang hidungnya,agar ia bangun,namun ia tak bergeming sama sekali.Dan ketika aku ingin mengangkat tangannya agar tak menimpa dadaku lagi,seolah dia sadar dan mengerat kan tangannya.
"Hei..Apakah kamu sudah bangun?":Sapaku.
"He'em,aku hanya sedikit malas,lihatlah ke arah luar,sepertinya akan turun hujan":Tutur Arga dengan mata masih terpejam.
"Apakah kamu tak merasa lapar?":Tanyaku.
"Lapar,tapi aku tak ingin memakan sarapan,aku hanya ingin memakan mu?":Goda Arga semakin memeluk ku erat.
"Apakah kamu akan kembali pada Wina?".
Arga melonggarkan pelukannya,dan menatap wajahku lebih dalam.
"Aku benar-benar mencintaimu,aku menyadarinya sekarang,walau pun itu terlambat,dan maaf untuk rasa sakit yang aku ciptakan untuk mu":Ujar Arga dengan mengecup bibirku tanpa ijin.
"Benarkah?":Aku mencoba menyakin kan diriku sendiri.
"Aku berjanji,aku akan mencintai mu sampai akhir hayat ku":Ucap Arga tanpa pikir panjang.
Entah kenapa aku tak begitu yakin dengan perasaan Arga padaku,seolah aku belum menemukan cukup bukti tentang perasaan nya padaku.
"Ayo kita tidur kembali!":Titah Arga sambil meringkuk ke dalam pelukan ku.
Aku sedikit masih penasaran,apakah ia benar-benar melupakan Wina,atau hanya menjadikan ku sebagai pelariannya saja,aku pikir tidak akan mungkin jika dalam sehari seseorang dapat melupakan kekasihnya hanya dalam hitungan jam,dan berlari ke pelukan wanita lain.
"Apakah aku ini gadis bodoh?":Aku terus di liputi bayang-bayang Wina ketika Arga mencumbu mesra diriku,seolah aku melihat bayangan Wina di mata Arga,dan itu benar-benar membuat ku sedikit sedih.
Aku menggoyang-goyangkan tubuh Arga yang masih melingkarkan pelukan ke perutku, sembari tertidur bersandar berjejer di kepalaku:"Apakah kamu melupakan sesuatu Mr.Arga?".
Ia mendongakan kepala seraya menatap wajahku dengan lembut":Lupa soal apa?,bukan kah tadi malam kita sudah melakukan usaha untuk mencapai mufakat dalam pembuatan anak?":Goda Arga.
Spontan aku menutup mulutnya karena malu":Bisakah kamu diam?".
"Hari ini kita akan mengunjungi ayahku,apakah kamu lupa?".
"Tentu tidak,aku hanya masih ingin sedikit lebih lama tidur di pelukan mu dengan keadaan kita yang tanpa satu helai benang pun":Lagi-lagi kalimat sensual yang Arga lontarkan untuk menggodaku.
"Diam!".Seruku.
Arga tertawa puas melihat ku yang salah tingkah di buatnya.
"Apakah ini pengalaman pertama mu,Nyonya Arga?":Ucap Arga dengan mata di sayub-sayubkan untuk menggodaku.
"Tentu saja,bahkan kamu juga orang yang sudah merenggut ciuman pertama ku!":Aku sedikit kesal dengan cara Arga menggodaku karena sedikit memalukan.
"Jadi akulah orang pertama yang melakukan semuanya padamu?,Aku memang beruntung,bolehkah kita melakukan nya sekali lagi":Arga mulai melancarkan kata-kata seribu bayangan dan sewangi bunga melati untuk mencapai tujuannya,ya..menjebol gawang pertahanan ku sekali lagi.
"Semalam kan sudah?":Aku enggan meladeni rayuan dan godaan Arga.
Arga mulai melancarkan jurus dengan menyentuh lengan ku dengan punggung tangannya.ia menyusuri seinchi demi seinchi kulit ku."Kulit mu benar-benar mulus":Arga berbisik ke arah telingaku dengan kalimat nakalnya dan membuat tubuhku sedikit menggeliat.
"Apa aroma yang selalu aku cium ketika di dekat dengan mu?,aroma lembut,wangi dan menggoda":Ucap Arga,kali ini ia mencium lembut pundakku.
"Aku tak memakai parfum,aku hanya pakai sabun bayi":Kataku dengan acuh.
"Wah sabun bayi ini cocok dengan kulit mu":Arga berbisik lagi ke arah telingaku.
Dan kemudian mendaratkan kecupan mesra di bibirku,dan melumatnya tanpa sisa.
Pagi itu,ku habiskan hari ku berdua dengan Arga,sudah tak terhitung ia membuatku kewalahan,seolah kami sedang honeymoon,penuh keintiman dan kemesraan.
💖💖💖💖💖
*Jangan lupa Like & Komen.
Vote???Boleh juga tuh 😁🤗😘
Thx U*....