Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Kemarahan ku



"Apakah kamu yakin akan berkerja di kantor suami mu?":Ucap Jonathan dengan menarik kursi kantin dan duduk bersebelahan denganku.


Jujur saja,di kota ini aku tidak memiliki teman,hanya Jonathan saja yang mau mendengar keluh kesah ku.Seolah aku menemukan sosok kakak laki-laki untuk ku.


Aku menghela nafas,lalu ku sruput es kopi yang tadi sempat ku pesan.


"Mau bagaimana lagi,kamu tau kan.Wina hilang,dan kini Cherryl muncul,aku sebenarnya sedikit heran,magnet apa yang di miliki Arga,sehingga mampu mengudang wanita-wanita ini":Ujar ku sedikit kesal.


"Jelas uang lah,Suami mu adalah penerus satu-satunya keluarga siapa?.Aku sampai lupa":Ucap Jonathan seolah sedang mengingat-ingat nama keluarga Arga.


"DEWANTARA!":sahutku.


"Nah itu,nama tidak penting".


"Anak ini mengapa sangat alergi dengan keluarga Arga?":Aku bergumam dalam hati karena heran.


"Ta,aku pulang dulu,Mama meminta ku mengantarkannya ke dokter":Ujar Jonathan buru-buru pergi.


"Hei..titip salam rindu ku untuk bibi!":Aku berseru agar Jonathan mendengar kata-kataku karena ia mulai menjauh dari jangkauan ku.


Jonathan nampak mengangkat jempol seolah mengiya seruanku.


Ponsel ku berdering.Lagu Love shot milik Boyband korea kesayangan ku menggema di dalam tasku.


Kuraih ponsel ku dari dalam tas untuk memastikan siapa yang menelepon.


Lovely husband memanggil..


Buru-buru ku angkat telepon dari Arga.


"Hallo":Sahutku.


"Hallo,aku sudah ada di depan kampusmu":Ujar laki-laki tampan ku.


"Mmmhh...iya,aku keluar sekarang".


"Oke".


Aku berlari kecil agar Arga tak begitu lama menunggu ku.Ketika aku sudah sampai di depan gerbang kampus,langkah ku terhenti.


Mataku tertuju pada gadis berambut hitam panjang memakai dress merah muda dan heels putih sedang berdiri di samping mobil suamiku.


Ekspresiku pun berubah,awalnya sumringah berubah menjadi bermuram durja.


Aku berjalan pelan menghampiri mereka.Ketika aku mendekat ke arah Arga.Arga meraih kepalaku dan kemudian mencium keningku.


"Bagaimana hari ini":Arga bertanya padaku.Ia paham melihat aku kesal melihat sosok Cherryl muncul di sela-sela kami.


Aku hanya membisu dan membuang muka.Arga meraih tanganku lalu menggandeng menuju pintu mobilnya.


Arga membukakan ku pintu dan mempersilahkan ku duduk di depan.


Sementara sedari tadi ia sama sekali tak memperhatikan Cherryl.


💖💖💖💖


Atmosfir di dalam mobil tampak dingin karena kami saling diam tak berkata apapun.


"Sayang,kamu sudah makan?":Arga memecah keheningan di antara kami bertiga.


"Aku dan Cherryl belum makan":Imbuhnya lagi.


"Kalau kalian mau makan,ya makan saja,aku sedang hilang selera untuk makan":kata-kataku sedikit ketus.


Arga meraih tanganku dan mencium punggung tangan ku dengan lembut:"Hari ini kamu pemarah sekali?".


"Aku hanya ingin cepat sampai ke kantor":Ucapku masih mempertahankan keketusan ku.


"Cherryl,maaf hari ini kita tak bisa makan siang bersama":Ujar Arga menatap Cherryl dari kaca spion sambil tetap konsentrasi menyetir.


"Lain kali saja,lagipula sepertinya Asta sudah tak sabar ingin mulai berkerja":Kata Cherryl.


Cherryl menatapku dengan penuh kebencian,seolah ia ingin mencabik-cabik ku karena kesal.


Mobil Arga melaju kencang menuju kantor D'Beauty grub.


Akhirnya kami sampai juga di kantor D'Beauty grub.


Aku masuk terlebih dahulu,seorang security langsung membungkukan kepala melihat kedatangan ku,dan kemudian membuka sensor pintu masuk karyawan.


"Selamat siang Nyonya,silahkan":Ucap security itu.


"Terimakasih".


Arga berjalan santai di belakang agak jauh denganku dan sedang membicarakan sesuatu yang penting dengan Chrryl entah apa itu.Kemudian Cherryl pergi sesuai interuksi Arga.


Aku menekan tombol lift ke lantai puncak dimana kantor Arga berada.Tak disangka Arga tiba-tiba sudah ada di belakang ku.


Ia menggodaku dengan meniup-niup rambut ku.Aku sedikit tak nyaman lalu ku pegang rambut ku dan melirik ke arahnya dengan mata tajam.


"Waow..Istri ku sungguh menakutkan":Arga menggodaku dengan kata-kata konyol nya.


Namun aku tetap membisu dan menekuk mulut ku kedalam.


Pintu lift terbuka,aku dan Arga masuk kedalam lift yang hanya diperuntukan untuk CEO kantor ini.


Setelah pintu lift tertutup.


"Kamu kenapa,membawa sahabat mu untuk menjemputku?":Aku berdengus karena kesal.


"Jadi karena ini kamu mengabaikan ku?":Arga tersenyum.


"Kamu pikir saja sendiri!":Aku melipat tangan kedepan dan membelakanginya.


Arga meraih tubuhku lali membalik kan nya.Ia mencoba mencium bibirku.Dengan tangkas aku menahan bibir Arga dengan tanganku.


"STOP!,kamu tak lihat,ada cctv?".aku melirik ke arah Cctv lift itu.


"Oke,disini tidak bisa,tapi di dalam kantor pasti bisa lebih":Ucapnya menggodaku.


"Dihhhhh.....".


💝💝💝


Like,komen,Vote dan Rate untuk aku yah..


I love u All..


Thx u...