Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Kecelakaan Cherryl



Kami bersiap untuk pulang ke apartement,menyusuri lorong demi lorong dan berhenti di depan pintu Lift yang memang di khususkan untuk Boss dan keluarga.


Sesaat setelah sampai di lantai dasar kantor,tiba-tiba hujan deras melanda ibu kota senja itu.


"Sayang,Hujan":Pungkas Arga merangkul pundak ku.


"Iya,padahal aku ingin segera merebahkan tubuh ku di atas kasur":Ucapku menghela nafas.


"Lelah?,tenang saja nanti suami mu ini yang akan menghilangkan lelah mu":Goda Arga genit.


Cherryl tiba-tiba muncul di sela-sela kami,dan berdiri di samping Arga.


"Menunggu Wisnu?":Tanya Cherryl.


"Iya":Jawab Arga singkat.


"Kalau begitu,aku pamit dulu yah":Cherryl berjalan menggunakan payung berwarna biru tua yang sengaja ia bawa dari rumah.


"Cherryl tak punya mobil":Aku sedikit heran bukan kah ia juga salah satu anak orang kaya di Ibukota ini.


"Punya,mungkin ia sedang malas menyetir":Tandas Arga.


"Atau lebih baik kita memberinya tumpangan?":Imbuhnya lagi.


Aku melotot ke arahnya seolah itu adalah kode keras untuk Arga agar tak memberi tumpangan kepada sahabatnya itu.


Tiba-tiba suara klakson mobil bergema hebat di antara kami,di ikuti dengan suara decitan ban atas upaya mobil itu mengerem dengan sangat mendadak.


Kami melihat sosok yang tak asing di mata kami jatuh lunglai bersimbah darah di bawah guyuran hujan.


"Cherryl!"Pekik Arga penuh emosi dan berlari ke arah Sahabatnya dan tak memperdulikan terpaan hujan yang mulai membasahi jas kerja nya itu.


"Panggil Ambulance!":Seru Arga setengah membentakku,agar aku bergegas menghubungi layanan darurat medis di kota ini.


Setelah 30 menit menunggu dengan penuh kekhawatiran,Ambulance yang siap membawa Cherryl pun tiba.


Arga masih memangku kepala Cherryl dengan raut wajah penuh ketakutan.


Para tim medis pun siap membawa Cherryl untuk di bawa kerumah sakit ibukota.


Arga juga tampak siap naik ke mobil ambulance itu.


Aku menarik ujung jas Arga:"Bolehkah aku ikut bersama mu?".


"Kamu pulang,bersama Wisnu,oke.Aku akan kerumah sakit untuk menemani Cherryl":Ucap Arga.


"Tapi".Belum sempat aku menyempurnakan kalimatku,Arga dengan kasar menghempaskan tangan ku yang sejak awal memegang ujung jas nya.


"Aku tak ada waktu":Arga langsung naik ambulance dan pergi meninggalkan ku.


Sekertaris Wisnu siap membukakan pintu belakang mobil,guna mempersilahkan ku masuk kedalam.


Setelah ia memeriksa semua,akhirnya sekertaris Wisnu masuk ke dalam mobil dan mulai mengemudikan mobilnya menjauh dari gedung perkantoran D'Beauty grub.


"Sekertaris Wisnu,bisakah anda mengantarkan saya ke rumah sakit?":Pintaku.


Sekertaris Wisnu melihat ku dari balik spion mobil:"Bukankah mr.Arga menyuruh anda untuk pulang, Nyonya?".


"Aku hanya ingin menemaninya":Ucapku lirih.


"Baiklah,Nyonya".


Mobil Sekertaris Wisnu berjalan membelah hujan yang tampak semakin lebat di sertai angin dan gemuruh petir di sana sini.


💖💖💖💖💖


20menit kemudian,Aku sampai di rumah sakit wiratamtama rumah sakit besar di kota ini.


Aku berjalan ke arah resepsionis untuk menanyakan keberadaan Cherryl.


"Maaf,Suster.Apakah ada pasien bernama Cherryl Aldora yang baru saja masuk,karena kecelakaan?".


"Betul,Nyonya,Baru saja pasien itu di temani Tuan muda dari keluarga Dewantara di ruang UGD":Terang Suster itu.


"Terimakasih".


Aku berlari menuju ruang gawat darurat di temani sekertaris Wisnu.


Aku melihat Arga tampak kacau balau memikirkan Cherryl berdiri di pojok ruangan tunggu.


"Arga":Sapaku.


Ia memandang wajah ku dengan sayub tanpa berkata apapun.


"Bagaimana keadaan Cherryl?":Aku bertanya kepada Arga,namun ia hanya diam tak mampu menjelaskan keadaan sahabatnya itu.


**Bagaimana keadaan Cherryl selanjutnya?


a.mati


b.hidup


c.hanya akting


Jangan lupa like,komen,vote dan rate yah Chingu.


thx u 🙏🏼**