Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Siapa kau?



Mataku bergerak,jari jemariku mulai menunjukan pergerakan secara significan,pelan-pelan ku buka mataku,semua tampak kabur,aku merasa bingung aku sedang berada dimana,yang aku ingat aku sedang tidur siang ,di kamarku.


Kepala ku terasa sakit dan berat,seolah aku kehilangan banyak ingatan yang tak mampu tertampung di dalam otakku.


Kulihat kesekeliling ruangan,tanganku terpasang infius sementara aku tidur di ranjang empuk dan ketika aku memegang kepalaku,terasa amat sakit.


"Dimana aku,dan sedang apa aku disini,bagaimana ayahku bisa membayar ruang rawat inap mewah ini?".Aku bertanya dalam hati.


Mataku tertuju pada laki-laki tampan yang tidur di sofa panjang dekat ranjangku.


"Siapa laki-laki ini?,dan dimana ayahku?".aku bertanya dalam hati.


Laki-laki itu tiba-tiba terbangun dari tidurnya,ia terperanjat kaget melihat keadaanku,dan berlari menuju tempat tidur dimana aku sedang terbaring lemah.


"Asta,kamu bangun?".Tanya Laki-laki itu.


Aku bingung dari mana asal laki-laki ini dan mengapa ia tau namaku.


"Siapa kamu?".Ucapku lirih.


Matanya terbelalak kaget,seraya memegang tangan ku dengan erat,seolah seperti lem perekat yang tak mampu di lepaskan.


"Aku suamimu".Ungkapnya.


"Suami?,tidak mungkin,aku baru saja lulus Sekolah Menengah Atas,bagaimana aku bisa bersuami".Ujarku.


Laki-laki berkemeja putih dan bercelana hitam itu bergegas keluar dari kamar rawat inapku,mungkin ia sedang memanggil tim medis untuk memeriksaku.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Tak lama dokterpun datang menuju kamarku,dokter dengan nama Alesya di jas putih bersihnya ia tersenyum ramah padaku sementara laki-laki itu berdiri di sampingnya.


"Mengapa istri saya tak mengenali saya,dok?".Kata laki-laki itu dengan raut muka penuh keseriusan.


"Tuan,anda lebih baik tenang,biarkan saya memeriksa istri anda".Dokter Alesya menenangkan laki-laki itu."Selamat siang nyonya Asta,saya Alesya dokter yang menangani anda,selama di rawat di rumah sakit ini,adakah keluhan yang anda rasakan setelah siuman?.anda tak sadarkan diri selama tiga hari".Ucap dokter dengan lembut dan penuh Wibawa.


Sementara laki-laki tinggi yang tampak khawatir itu,seolah sedang menunggu jawaban dariku.


"Bagaimana saya bisa pingsan,dok.Yang saya ingat saya baru saja tidur di kamar kecil saya setelah membantu ayah berbelanja di pasar".Ucapku lirih dan bingung dengan keadaan ini.


"Oh..begitu,baik saya akan siapkan pemeriksaan lanjutan kepada nyonya Asta".Sahut Dokter Alesya.


Aku menatap ke arah laki-laki itu tadi,wajahnya nampak lelah bahkan lingkar matanya begitu hitam legam seolah sudah lama tak tidur.


"Baik saya undur diri dulu".Kata sang dokter,kemudian ia berbicara dengan laki-laki berkemeja putih itu.


"Tuan,saya ingin membicarakan keadaan istri anda,bisakah anda ke ruangan saya?".Titah sang dokter.


Arga mengangguk,kemudian ia memegang tangan ku,sementara aku berusaha melepas genggamannya karena tak nyaman.


"Sayang,kamu tunggu sebentar disini,aku akan menemui dokter untuk membicarakan keadaanmu".Tutur laki-laki itu,dan di akhiri dengan mencium keningku dengan lembut dan pergi.


"Dari mana datangnya laki-laki mesum ini?" .batinku seraya memegang dahi bekas kecupan laki-laki itu.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sementara Arga memasuki ruangan dokter Alesya.


"Apa yang terjadi kepada istri saya dokter?".Ucap Arga khawatir.


"Sepertinya Nyonya Asta sedang mengalami Transient Global Amnesia pengidap amnesia jenis ini biasanya akan mengalami hilang ingatan pada kejadian tertentu secara total, walaupun kejadian tersebut baru saja dialaminya. Amnesia jenis ini disebabkan karena adanya cedera yang berhubungan dengan kepala akibat dari terlalu sering melakukan aktivitas yang berat/trauma pada kejadian tertentu."Jelas dokter Alesya.


"Lalu perawatan apa yang dokter tawarkan untuk Asta?".Desak Arga.


"Amnesia jenis ini masih belum bisa dimengerti sepenuhnya. Namun, kehilangan ingatan yang terjadi pada kondisi ini biasanya bersifat ringan dan sementara. Saat mengalami amnesia ini, penderita akan merasa bingung atau gelisah yang hilang timbul dan berulang,jadi kita tunggu perkembangan selanjutnya,bisa jadi nyonya Asta mampu mengumpulkan informasi ke dalam otaknya sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu".Imbuh dokter Alesya lagi.


"Melalui pendekatan halus,agar nyonya mengingat dengan sendirinya,sehingga tak akan menyakiti otak nyonya Asta ".Ucap dokter Alesya.


"Baiklah saya paham".


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Tiba-tiba suara pintu terbuka lebar,sosok yang aku cari telah kembali,ayahku.


Aku ingin memeluknya dengan erat,seolah aku sudah lama tak bertemu dengannya.


"Ayah..."


Ayahku memeluku erat."Kamu sudah sadar nak".Ucap Ayahku,kemudian melepaskan pelukanya,matanya tampak berlinang membasahi kedua pipinya.


"Ayah,mengapa ayah menangis?".


"Ayah bahagia,nak.Kamu bisa melewati masa kritis".Tutur ayahku.


Aku memandang wanita di samping ayahku dan anak muda yang berdiri tepat di sampingnya.


"Ayah,siapa mereka?".


Ayahku kebingungan dengan keadaanku sekarang.


"Ini istri ayah dan anak laki-laki ini adalah adik tirimu".Ungkap ayahku.


Aku terus menatap wajah keduanya,semakin aku menatap mereka membuat kepala ku sakit.


"Aw..sakit".Aku memegang kepalaku yang di perban rapi oleh kain berwarna putih.


"Apa yang terjadi padamu,nak?".Ayahku meraung khawatir melihat keadaanku yang kepayahan.


Laki-laki berkemeja putih tadi datang kembali dengan wajah penuh kekhawatiran,dan memotong pembicaraan ayahku."Jangan paksa Asta untuk mengingat,yah".Ucap laki-laki itu.


"Apa yang terjadi pada Asta?".


"Asta amnesia,untuk lebih tepatnya,Arga akan menjelaskannya pada ayah di luar".Titah Arga dan berjalan keluar di ikuti Ayah dan istri ayahku tadi.


Entah apa yang mereka bicarakan di luar,sementara mereka meninggalkan ku dengan laki-laki muda yang tak berkedip menatap parasku.


"Apa benar,tak mengenal ku?".ia tampak tak mempercayaiku.


"Kau siapa?".


"Bagaimana jika aku bilang,jika aku adalah kekasihmu di masa lalu."Ucapnya santai.


"Apakah semua laki-laki muda disini sudah tak waras?,laki-laki tampan berkemeja putih tadi bilang,bahwa ia adalah suamiku,dan sekarang dia".gumam ku dalam hati.


Bersambung....


**akan selalu ada kejutan dari kisah Arga dan Asta,membuat kalian emosi dan greget adalah kebahagiaanku..


thx u so much 😘😘😘


atas Like,komen vote dan rate..


karena itu semua adalah semangat bagi para penulis...


πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ**


salam


Novi Wu...