Boss Come Here Please!

Boss Come Here Please!
#Salah tingkah



Sesampainya di Apartement,Arga menatapku dengan tatapan sangar seperti kesetanan,tatapan yang benar-benar membuat ku takut.


"Bagaimana jika kamu berhenti kuliah?".Kata Arga.


"Hari ini adalah hari pertama ku kuliah,bagaimana kamu bisa melarangku".


"Ya..karena kamu ingin bertemu dengan laki-laki itu kan!".Dengan nada membentak.


"Aku baru saja bertemu dengan Jonathan,dan aku tidak memperdulikan dia".Kataku dengan wajah kesal.


"Baru saja bertemu sudah tau namanya!,prempuan murahan!"Hardik Arga.


"Aku bukan prempuan murahan seperti mantan istrimu!".Aku meninggikan suaraku.


"Tutup mulut mu!".Kata Arga dengan tangannya yang hendak menamparku,dengan reflek aku menghindari tangan Arga.


"Laki-laki brengs*k."Aku mengumpat Arga,saking emosi.


"Coba katakan sekali lagi!".Seru Arga dengan mata terbelalak.


Aku tak menggubrisnya dan memilih pergi ke kamar.Arga mengikutiku dari belakang,tampak gurat wajahnya yang belum puas memarahiku.


Ia berhasil menariku hingga kami sama-sama jatuh ke tempat tidur.


Bruk...



Kami saling bertatapan,Raut wajah Arga berubah,aku tak tau apa sebabnya.


Kami saling memandang lumayan lama hingga kami kembali tersadar,dan sama-sama bangun.


"Apakah kamu meng ingin kan nya?".Arga tampak terbata.


Menginginkan apa?,batinku.Aku mengerutkan dahi karena benar-benar tidak tau apa maksud Arga.


Jantungku tak berhenti berdegub kencang di buatnya.


"Maksud mu,apa?".Tanyaku.


Ia tampak kaku seolah sedang menahan malu.


"Oke..aku akan kembali ke kantor,jangan kelayapan!".Perintah Arga.


Kenapa sikapnya berubah lagi,karakter yang mana yang sebenarnya ia mainkan?.Gumamku.


☣☣☣☣


Sore itu aku memilih belanja di supermarket di sekitar apartement.Aku berjalan pelan menyusuri lorong demi lorong supermaket itu.


Tanpa aku sadari seseorang mengikutiku dari belakang,yang ternyata adalah manusia paling ku benci sejagad raya.


"Hellow,,wanita kampung".Wina mendekat ke arahku dengan tatapan jijik.


"Jangan dekat-dekat,aku malas melihat wajahmu!".Kataku dengan menunjukan wajah malasku.


"Lagian kamu ngapain kesini,Arga sedang tidak berada dirumah".Kataku lagi.


"Hei..kamu tidak tau?,aku menyewa satu unit apartement disini juga,"Ledek Wina.


"Memang kamu ada uang".


"Tentu saja suami mu yang membayar,agar kami semakin dekat,bagaimana kamu puas?".Wina benar-benar membuat ku emosi,rasanya aku ingin memukulnya dengan sepatu hak tinggi merah yang ia pakai saat ini.


Mendengar kata-kata Wina,membuat hatiku sedikit sakit,entah kenapa?.Aku begitu emosi saat ini.


"Da...Aku mau belanja untuk makan malam kita nanti".Wina pergi meninggalkan ku,dengan melambaikan tangan seolah sedang mengejekku.


'Jadi,ketika dia tiba-tiba tidur di sampingku,karena semalaman ia bersama Wina,dasar laki-laki si*lan!!!,Aku mengumpat dalam hati,tanganku meremas mie instan yang ada di tanganku.


Aku pulang dengan hati kesal,menunggu Arga datang dengan penuh amarah.


⚠⚠⚠⚠⚠


Pukul 18:00



Ia melihat wajahku yang nampak kesal.


"Ada apa dengan wajahmu?"Tanya Arga keheranan.


"Maksud kamu apa,Wina menyewa salah satu unit di apartement ini?!".Ku tinggikan suaraku karena kesal.


"Apa masalahmu,kamu cemburu?!".


"Aku cemburu,hahaha...jangan harap!".


"Lagi pula apa ruginya kalau Wina menyewa apartement di sini,?"Tanya Arga.


mmmhhh....Benar juga apa yang Arga katakan,lagipula kenapa aku harus marah,Batinku.


"Terserah deh".Sahutku.


〰〰〰〰〰〰〰〰


Pukul 20:00


Ketika Aku selesai memasak,Arga keluar dari kamar dengan berpakaian rapi,mengenakan kemeja Hitam dan celana putih di padu dengan snikers warna putih,Ia nampak tampan malam itu,sehingga membuatku tak mampu berkedip.


Ia pergi tanpa pamit,entah apa yang akan ia lakukan?.


Aku berpikir,Apakah dia akan pergi dengan Wina,wanita penggoda itu,malam ini aku menghabiskan waktuku sendiri.


⤵⤵⤵⤵⤵


Jangan lupa Like & jangan ragu meninggalkan kritik & saran untuk tulisan saya..


thx u..